
Alice paham dengan ucapan alex karena waktu momy irene memberitahu tante helena dengan pernikahannya dengan jung hwan, dan sekarang mengandung anaknya.
Tante helena begitu marah dan tidak mau berbicara kembali dengan alice. Apalagi jung hwan yang sengaja menjebak alice membuat kemarahannya semakin besar.
Tapi, dengan pengertian momy irene dan dady rudy dan juga seiring berjalannya waktu.
Tante helena mengerti dan mau memafkan jung hwan.
Walau saat itu momy dan dady alice juga kecewa karena jung hwan telah membohongi mereka.
Lamunan alice buyar saat ada panggilan masuk dari suaminya itu.
drrttt ..... drrrt...
"halo... " jawab alice
" Sayang kamu dimana ?
aku sudah selesai dengan obatnya !
ayo kita pulang... " ucap jung hwan di sebrang telepon
"Astaga, aku sampai lupa dengannya !" batin alice
"Eh, aku di kantin...
tiba-tiba aku ingin sekali roti jadi aku ke sini !" ucap alice berbohong
"ya sudah aku susul kesana..
kamu jangan kemana-mana !" ucapnya
__ADS_1
"iyah.... " jawab ice sambil menutup teleponnya
Alex yang sejak tadi menyimak alice yang sedang mengangkat telepon hanya tersenyum.
"Apa ?" tanya alice bingung
"hahah,,,,, kamu lucu el jika sedang panik !" ucap alex tertawa
"dasar kakak ini...
ya sudah sana pergi !
aku ngg mau sampai oppa jung hwan salah paham dengan apa yang terjadi !" titah alice mengusir alex
"lalu bagaimana dengan zayn ?
pasti dia menanyakanmu el... "
"Bilang saja nanti aku menyusul...
aku harus berbicara dulu dengan oppa jung hwan... " jawab alice
"Baiklah....
aku pulang, jaga dirimu baik-baik dan calon keponakkanku juga... " ucap alex sambil bangkit dari duduknya dan meninggalkan alice.
Tapi, sebelumnya dia mencium dan memeluk alice terlebih dahulu dan mengusap perutnya.
Tak lama kemudian jung hwan datang dan memeluk alice dari belakang yang sedang duduk sendirian di bangku kantin.
"kamu meninggalkanku tanpa memberitahu sayang..."ucap jung hwan kesal sambil menaruh dagunya di pundak alice
__ADS_1
" heheh, maaf,,,,
anakmu lapar sayang jadi dia tak sabar untuk makan roti-roti yang harum ini.. " jawab alice dengan cengirannya sambil ekor matanya menunjuk perutnya yang sedang ia usap.
Jung hwan melepas pelukkannya dan duduk di sebelah alice. Lalu membawa tangan alice ke perutnya di bawah meja.
"Padahal kamu punya roti sobek ini sayang..." goda jung hwan sambil mengusapkan tangan alice ke perut sixpacknya.
Mata alice melotot dan langsung menarik tangannya sambil melirik kiri kanan di sekitarnya takut ada orang yang melihat.
"Sayang kenapa kamu semakin mesum ?
bisakah kamu melakukannya nanti di rumah ?
bagaimana jika ada yang melihat ? " bisik alice panik.
Jung hwan yang melihat alice panik sambil celingukkan karena panik seketika membuat tawanya pecah.
"hahaha, kamu menggemaskan sayang.... " ucap jung hwan tanpa menghentikan tawanya.
Terlihat orang-orang melihat ke arah mereka sambil memuja-muji ketampanan sang suami yang sedang tertawa.
"Lihatlah, oppa-oppa korea di sana sungguh tampan !" ucap salah satu suster pada temannya
"iya... sangat tampan sekali saat tertawa lepas begitu !" timpalnya
"aah, sungguh menggemaskan... " ucap wanita lainnya.
"sungguh aku terpesona melihatnya... " ucap wanita dan ibu-ibu yang ada di sana tanpa malu.
Tak tahan dengan ucapan para wanita di sana, alice segera berdiri dan pergi dari kanton tanpa mengucapkan sepatah kata apapun.
__ADS_1
Jung jwan yang melihat istrinya pergi berdiri segera mengekori sang istri.