Tak Kusangka Cinta

Tak Kusangka Cinta
Eps 16


__ADS_3

Zyan terkejut mendengar tunangannya di usir di perusahaan calon suaminya sendiri.


Apakah resepsionis itu cari mati karena berani mengusir calon nyonya besar abraham ?


Dengan kesal zayn segera berlari dan keluar perusahaan untuk mencari alice.


Saat dia sudah di jalan. Terlihat alice sedang duduk sambil memainkan kakinya ke jalan.


Segera ia menghampiri alice dan menariknya ke dalam pelukan.


" kamu tidak apa-apa sayang?" tanya zayn khawatir saat melepas pelukannya pada alice


"Apakah kak zayn sedang main opera ?


tentu aku baik-baik saja...


kenapa bertanya seperti itu ?" tanya alice bingung


"dasar tidak romantis.... " gerutu zayn


"apa ?" tanya alice lagi semakin bingung


"Sudahlah... lebih baik kita ke ruanganku saja... " ajak zayn sambil menarik tangan alice.


Saat di lobby zyan sengaja mengajak alice ke meja resepsionis.


Resepsionis tadi sudah menampakkan wajah pucatnya. Karena, sang presdir datang sambil menggenggam mesra wanita yang tadi diusirnya.


"tuan presdir !" ucap resepsionis gugup


"Jika tidak betah untuk bekerja di sini lebih baik kamu keluar !" bentak zayn marah


"maaf tuan saya tidak tahu.... " jawabnya takut

__ADS_1


"Dengarkan semua... disebelah saya ini adalah calon istri saya..


jadi saya harap semua menghormatinya sama seperti kalian menghormati saya !" ucap zayn dingin


"Dan kau.... angkat kaki dari sini !" bentak zyan.


Alice hanya diam tanpa bersuara. Dirinya terkejut melihat sang tunangan semenakutkan itu.


Jujur, dari awal dirinya bertemu zyan dirinya belum pernah melihat zyan marah sampai membentak orang.


"Sayang kamu kenapa hmm ?" tanya zayn lembut saat mereka duduk berdua di sofa ruangan zayn.


Alice yang terkejut langsung mengedarkan pandangannya ke ruangan zyan.


"dimana ini ?


sejak kapan aku sudah duduk di sini ?" tanya alice bingung


"Sayang, apakah fikiranmu masih tertinggal dirumah ?


"ah, iyah.... heheh.... "cengir alice


Bodohnya aku yang tak menyadari sudah di ruangan kak zayn...


karena asyik melamun...


Tapi, beneran serem banget kak zayn kalo lagi marah !


berbeda sekali dengannya di kampus yang hangat dan ramah !


entah, mengapa aku merasa dia sangat dingin dan arogan saat di perusahaan.... batin alice


" Sayang !

__ADS_1


katanya membuatkan aku sarapan ?" ucap zayn membuyarkan lamunan alice


"ah, iyah...


aku di suruh tante helena buat nganter sendwich buat kak zayn !" jawab alice


Alice segera membuka kotak makan dan menatanya di meja lengkap dengan teh dan potongan buah untuk zayn.


"ini cobain sendwich tuna buatan 3 cewek cantik kak !" ucap alice sambil menyuapkan makanan ke mulut zayn


Zayn begitu bahagia karena tanpa di suruh, alice mau menyuapinya. Segera dirinya membuka mulutnya selebar mungkin agar makanan itu masuk ke mulut.


"gimana ?" tanya alice penasaran


"mmh, enak banget sayang.... kakak suka !" ucap zayn dengan masih mengunyah makanannya


Alice tersenyum melihat zayn begitu lahap dengan makanan yang dibawanya sampai habis.


"Buahnya buat nanti aja yah sayang !


kakak kenyang !" ucap zayn


"ya udah aku taro di lemari dingin yah kak ?


oh, ya... dimana lemari esnya ?" tanya alice


Zayn menunjuk kulkas tersebut di sebelah dekat pintu. Dengan segera alice membereskan tempat makan dan menyimpan buah ke dalam lemari pendingin. Saat alice berbalik dan menutup pintu lemari es dirinya terkejut melihat zayn sudah ada di belakangnya.


"Kak zayn mau apa ?" tanya alice gugup


"Tadi saat bangun tidur aku mau memarahi kamu sayang !"


"kenapa ?"

__ADS_1


"gara-gara kamu aku tidak bisa tidur.... " ucap zayn berbisik di telinga alice.


"ha'h ?" jawab alice tak percaya


__ADS_2