
Prov alice
Sebenarnya aku takut akan jatuh cinta apalagi melihat jiwa playboy yang mario miliki membuat diriku semakin takut.
Oleh, sebab itu aku menjauhi zayn. Tapi, jujur dalam hatiku aku menyukainya.
2 tahun aku mencoba menghindarinya dan berusaha lulus kuliah lebih cepat agar tidak melihatnya lagi.
Tapi, kenyataan yanga aku dapat ternyata dia adalah jodoh yang telah disiapkan keluargaku.
Sebenarnya aku ingin marah dan menolak semuanya. karena dengan teganya zayn dan keluargaku membohongiku selama ini.
Tapi, aku berfikir kembali jika semua orang tua ingin yang terbaik untuk anaknya. Apalagi, pengakuan zayn yang mengatakan dirinya sudah 5 tahun mencintaiku.
Membuatku luluh dan mengiyakan permintaan perjodohan mereka.
Aku hanya berharap kedepannya zayn tidak akan menyakiti atau mengecewakan aku.
Author prov
Semalaman zayn tidak bisa memejamkan matanya karena masih terngiang-ngiang dengan kecupan manis alice di pipinya.
"Awas kau gadis kecilku.... gara-gara kamu aku tidak bisa tidur !" ucap zayn sambil mengacak rambutnya frustasi
Segera dirinya membersihkan diri dan langsung pergi ke kantor bersama sekertarisnya pak abdullah berusia 46 tahun.
Di sisi lain...
Alice sudah menyiapkan sarapan bersama momy dan tantenya. Setelah, itu dirinya membangunkan alex dan mario.
Setelah sarapan tante helena menyuruh alice untuk mengantarkan sarapannya untuk zayn ke kantornya.
"emang kak zayn udah ngg ngajar lagi tan ?" tanya alice
"ngapain dia ke kampus lagi ?
wanita yang diicarnya kan sudah lulus !" jawab tante helena
__ADS_1
"kamu tahu el.... sudah sebulan pak zayn ngg ke kampus !" ucap mario
"Sepertinya mulai hari ini ngg ada yang akan ngirim kak al cemilan lagi !" sambar alex
"kan udah ada stella sayang.... " ucap tante helena
"iya, serakah banget jadi orang pengen di kirim makanan dari 2 cewek !" ucap mario
"kasian jomblo pasti panas tuh !" sindir alex pedas
"hahahah..... " alice tertawa
"Dasar kau ayah tiri !" ucap mario sebal
"Udah sana kalian berangkat nanti telat !" titah tante helena
Mereka semua menurut dan pergi meninggalkan massion. Om stuart dan dady rudy sedang berdiskusi di ruang kerja tentang bisnis mereka. Sedangkan para emak akan pergi melihat hotel dan membeli perlengkapan untuk acara pernikahan alex dan stella serta pertunangan zayn dan alice.
Di kantor zayn
Zayn sudah duduk di kursi kebesarannya sambil memeriksa beberapa dokumen diruangannya.
"Permisi, apakah tuan zayn sudah datang ke kantor ?
saya ingin bertemu dengannya !" tanya alice ramah
"Maaf apakah anda sudah membuat janji ?" tanya resepsionis jutek
"belum miss tapi, bilang saja alice yang datang pasti dia akan segera menemui saya.... "
"maaf bapak persdir tidak bisa menerima tamu sembarangan !
lebih baik anda pergi !" usirnya
"begitu yah ?
tapi, bisakah saya menitipkan makanan ini untuknya ?"
__ADS_1
"apakah anda tuli ?
saya bilang presdir sedang sibuk jadi tidak bisa menerima apa pun dari anda... " sentak resepsionis itu.
Alice terkejut mendengar seseorang membentak dirinya.
Segera ia pergi dan keluar dari perusahaan zayn dan duduk di trotoar jalan sambil mengetik pesan untuk zayn.
Me
kak, aku mau membuatkanmu sarapan !
tapi, sepertinya kamu sibuk🙁
Tiba-tiba zayn langsung meneleponnya
"halo !" ucap alice
"halo sayang.... kenapa kamu bilang seperti itu ?
aku tidak sibuk !
jadi kapan kamu akan membuatkan aku sarapan ?" tanya zayn di balik telepon
"Aku barusan ke kantor kakak tapi, kata resespsionis bilang kak zayn tidak bisa diganggu..
sebenarnya aku sudah mau menitipkannya pada resepsionis tapi di tolak juga..
ya sudah aku keluar saja dari perusahaan kakak..."
"Apa ?
sekarang kamu dimana sayang ?" tanya zayn panik
"Aku diluar gedung.... sedang duduk di trotoar jalan... "
"Tunggu...
__ADS_1
Aku segera kesana.... " ucap zayn langsung menutup sambungan teleponnya.