Tak Kusangka Cinta

Tak Kusangka Cinta
Eps 18


__ADS_3

Alice sudah sampai di rumah tapi tidak melihat momy dan tantenya. Pelayan berkata jika mereka sudah pergi ke butik.


Saat alice akan menyusulnya menggunakan mobil tiba-tiba ponselnya berdering.


"halo.... "


"...... "


"apa ?"


"..... "


"baik, kalo begitu saya akan segera ke sana !" jawab alice menutup teleponya.


Dengan panik alice menyuruh pelayan untuk memasukkan pakaiannya ke dalam koper. Lalu meminta mario untuk menyiapkan pesawat jet untuk segera pergi.


Alice segera menyuruh supir untuk membawanya ke bandara dan segera menaiki pesawat yang telah disiapkan mario.


Pukul 3 pagi waktu seol...


Alice sudah sampai di seoul dan segera menuju apartemen kakaknya marven.


kurang lebih 12 jam di dalam pesawat tak membuatnya lelah dibanding dengan rasa cemas yang ia rasakan saat ini.


Setelah, 1 jam melakukan perjalanan alice seger naik ke kamar apartemen marven.


Karena, alice tahu pasword apartemen kakaknya segera ia masuk ke dalam bersama supir yang membawakan kopernya.


Dengan perlahan dirinya masuk ke dalam kamar marven.


"oppa !"panggil alice sambil menahan tangis


"oppa marven..... "panggil alice lagi sambil bercucuran air mata memdekati ranjang marven

__ADS_1


" Sayang..... kamu di sini ?" jawab marven terkejut bangun dari tidurnya.


Segera alice memeluk marven yang tidak berdaya di atas ranjang dengan kaki dan kepala penuh dengan balutan perban.


"kenapa kamu di sini hmm ?


apa mom dan dad tahu ?" tanya marven di sela-sela pelukkan mereka


"mom dan dad ngg tahu...


oppa jahat !


kenapa oppa tidak bilang jika oppa sakit ?" tanya alice sambil menangis.


Marven melepas pelukkannya dan menatap adiknya yang sekarang semakin dewasa dimatanya.


"maaf, oppa tidak mau membuat kamu khawatir sayang... " ucap marven sambil mengusap air mata alice


"justru el lebih khawatir karena oppa tidak memberitahu el... " jawab alice


sudah jangan menangis !


oppa tidak apa.... " ucap marven sambil tersenyum


"kamu pasti cape melakukan perjalanan jauh...


istirahatlah dulu... nanti oppa jelaskan !" tambahnya sambil mengusap pucuk kepala alice.


Alice mengangukkan kepalanya dan segera berbaring di sebelah marven.


London...


Keluarga alice dan keluarga mario terkejut mendengar marven mengalami kecelakaan saat pulang dari acara manggungnya.

__ADS_1


Kejadian itu dirahasiakan dari publik karena tidak ingin keluarga dan fansnya khawatir. Alice sendiri tahu dari sekertaris sang kakak. Karena memang itu atas permintaan marven jika dirinya hanya ingin alice yang datang untuk merawatnya.


Mario menceritakan itu semua karena mereka semua menanyakan alice padanya.


"Alice hanya berpesan biar dia yang urus semuanya...


tante irere dan om rudy tidak usah khawatir !


sebelum hari pernikahan alex dirinya akan pulang jika memungkinkan... " ucap mario menyampaikan pesan dari alice


"Astaga, anak itu...


bertindak sesuka hatinya sayang !" ucap momy irene pada sang suami


"Lebih baik kita susul el..


kasihan dia harus menjaga kakaknya sendiri !" jawab dady rudy


"Yah, lebih baik hari ini juga kalian segera terbang menuju korea kak... " ucap om stuart


"Persiapan di sini kalian tidak usah khawatir !


kami pasti bisa mengatasinya...


serahkan saja semua pada kami.." ucap tante helena


"nanti biar alex dan mario yang memberitahu zayn !" timpal alex


Orang tua alice menganggukkan kepalanya dan segera pergi menuju seoul.


Sedangkan, di tempat lain zayn begitu frustasi karena saat akan mengajak alice untuk makan siang. Ternyata banyak sekali pekerjaanya yang tidak bisa ditinggal.


Apalagi meeting dengan client membuatnya tidak bisa pulang cepat.

__ADS_1


"Tunggu nanti malam sayang.... aku akan ke rumahmu untuk memberi hukuman !" ucap zayn tersenyum licik.


__ADS_2