
Terlihat keempat orang tersebut tersungkur jatuh ke lantai. Dan alex orang pertama yang bangun dan menarik tubuh marco yang sedang memegang perutnya.
"kau akan mati ditanganku...
karena telah berani mengusik keluargaku !" ucap alex dingin sambil menarik pelatuknya kembali dan menembaki marco yang sudah terkapar lemah
dor...
dor...
Marco seketika mati bersimbah darah
"bersihkan semua kekacauan ini dan bereskan semua mayat... "titah alex pada semua anak buahnya
" Baik ketua.... "jawab mereka serempak
"oppa zayn, kak sean !?" ucap alice panik segera menghampiri mereka berdua
"sean...
kau terkena tembakan ?" ucap zayn panik sambil melihat sean yang memegang dadanya
"sean...... " ucap mario dan richard tak kalah panik
"sepertinya aku kalah..., " ucap sean lemah
"cepat kalian panggil dokter!" perintah stella pada anak buahnya.
Anak buahnya langsung memanggil dokter dan
Segera mario dan richard beserta stella membawa sean ke salah satu kamar. Sedangkan, zayn, alice dan alex masih berada di tempat.
"aku ingin ikut.... " ucap alice panik saat mereka beranjak pergi
"Kamu ikut kak alex dan pak zayn saja baby.... " ucap richard
"iyah.... kamu temani mereka biar kak stella yang menjaga sean... " ucap stella
__ADS_1
Alice pun mengangguk dan mengikuti zayn dan alex ke ruang bawah tanah menuju ruang rahasia dimana penelitian itu disembunyikan.
"kenapa kamu tidak mau melihatku sayang ?" tanya zayn saat berjalan beriringan menuju ruang bawah tanah
"oppa, bisakah kita bahas itu nanti ?" ucap alice datar
Alex hanya tersenyum melihat sepasang kekasih tersebut. Karena, yang satunya tidak peka dan yang lainnya sedang merajuk.
"Apakah, oppa zayn tidak tahu perasaanku saat ini yang takut kehilangannya sampai aku menyusulnya kemari ?
Aku marah dengannya karena dia telah membohongiku !
dan yang bikin kesal...
kalo aku ngg tahu sendiri, entah apa yang terjadi sekarang...
sebel.... sebel.... sebel..... "batin alice kesal
" Apa salahku ?
kenapa alice seperti marah dan kesal padaku ?
tapi, sekarang kupegang tangannya pun dia tidak mau..." Batin zayn bingung
"hahah, lucu sekali pasangan ini !
el pasti sangat kesal dengan zayn karena dia sangat khawatir dengan keadaan kekasihnya yang telah membohongi dirinya !
sedangkan zayn tidak peka... " batin alex tertawa
Selama perjalanan menuju ruang bawah tanah hanya ada keheningan dengan fikiran mereka masing-masing. Tak terasa langkah mereka terhenti oleh sebuah lukisan besar keluarganya.
Lalu, zayn teringat sesuatu tentang lukisan itu. Dirinya menekan tepat di hidung gambar ibunya. Dan seketika lantai bergerak membuka celah tangga menuju ke dalam.
"Wooww.... seperti permainan detektif....
ternyata ada yang seperti ini di sini !" ucap alice takjub
__ADS_1
"yah, kamu benar el...
kak alex pun baru lihat yang seperti ini !" ucap alex
"ayo kita masuk... " ajak zayn pada alice dan alex
Mereka masuk kedalam dan menemukan menemukan sebuah pintu yang memindai mata zayn. Dan pintu terbuka lebar saat alat pemindai itu selesai memindai mata zayn.
Terlihat ruangan seperti labolatorium yang sangat canggih dan sangat rapih.
"mungkin ini yang mereka cari...
dokumen dan obat-obatan yang berhasil ayahku buat !" ucap zayn sambil menunjuk semuanya
"Yah, sepertinya begitu...
sungguh ayahmu luar biasa zayn bisa menemukan obat dan seperti itu !
jika kita jual, pasti kita langsung kaya mendadak..
tapi, bisa dipastikan musuh akan terus mengintai nyawa kita !" ucap alex
"Jadi apa keputusanmu ?" tambahnya
"Sepertinya kita musnahkan saja semuanya...
aku tidak mau hasil penelitian ayah jatuh ke tangan yang salah !
apalagi orang jahat... " jawab zayn tegas
Alex dan alice mengangguk pertanda setuju dan membakar semua yang ada di sana tanpa tersisa.
"mungkin ini jalan terbaik ayah untuk semuanya.... " lirih zayn dalam hati sambil melihat semuanya musnah
"ayahmu pasti mengerti dengan semua ini oppa... " ucap alice sambil menepuk pundak zayn
"keputusanmu sudah tepat...
__ADS_1
pasti ayahmu bangga padamu !" ucap alex menguatkan