Tak Selamanya Selingkuh Itu Indah

Tak Selamanya Selingkuh Itu Indah
Bab 18


__ADS_3

Tak terasa kehamilan Diana sekarang sudah memasuki 7 bulan. Dan hubungan mereka semakin dekat,mereka sudah tak sabar menunggu kehadiran buah hati mereka.


Alex sangat bahagia sebentar lagi buah hatinya akan lahir. Dia sudah ga sabar akan kehadiran nya. Bahkan dia sudah membeli banyak mainan dan pakaian buat anak nya nanti.


Alex menjadi pria siaga, kemana pun Diana pergi dia selalu siap selalu ada di samping nya. Dan apa pun yang Diana mau dia selalu menuruti nya walau pun itu kadang ada yang susah.


Kebahagiaan Alex hanya Diana dan buah hati nya. Dia selalu bersemangat dan berjuang demi Diana dan buat buah hati nya. Dia rela kerja sambil mengawasi Diana setiap saat. Alex menjadi lelaki overprotective semenjak tinggal bersama dengan Diana.


Diana yang mengetahui lelaki nya yang sekarang overprotective kepadanya sangat bersyukur dan bahagia. Diana merasa sangat beruntung bisa bersama nya. Dan dia berharap bisa selamanya bersama Alex.


*****

__ADS_1


Malam ini Alex sudah tidur lebih awal karena lelah seharian bekerja.


Diana yang tak melihat keberadaan Alex sejak tadi sore, Diana merasa tidak tenang. Diana lalu bangun dari kasur dan pergi ke kamarnya Alex. Diana pergi ke kamar nya Alex dengan mengendap ngendap agar tak ada yang tau. Lalu Diana masuk ke kamar Alex, Diana melihat Alex sedang tidur dengan lelapnya.


"manis nya, kamu kalau lagi tidur imut banget. Entah kenapa hari demi hari aku semakin menyukaimu dan menyayangi mu. Boleh kah aku egois ingin memiliki mu seutuhnya, bolehkah aku milihmu di banding suamiku saat ini. Aku sangat mencintaimu Alex, aku ga bisa jauh jauh darimu. Bahkan anak mu juga tak ingin berpisah dengan mu". Ucap Diana sambil mengelus elus rambut Alex dan sesekali mencium pipi Alex.


Diana masih tetap membelai Alex dan jari telunjuknya menusuk nusuk pipi Alex , hingga Alex terbangun dari tidur nya. "ah maaf sudah mengganggu tidur mu sayang, aku sangat merindukanmu ".


Diana lalu memeluk Alex yang masih berbaring di atas kasur. Dan Diana menciumin wajah Alex dengan gemas. Hanya terdengar gelak tawa mereka berdua.


"aku bahagia sayang, sebentar lagi anak kita akan lahir. Dan aku sudah ga sabar ingin bermain bersama nya dan kamu. Aku sangat menyayangimu ". Ucap Diana

__ADS_1


"sama aku juga sangat menyayangimu Diana. Kau wanita satu satunya yang sangat aku cinta dan sayangi. Ku harap kita akan selalu bersama sama". Alex


"iya ku harap seperti itu. Aku hanya ingin selalu bersamamu ". Ucap Diana sambil memeluk Alex


Alex lalu mengelus elus perut buncit Diana dengan penuh sayang. "kamu baik baik di perut mama ya sayang, ayah akan selalu ada buat kamu dan menjaga mu, ayah sangat menyayangimu sayang".lalu Alex menciumnya


Tiba tiba saja pintu kamar terbuka, disana terlihat wajah merah padam menahan emosi dan amarah nya melihat adegan di dalam kamar. Tangan nya terkepal kuat dan napas yang menggebu gebu.


Alex dan Diana terkejut dengan pintu yang terbuka lebar. Mulut mereka berdua terbuka lebar dengan apa yang mereka lihat di depan pintu yang sudah terbuka. Mereka tak bisa berbicara karena rasa takut dan gugup nya.


Tubuh mereka bergetar dan berkeringat dingin dengan apa yang mereka lihat di depan mereka.

__ADS_1


__ADS_2