
''Diana kenapa mih?''. Tanya Doni
''Diana Mas, Diana kecelakaan pas jalan pulang. Hiks hiks Diana mas, ayo mas kita ke RS''. Ajak Mia
'' I-ya,ayo Sayang kita ke Rs''.
Sesampainya di RS
Pasutri itu berjalan cepat menuju ruangan dimana Diana di periksa dokter.
'' maaf pak bu, apakah anda orang tuanya pasien yang bernama Diana putri kusuma?'' tanya dokter
''iya dok, bagaimana keadaan anak saya dok?'' tanya Doni
'' maaf Pak, pasien harus segera di operasi. Karena kecelakan yang di sebab kan pasien mengalami masalah pada kandungannya. Yang mengharuskan pasien untuk operasi sesar, untuk menyelamatkan bayi dalam kandungannya,Pak Bu''. Saran dokter
''apa dok, operasi sesar?. Apa separah itu hingga cucu saya lahir dengan di sesar''. Tanya Mia
''iya Bu, karena kahamilannya yang sudah memasuki bulan ke 8 dan tak bisa bertahan lebih lama lagi karena kondisi ibunya yang sangat kritis dan mengalami pendarahan hebat,dan sekali lagi bapak harus tanda tangan ini untuk menyetujui operasi yang akan kami jalan kan''. Ucap dokter
Doni menyeka air matanya, lalu tanda tanganin surat dari dokter. ''tolong dok, selamatkan anak dan cucu saya dok''.
__ADS_1
''kami akan berusaha pak bu, semoga operasi nya lancar''. Ujar dokter
''iya dokter terima kasih''. Ucap Doni
''tapi pak, jika bapa harus memilih siapa yang harus di selamatkan ibunya atau anaknya?. Karena melihat kondisi pasien yang sangat lemah''. Tanya dokter
Doni dan Mia tak bisa berkata kata lagi,jika menghadapi pilihan yang sangat sulit. Dengan berat hati Mia memilih ''a-anaknya dokter''.
''Baik bu, kalau gitu saya permisi''. Ucap Dokter
Seketika kaki Doni melemas bagai jeli tak sanggup untuk berdiri. Doni duduk di lantai dengan deraian air mata. Mia yang melihat suami nya terjatuh di lantai langsung memeluknya dan menangis tersendu sendu.
''kenapa mamih memilih anaknya Diana untuk di selamat ketibang anak mami sendiri'' tanya Doni
''apa mami rela Diana pergi meninggalkan kita''. Tanya Doni lagi
''engga mas, mami ga rela''. Tangis Mia pecah
''tapi kenapa bukan Diana yang mami selamat kan, kenapa mih?''. Marah Doni
''mami ga tau mas, kenapa mas harus nyalahin mami, apa mami salah ingin memberikan kesempatan untuk anak Diana hidup dan mengenal dunia hah''. Bentak Mia kesal
__ADS_1
''hah sudahlah, lebih baik kita berdoa biar mereka selamat''. Pasrah Doni
Tiba tiba Riki datang menyapa Doni dan Mia. '' malam om tante'' sapa Riki
Doni dan Mia sontak kaget lalu melihat Riki yang tengah tersenyum pada mereka. ''ah iya malam juga'' balas Doni
''om sama tante kenapa? Siapa yang sakit?'' tanya Riki penasaran
''Diana Ki, Diana kecelakaan ''. Ucap Mia sedih
''apa! Bagaimana bisa tan?'' tanya Riki kaget
''Diana mengendarai mobil sendiri, kejadian pasti nya kami tidak tahu''. Ujar Doni
''terus sekarang bagaimana keadaan nya om tante?'' tanya Riki lagi
''kami tidak tau''. Ucap Doni sambil menggelengkan kepala
Riki tak bertanya lagi takut Doni dan Mia tambah sedih. Riki ikut duduk di dekat Doni.
''kamu ko bisa ada di sini Ki, emang siapa yang sakit?'' tanya Mia
__ADS_1
''Riki abis jenguk teman tan, ga sengaja liat tante sama om disini''. Jawab Riki jujur
''oh.. Kirain tante siapa yang sakit''. Ujar Mia