Tangga Ke Surga

Tangga Ke Surga
pertemuan berujung petaka


__ADS_3

matahari sudah beranjak naik, dewi yang terus melangkahkan kakinya menyusuri rumah warga dan bertanya dengan beberapa orang di tempat tersebut


mengenai riffa namun tak seorangpun yang mengetahui nya,


"hhah lelahnya, kaki ku rasa nya pegal sekaliii gerutu dewi


"sudah berapa jam lebih aku mencarinya, tapi tak seorangpun yang mengenalnyaa.. habislah akuu bagaimana aku mengatakanya pada tuan ken aku masih belum menemukannya.


... ....


kenzo tengah bersiap siap setelah beberapaa saat menerima telepon dari rico sahabatnya, yang mengajaknya bertemu.


ken yang sudah melajukan mobilnya , sepanjang jalan nampak banyak sekali rambu rambu lalu lintas terpasang.


tak lama mobil nya berhenti tepat di persimpangan jalan, ken yang hendak menyebrang jalan ke sebuah toko yang ada disebrang karena ingin membeli sesuatu yang rico pesan,...


kenzo yang lupa memakai headset ditelinganya terus berjalan dan tidak mendengar ,,


awassss, awasss.....


suara teriakan sambil berlari ke arah ken,,


sttttt.... gbrkkk... drrr....


ken tersungkur dipinggir jalan begitu terkejutt, sementara wanita yang mendorongnya terpental beberapa meter dari mobil yang menambraknya ituu...


ken berlari menghampiri wanita yang tergeletak itu, betapa terkejutnya ken bahwa wanita bersimbah darah didepanya wanita yang dicarinya,,,


ken langsung memapah ditanganya dan berteriak minta tolong seperti orang gila, terlihat beberapa orang berlarian ingin membantu namun banyak juga yang hanya sekedar ingin tahu karena penasaran...


ken begitu prustasi iya tak henti hentinya menangis mengutuk diri dalam hati,, hingga mobil ambulans datang ken terus di samping riffa yang sudah mendapat pertolongan pertama oleh perawat di ambulan itu.

__ADS_1


"aku mohon selamatkan dia!


" selamatkan dia apapun caranya ! ucap ken dengan bibir gemetarnya serta mata yang tak henti hentinya mengeluarka air mata.


"tenangkan dirimu tuan, ucap perawat seadanya yang terus melakukan tugasnya menangani riffa


hingga setelah kurang lebih 30 menit perjalanana mereka tiba dirumah sakit yang langsung disambut beberapa suster dan perawat yang sudah mendapat info dari perawat di ambulan ituu


mereka membawa riffa ke ruang UGD tak lama langsung disusul dokter setelahnya.


kenzo duduk tak jauh dari ruangan itu, ken tertunduk lesu, mimik wajah yang ditekuk jelas memperlihatkan suasana hatinya yang begitu kacau dan khawatir dengan keadaan riffa, setelah satu jam dokter keluar disusul beberapa perawat dan suster dibelakangnya. dokter itu tampak mengintruksikan sesuatu pada mereka.


" sebelum itu aku ingin bertemu walinya ucap sang dokter berbalik yang ternyata ken sudah dibelakangnya


"bagaimana kondisinya dokter? tanya ken


"siapa, apa kau wali dari pasien yang baru kutangani ucap sang dokter ken langsung mengiyakan begitu saja dengan menganggukan kepalanya


"bagaimana keadaanya dokter? tanya ken lagi, dokter itu hendak menjawab ragu


"aku belum bisa memastikanya saat ini.


"benturan tepat mengenai kepalanya mengakibatkan cedera di kepalanya kita sering menyebutnya trauma kepala dimana struktur kepala mengalami benturan dari luar dan berpotensi menimbulkan gangguan fungsi pada otak, jelas dokter


ken yang mendengar begitu syok


"selamatkan dia


"aku mohon apapun caranya tolong selamatkan dia dokter, ucap ken yang begitu putus asa


"dengan kodisinya saat ini satu satunya cara yaitu dengan operasi, untuk menghindari kerusakan yang lebih lanjut pada jaringan otaknya. mengingat hal ini operasi yang cukup beresiko aku butuh persetujuan walinya, apa kau setuju tanya dokter

__ADS_1


"dengan operasi dia pasti akan sembuh dokter? tanyaa ken lagi


"tergantung mekanisme dan kerasnya benturan yang dialaminya, mengingat ini cedera kepala aku belum bisa memastikan ini cidera ringat atau berat kita akan tahu setelah pasien sadar .


"lakukan yang terbaik menurut dokter, apapun yang bisa membuatnya kembali sadar lakukan sekeras yang dokter bisa ucap ken


baiklah aku anggap anda setuju, kalau begitu aku akan menyiapkan semuanya, ucap sang dokter pergi meninggalkanya


.... .....


sementara rico disebuah kaffe yang sudah menunggu ken lebih dari 3 jaman, memutuskan pulang,


"harusnya aku langsung mengatakanya ditelpon tadi ucap rico


"aku pikir bisa bertemu dulu untuk terakhir kalinya . umpat rico


melihat ayahnya yang begitu terluka saat itu membuat ken menyesali perbuatanya walau tidak membuat rico lupa yang dilakukan ayahnya itu dulu. pada akhirnya dia memutuskan ke jerman bersama linzy kekasihnya melanjutkan s2nya.


... ....


kenzo berdiri mengintip dari luar kaca melihat riffa yang terbaring dangan banyak alat medis yang terpasang, membuat ken lagi lagi mengutuk dirinya berkali kali.


"*kenapa seperti ini?


"kenapa pertemuan kami selalu dengan kondisi seperti ini ????umpat ken


"aku pernah hampir menghilangkan nyawanya satu kali


dan sekarang lagi lagi dia sedang mempertaruhkan nyawanya karena aku"


bersambung*

__ADS_1


__ADS_2