Tangga Ke Surga

Tangga Ke Surga
kegilaan ken


__ADS_3

kepalaku sakit sekali, hahh dimana ini? gumam rico yang baru bangun melebarkan matanya memperhatikan ruangan .diam sejenak lalu teringat yang dia lalukan semalam disusul sesal di wajahnya . rico melangkah kekamar mandi untuk membersihkan badan nya tak lama dia telah selesai, rico yang sedang berdiri mematung didepan cermin terperanjak karena ketukan pintu .


" siapa? rico menarik handle membuka pintu


"maaf tuan, aku datang hanya ingin mengembalikan ini, ucap wanita menyodorkan ponsel milik rico ditanganya.


"kenapa ponselku bisa ada padamu?


"semalam tuan berkunjung diklub tempatku berkerja saat pulang ponsel tuan tertinggal aku mengikuti tuan masuk kehotel jadi aku tidak bisa mengikuti tuan sampai kedalam apalagi sudah larut malam. jelas wanita tinggi semampai.


Rico melengkungkan bibirnya keatas nampak senyum mengejek, mendengar alasan wanita didepanya itu.


"rico langsung mengambil ponselnya tak lupa dia memberi wanita uang sebagai imbalan.


... ...


tampak mobil hitam melaju kesebuah deretan gedung tinggi menjulang , satpam sudah terlihat berlari membukakan pintu mobil melihat bahwa yang datang orang petinggi perusahaan.


kenzo langsung turun melewati beberapa staf yang langsung menyapa nya hormat dan segan. karena sikapnya yang dingin seperti biasanya ia tunjukan .


di ujung ken sudah terlihat di didepan pintu lif di ikuti beberapa staf serta sekretaris menuju ruang kerja, beberapa saat kemudian lif terbuka, mereka bergegas masuk ke dalam lif termasuk ken yang tepat paling depan, sesaat pintu lif akan tertutup seorang wanita berjalan melewati pintu lif yang dikuti pintu lif menutup sempurna, ken yang melihat wanita itu, kemudian langsung menekan tombol pintu lif agar terbuka namun terlambat lif telah bergerak naik kelantai atas sesuai yang mereka tuju.


"aah sial telat !, aku seperti melihatnya tadi , tidak memang sepertinya itu dia, aku melihatnya jelas, umpat ken kesal karena pintu lif gagal terbuka.

__ADS_1


beberapa staf yang dibelakangnya nampak bingung melihat aksi bigbos mereka yang berulang kali menekan2 tombol lif itu agar terbuka namun tetap dengan posisi berdiri mereka yang tenang, tentu mereka akan menahan diri untuk bertanya mengingat sifat bigbos yang sudah mereka pahami selama ini.


semangat berkerja sudah harus dimulai dari pagi hingga sore nenjelang tentunya, bisa terlihat para karyawan yang tengah sibuk berkerja serius dengan apa yang mereka kerjakan , yang semula nampak tenang tiba tiba suara seseorang menggelegar mengagetkan semua orang,


tentu siapa lagi yang bisa berteriak kencang, selain ibu dewi yang sedang mengintrogasi seseorang .


"sedang apa kau disini?


"kerja" jawab riffa datar


"lihat dirimu, setelah lari dari tanggung jawabmu kau bolos kerja tanpa memberi kabar, sekarang kau masuk seperti biasa sperti tidak melakukan kesalahan.


"ini ambilah" dikuti tangannya menyodorkan amplop ke riffa


perusahan besar seperti uniqlo acc collection, tentu tak sembarang orang yang bisa keluar masuk dengan mudahnya , hanya orang orang pilihan dan memiliki kemampuan diatas rata-rata merekalah yang mampu menembus dan masuk meski belum pasti lolos ditahap berikutnya.


lalu bagaimana mungkin orang tak berpengalaman serta pendidikan yang hanya tamatan menengah, bisa berkerja diperusaan besar itu walau hanya disudut gudangnya saja.


Ibu dewi yang galak itulah yang selama ini membantu membawa riffa masuk dan berkerja karena beberapa bulan lalu saat bertemu riffa menyelamatkan nya dari kecelakaan setelah tahu keaadaan riffa dari tetangganya dewi jadi kasihan..


sementara ken yang sedang diruanganya, terlihat menelpon seseorang yang taklama ketukan pintu dari sekretarisnya di ikuti gery dibelakangnya.


"maaf bapak memanggi saya, ucap sisil sekretaris ken

__ADS_1


"iya masuklah,


" aku ingin kau mencari salah satu wanita dari perusahan kita.


ken terdiam sebentar lalu mangambil pajangan foto kumpulan karyawan,


"mereka yang memakai seragam ini bagian apa ?tanya ken kearah gery


"itu bagian (ร—) pak,.


"ya aku ingin kau mencari salah satu wanita dibagian (ร—), orangnya seperti ( ... ) ucap ken yang baru selesai menjelaskan ciri wanita yang dicarinya.


sementara sisil yang baru mendengarnya tampak mengangap heran tak percaya dengan tugas yang baru diembankan kepadanya,


"maaf pak apa saya boleh tahu namanya, tanya sisil ragu-ragu


"kalau aku tahu namanya, aku tidak minta bantuanmu!,


"aku akan telpon hrd saja menyuruh membawanya langsung kehadapanku, umpat ken kesal


makin frustasilah sisil sekarang dilihat dari wajahnya yang tampak gusar, sisil harus mencari satu persatu wanita dengan ciri yang disebutkan dari sekian ribu karyawan di bagian (ร—) itu. membayangkan nya saja dia hampir gila membuatnya mengumpat kesal keudara. hanya dia dan tuhanlah yang tahu sumpah serapah yang di ucakan hatinya untuk bigbos gilanya itu..


bersambung

__ADS_1


mohon dukunganya ๐Ÿ‘, jika ada kritik saran silahkan komenโœ dengan bahasa sopan๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™


__ADS_2