Tangga Ke Surga

Tangga Ke Surga
perdebatan kecil


__ADS_3

serangkain terapi yang dijalankan selama beberapa bulan membuahkan hasil yang sangat memuasakan, riffa benar benar menunjukan kemajuan yang begitu signifikan,


dia sudah bisa bertanya dan merespon percakapan orang orang sekitarnya, bahkan sudah mulai banyak bicara mengenai hal hal yang dia suka dan tidak disukainya mengenai makanan yang selalu di siapkan perawat untuk menu makanan nya.


riffa bahkan sudah ingin pulang, namun dokter wahyu tetap belum mengizinkannya dan terus memantau keaadaan pasien nya itu,


riffa benar benar kembali sehat dan normal layaknya orang biasanya,


namun tidak membuat dokter wahyu merasa tenang , masih ada rasa was was yang begitu menganjal pikirannya .


tapi hasil pemeriksaan yang normal serta riffa yang tidak menunjukan keanehan apapun, dokter wahyu akhirnya mengizinkan pulang.


diruangan terlihat ken sedang memafah riffa dari ranjangnya untuk bersiap siap pulang,


serta suster yang terlihat membereskan ruangan . mereka berjalan keluar menuju mobil yang terparkir depan rumah sakit, menuju perjalanan pulang ke apartemen ken.


"kau mau bawa aku kemana? tanya riffa


"pulang kerumah, memangnya kemana lagi seru ken


"aku tahuuu,, tapi ini bukan jalan kerumahku.


ken diam sejenak melihat riffa


"kau ikut denganku, dokter wahyu mengatakan kau masih dalam pengawasannya !


"memang apa bedanya rumahmu dan rumah ku? dirumahku pun dokter bisa mengawasiku ! seru riffa


" bukankah kau bilang kau tinggal sendirian!? lalu siapa yang akan menjagamu!!


"aku kan sudah bilang aku tidak apa apa, aku benar benar merasa sudah sehat !

__ADS_1


"sudah diamlah, banyak sekali bicaramu!! tutue ken


karena kesal riffa pun diam tak lagi menguarkan suaranya , setelah melewati satu jam perjalanan akhirnya mereka sampai di apartemen , ken langsung membantu riffa berjalan masuk keapartemenya itu.


"tunggulah disini, ucap ken


"kau mau kemana, tanya riffa tapi ken tak menjawabnya


"dia itu menyebalkan sekalii!, ahh aku lapar sekali seru riffa


bosan menunggu riffa memaringkan tubuhnya disofa ,


setelah membereskan kamar untuk riffa, ken keluar dan melihat riffa yang tertidur di sofa ,


" dia pasti lelah gumam ken


ken mengangkatnya ke kamar kemudian di keluar lagi menuju dapur menyiapkan makan malam.


Riffa bangun dari tidurnya memperhatikan sekeliling ruangan.


"kenapa aku ada dikamar, bukannya tadi aku tidur disofa? riffa yang merasa gerah masuk kekamar mandi membersihkan dirinya, dia keluar dengan handuk kimono serta handuk kecil yang menggulung rambut di kepalanya .


"ahhh segarnyaaa, ucap riffa yang menghempaskan badanya ke tempat tidur. tiba tiba terdengar ketukan pintu , siapa lagi kalau bukan ken yang memanggilnya


"ada apa ucap riffa seraya memegang handle pintu di tangannya, ken terkejut yang melihat riffa dengan konde dikepalanya serta memperhatikan tubuhnya


"apa yang kau lihat seru riffa tak suka ken yang memperhatikannya


"kenapa kau mandi seru ken tak kalah kerasnya


"heeiii aku bukan kerbau tentu aku harus mandi, badan ku juga rasanya lengket sekali seperti berbulan bulan tidak kena air saja,

__ADS_1


ken diam sejenak mencerna kata kata riffa ituu,


"apa kau tidak dengar yang dokter wahyu katakan, kau belum bisa mandi air dingin! seru ken


aahhh sudah lupakan, ken tampak kesal menggaruk kepalanya melangkah keluar meninggalkan kamar itu


"dia itu kenapa sih, ucap riffa heran


Aaaa aku lapar sekalii riffa memegang perutnya yang keroncongan itu.


riffa membuka lemari tapi tidak menemukan apapun yang bisa dipakai, sementara baju yang tadi dia pakai sudah basah dikamar mandi,


dia keluar ke arah dapur mencari sesuatu yang bisa di makan ,


sementara ken yang sudah didapur menyiapkan makanan di atas meja,


"kenapa hanya berdiri disitu, ucap ken yang tau riffa memperhatikanya dari sudut ruangan


"kau sedang apa? riffa menghampirinya


"kau tidak liat aku sedang menyiapkan makan!, seru ken yang masih kesal.


"sepertinya lezat, apa kau yang memasaknya? tanya riffa


"banyak sekali pertanyaan mu cepat duduk dan makan.


mereka menikmati makanan ken melihat riffa yang masih dengan jambul di kepalanya


"ken apa ada baju yang bisa pkupai?


ken tak menjawab tetap melanjutkan makanan nya .

__ADS_1


selesai makan kedua


__ADS_2