Tangga Ke Surga

Tangga Ke Surga
secerca harapan


__ADS_3

rico mematung setelah mendengar semua yang di katakan yezzi, yang sudah meninggalkan nya dari ruangan itu, hatinya bertanya apa dirinya sudah melakukan kesalahan?, namun ingatan juga ucapan orang orang itu serta bukti yang dilihatnya menyulut lagi emosinya yang membuatnya tidak akan lupa perbuatan wanita yang sudah menghianatinya itu.


*** ***


rico terbangun dari tidurnya peluh mengalir di dahinya


sebenarnya rico tidak benar benar tidur dia hanya memejamkan matanya sebentar tiba tiba bayangan kenangan yezzi seperti mimpi namun begitu nyata persis di depan matanya datang begitu saja,


"aku tidak tidur, rasanya dia benar benar datang ada dihadapanku,


"dimana pun kau berada ku harap kau hidup dengan baik, terlepas yang kulakukan padamu, tuhan sudah menghukumku sampai hari ini.


"jadi ku mohon hiduplah bahagia.


gumam rico dalam hati, matanya basah karena air mata nya yang menetes begitu saja tanpa disadarinya.


*** ***


*bunga yang layu akan dibuang karena merusak pemandangan


dia yang sebenarnya melihat merasakan dan juga mendengar namun tidak peduli keegoisan telah menyelimutinya,


betapa tidak berharga dirinya


wanita itu hidup diambang kematian.


sementara dunia lain terus berteriak


memintanya untuk bangun dari tidurnya yang panjang, dunia yang akan memberikan semua yang dia inginkan*

__ADS_1


πŸŒ‘πŸŽ‡πŸŒ‘


didalam tidurnya riffa dipangkuan seseorang, memintanya bangun dari pingsanya yang hampir tertabrak mobil,


dan seorang pemuda menyelamatkannya.


sementara ken yang terus disamping riffa. setelah mendengar penjelasan dokter ken tidak menangis atau menunjukan kesedihan seperti biasanya. dengan wajah datar tanpa ekspresinya ken mengelus rambut riffa, tangannya menggenggam tangan riffa dengat erat lalu mencium punggung tangan itu.


"aku meyakini tuhan di atas segala galanya, paling teratas diatas sakit yang kau rasakan.


"tuhan membuatmu merasakan sakit ini maka tuhan juga punya kuasa mengambil rasa sakitmu.


"namun jika ini ujung dari takdir tuhan ketahuilah aku sudah berusaha tuhan menggariskan tugasku selesai disini.


"ku mohon jangan membenciku gumam ken munundukkan kepalanya dengan tanganya yang masih menggenggam tangan riffa .


bahkan adik serta ibunya yang sudah ada diruangan itu tak disadarinya. mereka paham betul yang ken rasakan saat ini kenzy dan ibunya menangis dalam hati mengingat penjelasan dokter yang baru mereka dengar, dengan bahasa kedokteranya itu begitu menegaskan riffa yang tak lagi ada harapan mengingat semakin parah cidera pada kepalanya.


gery melihat ken dengan kepalanya yang masih tertunduk itu lalu tiba tiba ,,,


"Riffaaaa... ucap gery


ken lihatlah dia membuka matanya gery menggoyangkan kedua bahu ken


ken yang mendengar nya langsung mendongak melihat riffa


"kau bangun ... kau sadar....kau sudah sadar ucap ken diiringi mata berkaca kaca karena bahagia


"kenzy cepat panggil dokter wahyu ucap ibunya yang juga terkejut tak percaya

__ADS_1


dokter itu langsung berlari masuk keruangan 008 itu menyuruh mereka semua keluar disusul perawat dan suster yang membantunya. sibuk memeriksa memastikan kondisi pasienya itu , dokter wahyu mengajak riffa berbicara sesekali perawat yang memberi fisiotrapi pada riffa memancing fungsi tubuhnya pasca koma terlihat suster menyuntikan sesuatu di air infusan itu tak lama riffa kembali memejamkan matanya.


ketiga orang itu diam seribu bahasa saling menatap tak percaya atas keajaiban dan mukjizat yang terjadi pada pasien didepan mereka itu,,


mereka keluar dokter langsung mehampiri ken dan tersenyum banggga padanya.


"sudah ku bilang bukan, kata kata ku tidak akan berarti apa apa jika tuhan menghendaki takdir lain untuk


nya .


"bagaimana keadaanya dokter ucap ken ibu adik serta gery yang mendekat penasaran menunggu jawaban dokter itu


"kondisinya berbanding terbalik dari pemeriksaan akhir yang ku lakukan. semuanya benar benar membaik diluar dugaan ku.


"dokter kau yakin yang kau katakan ucap ibu ken


"dia sedang istirahat, pasien sedang dalam tahap proses penyesuaian pasca komanya. jadi aku minta jangan menemuinya dulu beberapa jam kedepan walaupun harus lebih baik bergantian, kalau begitu aku permisi ucap dokter melangkah pergi.


ken langsung menangis memeluk ibunya kenzy yang melihat juga ikut memeluk kakaknya.


"maafkan aku membuat ibu sedih beberapa bulan terakhir ini ucap ken ibunya tersenyum lalu menciumnya


ken melepaskan pelukanya beralih ke gery asistenya


"terima kasih ucapnya


gery menganggukan kepala seraya menepuk pundaknya ken


semuanya merasa lega.

__ADS_1


bersambung


__ADS_2