
linzy menangis di kamarnya
mengingat yang di lakukan endrico pada nya, walau rico tidak mencintai linzy ini pertama kalinya rico berkata kasar pada linzy.
penyesalan yang pernah di lakukan nya pada yezzi cukup membuatnya jadi seorang pria yang sabar ini pertama kalinya rico lupa diri saat kenangan itu kembali padanya .
mengingat apa yang dilakukan nya pada linzy rico langsung mehampiri linzy di kamar nya, dia mengetuk pintu beberapa kali tapi linzy tak kunjung membuka nya, dia memegang handle pintu mendorong nya ternyata tidak di kunci, rico masuk melihat linzy di atas kasur memeluk guling yang sedang menangis.
linzy
tolong maafkan aku, maaf aku sudah membentakmu tadi ujar rico yang duduk di tepi ranjang
linzy bangun merubah posisinya duduk di atas tempat tidur itu memandang rico dengan mata yang masih berkaca kaca.
sebenarnya ada apa? aku hanya bertanya karena khwatir tadi tapi kau malah mengusir ku ucap linzy menangis di sela sela bicara nya.
karena tidak mau menjawab pertanyaan itu, rico menarik linzy ke pelukan nya
maafkan aku tolong jangan menangis, rico mengelus kepalanya dan menyeka air matanya.
linzy yang memang tidak pernah dapat perlakukan begitu manis seperti itu begitu bahagia, dia langsung menghentikan tangisnya berjanjilah kau tidak akan mengulangi nya lagi ucap linzy, cerita kan padaku jika ada sesuatu.
rico menganggukan kepalanya mengiyakan tanpa suara.
rico dengan posisi duduknya menyandarkan bahunya di ujung tembok tempat tidur, dengan linzy masih di pelukan nya karena linzy tak melepaskan pelukannya. dia nampak nyaman tidur di dada rico dengan melingkarkan tangan di pinggang nya.
__ADS_1
dia wanita yang baik
dia mencintai ku dengan tulus
meskipun aku tidak memperlakukan semestinya dia tetap bertahan di sisi ku guman rico.
beberapa jam linzy tertidur dia sudah membuka matanya yang langsung melihat rico masih memeluknya. demi apapun membuat nya begitu bahagia, dia terus memandang wajah kekasihnya dan mencium pipinya,.
aku mencintaimu
aku sangat mencintaimu
rico yang dari tadi memang sudah bangun, karena dia tidak merasa nyaman dengan posisi nya, memdengar yang linzy katakan padanya.
Apa yang membuatmu begitu mencintai pria ini tanya rico
aku tidak sebaik seperti yang kau katakan , aku pernah menyakiti sesorang yang membuat ku menyesal bahkan sampai hari ini. ucap rico
jika aku mengatakan padamu kalau aku tidak memiliki perasaan apa pun pada mu saat ini , apa kau bisa menerima nya tanya rico
mendengar itu linzy menatap kedua matanya rico dengan sendu
jelas aku tidak bisa menerimanya guman linzy
apa kau bisa menerimanya tanya rico lagi, tidak masalah! aku akan membuat mu mencintai ku dan juga aku tidak peduli tentang perasaanmu pada ku selagi kau bersama ku aku rasa itu sudah cukup bagi ku, perasaan hati milik kita sendiri benar kan ucap linzy siapa yang bisa memaksanya.
__ADS_1
"aku akan membuatmu tetap bersama ku selama nya, jika perlu aku akan memaksa mu untuk itu" gumam linzy lagi
benar kah kau bisa menerimanya tanya rico lagi, linzy langsung menganggukan kepalanya.
ayo kita menikah ucap rico begitu saja,
yang membuat linzy membulatkan mata nya begitu sempurna,
ayo kita menikah saja ajak rico,
"rico_ _ _
aku tidak mau kehilangan wanita yang mencintai ku kedua kalinya, rico bicara dengan suara terendahnya jadi ayo menikah saja. kau tidak mau tanya rico
linzy langsung memeluknya erat bahkan sangat erat. ini adalah hal yang paling ku nantikan bagai mana mungkin aku menolak nya terlebih kau yang meminta nya lebih dulu jawab linzy terharu menitikan air mata bahagia nya
aku akan berusaha menjadi wanita dan istri yang baik yang kau inginkan, aku tidak akan membuat mu menyesal karena telah memilihku ucap linzy
meskipun aku belum memiliki perasaan apa pun pada mu saat ini,
aku juga akan berusaha menerima mu di dalam hati ku dan menjadi kan kau satu satu nya wanita dalam hidup ku. aku akan berusaha sebaik mungkin menjadi pria dan suami yang kau inginkan
aku berjanji untuk ituu ucap rico meyakinkan linzy
mereka saling menatap dalam
__ADS_1
linzy dengan mata berkaca kaca karena bahagia sementara rico sedang mati matian meyakinkan diri berkali kali mengenai keputusan nya
aku hanya ingin hidup bahagia seperti kehidupan orang normal biasanya. lirihnya