Tangga Ke Surga

Tangga Ke Surga
milik siapa


__ADS_3

setelah keluar kamar riffa tak langsung mengambil tas kerja suaminya. langkahnya malah beralih ke dapur membuka kulkas, melihat sesuatu. karena dia belum memasak apa apa.


"semuanya habis, ucapnya


bahan makanan bahkan hanya tersisa beberapa saja . aku tanya Ken saja dia mau makan apa , ujarnya. dia menutup kembali pintu kulkas. meninggalkan dapur menuju ruang tengah untuk mengambil barang yang di minta suaminya tadi,


riffa sudah terlihat menenteng tas Ken di tangannya , namun perhatian nya seketika teralihkan melihat sebuah paper bag tergeletak di ujung kursi .


"apa ini? di ambil nya tas kertas itu, mengintip sedikit apa isinya, karena penasaran


di raihnya sedikit isinya ternyata sebuah gaun wanita yang terdapat hiasan pita , kening riffa berkerut


"milik siapa ini? ucapnya . dia memasukkan kembali kain itu dan membawanya juga ke kamar .


"kau dari mana saja, tanya Ken pada istrinya yang tengah menutup pintu.


mengambil begitu saja lama! seru Ken kemudian


riffa berjalan menuju sofa dan duduk di sana, di letakkan nya tas itu di meja .


"tadi aku ke dapur sebentar ken. mau ku masakan apa?. apa kau tidak lapar? tanya riffa


"tentu saja lapar? seru ken


Ken menghampiri dan mendudukkan tubuhnya juga,


membuka tasnya Ken langsung memeriksa dan melanjutkan beberapa kerjaan nya yang belum selesai.


sementara riffa bukan nya pergi memasak, padahal sudah jelas tadi suami nya mengatakan lapar saat dia tanya. dia malah fokus memperhatikan gerak gerik Ken suaminya. dia sedang gusar hendak bertanya. penasaran mengenai baju itu. Ken yang menyadari riffa tengah memandang nya pura pura tidak melihatnya. dia masih fokus pada laptop yang ada di pangkuan nya.

__ADS_1


kenapa dia serius sekali kalau sedang berkerja. aku jadi takut menanyainya. gumam riffa


riffa masih terpaku dalam pikirannya memperhatikan ken.


tiba-tiba suaminya mendongak melihat kearah nya,


"kenapa?? tanyanya kemudian . alis ken sedikit terangkat melihat istrinya


seketika itu Riffa mengalihkan pandangannya ke arah lain.


"tidak apa-apa Ken, jawab nya gelagapan.


tidak apa apa, sungguh.


"bukan kah kau bilang akan memasak tadi?? Ken kembali mengalihkan pandangan nya pada laptop nya.


"sedari tadi aku memang berkerja, kau yang tidak punya kerjaan terus menerus memandangi ku! seru ken


mendengar itu Riffa menoleh dan hanya tersenyum paksa,


dia sudah di ambang pintu, matanya masih sempat mencuri pandang memperhatikan suaminya itu lagi, dan sialnya Ken lagi lagi mengetahui nya, dahi ken berkerut seperti mengisyaratkan tanda tanya" ada apa kau terus memandangi ku? begitu ekspresi wajah nya"


"baiklah aku keluar ya, mau ku buatkan kopi?


"iya buatkan lah. jawab Ken menatap istrinya yang baru menghilang dari pintu. bingung akan tingkah istrinya


Ada apa dengan nya? gumam Ken menggeleng gelengan kepalanya. tangannya memijat dahi nya yang sedikit pusing.


sudah lima belas menit riffa meninggalkan kamar, tidak lama dari itu dia kembali membawa kopi yang dan beberapa makanan ringan. Ken yang masih sibuk bahkan tak memperdulikan kehadiran nya.

__ADS_1


"Ken ini kopinya, meletakan cangkir tak jauh dari jangkauan suaminya, yang dibalas hanya anggukan kepala oleh ken. "minumlah selagi hangat Ken, nanti keburu dingin ucap riffa lagi.


seketika itu Ken langsung mengalihkan pandangannya pada istrinya, diambilnya cangkir kopi itu, diteguk nya sedikit lalu meletakkan nya ketempat semula.


dia beradu pandang lagi pada istrinya yang masih berdiri disana,


"ada apa ?, kau ingin mengatakan sesuatu. tanya nya kemudian. ku perhatikan dari tadi terus menerus memandangi ku. baru sadar suami mu ini tampan?? tersenyum membusungkan dada bangga


"tidak! siapa tidak memandang mu,


a-a-aku hanya ingin tanya kau mau ku masakan apa, itu saja tukas Riffa menyangkal


Ken tertawa,


"lihatlah wajah mu jadi merah. jelas kau malu karena sudah tertangkap basah. sudahlah mengaku saja, sudah senyum menggoda mendekati wajah istrinya. tidak berdosa kagum pada suami sendiri bisiknya lagi di telinga riffa


riffa yang merasakan hembusan hawa panas dari bibir suaminya itu di telinga nya membuat nya merasa geli. dia langsung mendorong pelan Ken yang masih sangat dekat dengan tubuhnya.


"sudah ku bilang aku tidak memandangi mu,. kenapa kau terlalu percaya diri mengatakan aku mengagumi mu cih, aku bingung mau memasak apa, itu sebabnya


"kau memandang ku tukasnya Ken tertawa memotong kata kata istrinya


"kau ini menyebalkan sekali seru riffa kesal. aku tidak mau memasak ucapnya kemudian keluar dari kamar


Ken mengejar sampai di ambang pintu, berteriak


"baiklah istri ku , kau tidak perlu memasak malam ini.


suami mu ini juga sudah tidak berselera untuk makan . aku sudah merasa kenyang melihat wajah merah mu tadi ucap ken kemudian masih susul tawanya .

__ADS_1


__ADS_2