Tangga Ke Surga

Tangga Ke Surga
kegilaan 2


__ADS_3

Riffa melangkah keluar,


setelah mendengar kenyataan bahwa dia tidak lagi bisa bekerja ditempat itu. Riffa sibuk merapikan barang barang miliknya dan membereskan semua yang ada seperti semula, ketika kakinya mulai melangkah keluar matanya berbalik memandangi ruangan tempat nya menghabiskan banyak waktu selama beberapa bulan.


terimakasih umpanya dalam hati yang kembali melanjutkan langkahnya keluar, meninggakan perusahaan yang konon tidak mudah menjadi salah satu bagian dari uniqlo acc colection itu. tapi dia bisa dengan mudah masuk walau akhirnya dia tidak dipakai lama dan ditendang.


....


sisil sudah terlihat duduk di meja kerjanya, yang nampak masih kebingungan mencari cara akan tugas yang baru bosnya berikan kepadanya,..


tidak lama dia sudah menelpon seseorang,,,tiba-tiba gery menghampirinya.


"pusing iyaa tanya gery melihat raut wajah sisil didepanya


"kalau sudah tau kenapa kau tanya! jawab sisil dengan ketusnya


"mau ku bantu?


"memang apa yang bisa kau lakukan selain membuat orang kesal!


"hei kau kira aku bisa jadi orang kepercayaan orang terpenting diperusahaan ini jika tidak memiliki kemampuan luar biasa ucap gery bangga


sementara sisil tidak peduli celotehan pria yang ada didepanya itu, dia masih sibuk dengan berkas yang ada ditanganya


" hey kau dengar aku tidak?


gery yang merasa terabaikan mendekatkan kepalanya kearah sisil, membuat sisil yang tiba tiba mendongak keatas membuat mereka tidak sengaja saling menatap dekat.


"apaa?? ucap sisil seketika mematung melihat gery persis depan wajahnya

__ADS_1


"gery! aku menyuruhmu membantu tugas yang kuberikan padanya bukan malah main tatap tatap seperti itu ucap ken yang baru mengluarkan suaranya seketika membuat kedua orang itu gelagapan menahan malu dan canggung atas tingkah mereka.


"pesankan kopi ucap ken lagi kearah sisil lalu masuk kembali keruanganya. padahal niat awalnya dia keluar ingin datang ke ruang bagian (×) itu sendiri karena sudah tidak sabar dan memutuskan mencarinya sendiri walaupun ken sendiri tidak tau kearah mana menuju letak ruangan bagian (×) itu .


apa yang kukakukan!


aah hampir saja, aku bahkan tidak bisa menahan diri karena penasaran pada wanita itu umpat ken kesal


sementara diluar kedua orang itu tampak masih canggung satu sama lain


"hubungi saja kepala bagian (x) ucap gery memecah keheningan


"sisil yang masih canggung dan malu, langsung gelagapan mengiyakan saran yang gery berikan.


beberapa saat kemudian dewi sudah duduk didepannya karna sisil karna menyuruhnya datang, sisil mulai menjelaskan detail pada dewi, akan tugas yang diberikan bosnya itu


"aku tidak yakin ucap dewi ragu, meski aku memegang kendali semua karyawan bagian (×) juga tidak paham dan tidak memperhatikan sifat dan gaya satu persatu orang-orang kan, nama nama mereka saja aku tidak hapal ucap dewi ,


"aku tidak mau tau kau harus membatuku ucap sisil memohom belaskasihan, lagipula itu bagian wilayahmukan, harusnya tugas ini diberikan padamu umpat sisil lagi berharap lepas dari tugas nya itu.


dewi yang mendengar membenarkan walau tidak membuatnya bisa menerima langsung tugas aneh itu.


hingga setelah beberapa jam mereka mencapai kesepakatan.


...


Hari berlalu begitu cepat, hingga tak terasa seminggu sudah terlewatkan, riffa menatap sekeliling ruang kamar sekaligus untuk semua yang biasa dia lalukan disana,. setelah tidak lagi berkerja riffa hanya tidur seharian, dan bangun makan makanan instan yang ada . begitalah kegiatanya seminggu terakhir setelah tidak berkerja.


...

__ADS_1


sementara diruanganya ken sedang marah dan geram sedang mengintrogasi tiga orang terdengar dari suaranya yang meninggi hingga keluar ruangan,


"apa saja yang kalian lakukan, tugas sekecil ini tidak bisa kalian bereskan !.


tugas seperti apa dulu yang kau berikan. kau kira mudah nyari orang dari ribuan kepala hanya dari ciri yang kau sebutkan, umpat geri dalam hati kesal


" kau ketua dibagian (×) itu bukan tunjuk ken kearah dewi


"bagaimana bisa kau tidak paham pada salah satu bahahanmu itu bentak ken .


(padahal dia sendiri tidak paham pada semua karyawanya selain gery karna dialah satu satunya orang yang selalu di sampingnya menghandle semua kerjaan dan semua yang dia butuhkan)


"aku menyuruhkan kalian mencari wanita ( bla bla bla) saja kalian tidak bisa ucap ken yang baru menjelaskan wanita yang dia cari itu lagi


"aku tidak mau tahu caranya kalian harus menemukan wanita itu segera, aku beri kalian waktu tiga hari.


"keluar ! bentak ken


sisil dan dewi keluar dengan wajah masam, mereka terus mengutuk diri kapan tugas gila itu berakhir


"memang nya siapa sih wanita itu ucap dewi kesal, apa dia pacarnya yang hilang?


"mana aku tahu jawab sisil dengan ketusnya, apa kau bilang tadi pacar bos? kau bahkan tidak tahu iyaa kalau tuan ken tidak suka wanita ucap sisil di ikuti tawanya...


tentu gosip itu menyebar bukan tanpa alasan, ken yang tidak pernah dekat dengan wanita manapun meski wanita berebut tempat mendapatkan hatinya, bahkan sempat terdengar seorang wanita yg sengaja merayunya tapi ken tak meliriknya sama sekali pergi begitu saja.


beginilah kira-kira ekspresi wanita yang mati-matian ngerayu ken tapi diinggal gitu aja wkwkwk


__ADS_1


__ADS_2