Tangga Ke Surga

Tangga Ke Surga
Kemajuan Riffa, pertanyaan ken


__ADS_3

enam hari sudah, mungkin lebih tepatnya hampir seminggu, riffa bangun dari tidur panjangnya pasca koma, setiap hari itu juga dokter wahyu terus memantau perkembangan riffa yang terus menunjukan kemajuan. kondisinya yang samakin membaik.


"aku tidak melihat tuan ken hari ini ucap suster yang baru keluar dari ruangan memeriksa infusan riffa


"putraku mulai berkerja kembali hari ini ucap ibu ken menimpali ucapan suster itu


"oh nyonya datang,? selamat siang nyonya,


"bagaimana keadaanya sus?


"tidak ada yang perlu dikhawatirkan nyonya nons riffa terus menujukan kemajuan setiap hari nya.


ibu ken senyum penuh syukur lega rasa di hatinya mendengarnya.


tak lama ken datang dengan gery asistenya, tepat jam 12 waktu istirahat ken langsung menuju rumah sakit untuk melihat riffa, selama koma setiap harinya dihabiskan ken menemani riffa jadi ken merasa aneh tak melihatnya setengah hari yang bahkan baru terlewati beberapa jam saja.


tak menunggu lama ken langsung masuk keruangan itu dan melihat riffa yang duduk bersandar dengan bantal tinggi dipunggungnya serta penyangga immobilisasi dilehernya , meskipun dokter mengatakan kondisinya membaik namun riffa belum bisa beradaptasi dengan baik pada lingkungan serta merespon orang sekelilingnya, dokter mengatakan itu hal biasa pasca koma akan membaik dengan dukungan keluarga orang terdekat serta perawatan yang dijalani.


ken menghamiri riffa mengelus lembut kepala lalu tersenyum padanya.


ken yang biasanya langsung mengajaknya berbicara meskipun riffa tak meresponya namun kali ini ken tidak melakukanya. perhatianya sedang beralih pada riffa yang menatap nya begitu dalam, kedua bola matanya melihat ken dengan tatapan sendu membuat ken heran dan bingung harus bereaksi seperti apa.


" a..a..apa kau yang menyelamatkan ku? lirih mengeluarkan suara nya pelan masih dengan tatapan sendunya,


sontak membuat ken terkejut bukan main dia yang terus mengajak wanita dihadapannya itu bicara sepanjang waktu tak pernah direspon nya, namun sekarang riffa sudah mampu mengeluarkan suaranya .


ken langsung mengenggam tanganya dan mengelus pundak wanita itu ,


"jangan memikirkan apapun, istirahatlah ucap ken sambil membenarkan posisi kepala riffa...dan mata riffa masih memperhatikanya, ken tersenyum lagi melihatnya hendak melangkah keluar,


"t, te. terima kasih sudah menyelamatkan ku ucap riffa lagi

__ADS_1


ken mendengar kata kata wanita itu memutar kembali badan nya mendekati riffa, kedua matanya memandangi riffa dekat bahkan jarak yang sangat dekat ken memperhatikan wajah dan kedua mata wanita itu yang juga sedang menatapnya sayu.


"siapa namamu? tanya ken


"ri riffa ,


menatap wanita itu lagi , ken dengan dahi mengkerutnya serta alis sebelahnya terangkat keatas, menunjukkan banyak yang ingin ditanyakannya, namun diurungkanya mengingat kondisi riffa yang masih dalam massa pemulihan takut membuat wanita itu stress.


ken berlalu keluar dari sana setelah menyelimuti riffa


ken pergi menemui dokter wahyu namun tak bisa dijumpainya karena dokter itu sedang ada diruang tindakan mengoperasi pasien nya,


ken memutuskan kembali kekantornya,


sepanjang perjalanan ken hanya melamun dan hatinya terus bertanya tanya


"dia mengingat namanya, itu berarti dia tidak amnesia, ..


"jelas jelas di sini dialah yang telah menyelamatkan nyawa ku gumam ken .


gery yang melihat bosnya yang melamun itu bertanya


"apa tuan baik baik saja ?


"hmmm, aku hanya memikirkan sedikit masalah riffa,


"jangan khawatir tuan, bukankah nyonya ibu tuan sudah mengatakan nya nona riffa menunjukan kemajuan signifikan tutur gery


ken langsung mengiyakan mengangguk kan kepalanya.


"sepulang kerja nanti sebaiknya aku menanyakan langsung dengan dokter wahyu gumam ken lagi.

__ADS_1


... ...


dikantor dewi dan sisil sudah berkerja normal semagaimana mesti biasa nya,


tidak ada lagi keributn dan teriakan menggema dari bos mereka itu


justru gerylah yang malah terlihat lebih galak dari ken tuan nya mengingat saat ken terpuruk karena riffa, gerylah yang menghandle semua dibantu paman kala kakak ayah bosnya.


... ...


melanjutkan niatnya siang tadi, sore harinya ken kembali kerumah sakit untuk menemui dokter wahyu.


"tuan nampak berbeda memakai pakaian itu seru dokter melihat penampilan ken di balut kemeja serta jaz diluar nya.


selama ini dokter itu melihat


ken yang kucel lusuh tak mengurus diri begitu berbeda dengan hari ini. ken tertawa sedikit melihatkan giginya masuk dan sudah duduk di ruangan pribadi dokter ituu. ken yang hendak bertanya baru membuka mulutnya terhenti


"kondisi nya sangat baik, serangkaian pemeriksaan yang sudah kulakukan GCS(glasgow coma scale) respon nya sangat bagus.


aku juga sudah melakukan rontgen, CT scan, dan MRI .


semuanya normal tidak ada yang perlu di khawatirkan jelas dokter itu bangga, merasa tahu benar yang ingin ditanyakan ken padanya. ken senyum sambil menggeleng gelengkan kepala nya


" dia sudah melewati masa masa terberatnya, ucap dokter wahyu


selanjutnya kita akan melakukan terapi untuk mengembalikan fungsi saraf dan kondisi fisiknya mengingat nona riffa koma cukup lama terapi ini sangat diperlukan tambahnya.


ken dengan serius mendengar penjelasan dokter didepanya.


bersambung!

__ADS_1


__ADS_2