Tangga Ke Surga

Tangga Ke Surga
sedikit demam


__ADS_3

di mobil saat perjalanan pulang itu keduanya diam membisu sampai dengan tujuan


riffa masih terbayang, sebenarnya kejadian apa yang menimpa nya .


sementara ken terus melamun mengingat ucapan ibu nya sessaat sebelum pulang.


sesampai nya di apartemen riffa langsung keluar dan menutup pintu mobil cukup kencang , dia berjalan cepat meninggalkan ken yang bahkan baru melepas pengaman nya .


setelah memasukan kode pintu,


riffa masuk apartemen langsung menuju kamar nya.


dia mengganti baju gaun yang di pakai nya dengan maju rumahan terjun mehempaskan badan di atas kasur nya.


ken yang baru masuk apartemen, setelah menaruh paper bag yang dibawa nya ke meja tamu. ken membelokan langkah nya ke dapur . jam yang sudah menunjuk kan pukul 10 pagi ken yang tidak memakan apapun di rumah nya karena kekacauan pagi itu, merasa begitu sangat lapar.


dia memasak makanan terdiri beberapa lauk pauk dan sayuran ,


selesai dengan itu ken ingin minum jus. dia membuka lemari es untuk mengambil beberapa buah segar dan saat hendak mengambil es batu mata ken tak sengaja tertuju pada ikan, dia langsung teringat riffa, dan langsung mangambil ikan itu untuk memasaknya .


beberapa menu makanan dan juga jus buah segar telah siap di hidangkan.


sarita yang melihat tuan nya sibuk berada di dapur itu, langsung sigab membantu nya dan menata makanan yang siap di hidangkan itu di atas meja.


ken duduk untuk memulai makan, sebelum itu tidak lupa dia meminta sarita memanggil riffa di kamar nya , sama hal nya dengan ken.


riffa juga belum makan apapun pagi itu.


setelah beberapa saat kemudian sarita sudah kembali, ken melihat nya namun hanya sendirian tak ada riffa bersama wanita paruh baya itu.


dimana dia bi tanya ken,


aku tidak tahu tuan, aku sudah mengetuk pintu dan memanggil nya berapa kali tapi tidak ada jawaban. ujar sarita.


ya sudah bi biarkan saja, ucap ken yang melanjutkan makan nya kerena sudah begitu lapar.


selesai dengan makan nya ken pergi mengambil buku yang dia bawa dari rumahnya ke ruang kerjanya.


meskipun akhir pekan, ken tetap sibuk dengan laptopnya, hari minggu tidak membuatnya bisa menikmati hari liburnya dengan santai.


kerja kerja dan kerja.


jam berputar begitu cepat, jam dinding bahkan sudah menunjukan pukul 15.00 sore.


bi apa riffa sudah makan ucap ken yang baru keluar dari ruang kerja nya.


nona riffa belum keluar dari tadi pagi tuan jawab sarita, aku sudah membangunkan nya berapa kali hari ini tapi tetap nona tidak membuka pintunya .

__ADS_1


benarkah ? ucap ken yang bergegas berjalan ke kamar riffa ketika sampai ken langsung mengetuk pintu kamar itu .


kau ada di dalam???


keluarlah untuk makan, ini sudah sore. ucap ken dengan tangan nya yang masih mengetuk pintu kamar,


kau dengar akuu, aku bilang buka pintunya! ujar ken dengan suaranya sedikit meninggi


tak juga ada jawaban dia langsung mencari kunci cadangan kamar, tapi entah lah benda kalau sudah dicari pasti sulit ditemukan, benar kan!!.


karena tidak sabaran dan gusar ken langsung mencoba mendobrak pintu .


cekgrak...(pintu terbuka)


mata ken langsung melihat arah ranjang tapi tidak ada riffa disana, dia melihat sekeliling kamar dan berakhir ke pintu kamar mandi.


apa kau di dalam, ucap ken tanganya memegang handle pintu


masih sama hal nya dengan tadi kali ini juga tidak ada sautan dari riffa.


ken yang mulai khawatir membuka pintu dan masuk ke kamar mandi,


benar saja ken mendapati riffa yang tergeletak di lantai.


riffa!... teriak ken


badan nya panas sekali gumam ken


ken keluar memanggil sarita untuk membawakan nya baskom dan air hangat untuk mengompres riffa,


kemudian dia mengambil ponsel nya menghubungi dokter wahyu.


... ...


dok bagaimana tanya ken


dia tidak apa apa, hanya sedikit demam ujar dokter wahyu


setelah melewati beberapa pemeriksaan ken dan dokter melangkah keluar. ken hendak mengantar kan dokter itu sampai ke depan pintu untuk pulang.


ken...


ucap dokter tiba tiba saat ken akan masuk kembali ke dalam


iya dok.


begini, aku ingin riffa menjalani terapi sekali lagi, apa kau ada waktu mengantarnya ke rumah sakit? ucap dokter

__ADS_1


ken yang mendengar kata kata dokter itu tampak heran


bukankah dokter bilang riffa baik baik saja,, apa dokter tidak yakin dengan hasil pemeriksaan mu sebelumnya tanya ken tampak mengintimidasinya


tidak sama sekali


aku hanya ingin nona riffa melakukan terapi akupasi dan terapi kognitif, ini hanya perawatan biasa .


kalau kau tidak bersedia juga tidak apa apa ucap dokter, karena dia juga belum begitu yakin dengan dugaan yang ada di kepala nya.


baiklah aku permisi tuan ujar dokter wahyu, dia sudah melangkah pergi.


riffa baru membuka matanya, dia memegang kepala nya yang sedikit sakit dan pusing.


apa kau baik baik saja ujar ken yang baru masuk ke kamar


riffa melihat ken sekilas tapi tidak menjawab pertanyaan nya


istirahatlah , kau mau kemana tanya ken lagi yang melihat riffa bangun dari kasurnya.


tapi riffa tetap tak menjawabnya.


maafkan aku,...


tolong jangan salah paham, mengenai kejadian tadi pagi. ucap ken


itu tidak seperti yang kau bayangkan.


memang nya aku membayangkan apa ?


aku tidak peduliii!


aku bangun karena aku lapar, aku ingin makan, minggir tukas riffa karena ken menghadang jalan nya


hah, ada apa dengan nya!


aku bicara seperti ini juga karena aku kira dia marah mengenai kejadian pagi tadi,


wanita itu benar benar tidak bisa di tebak ... umpat ken yang melihat riffa telah meninggalkan nya


bersambung


suka dengan cerita ini?.


janga lupa like👍 and komen✍


terima kasih🙏

__ADS_1


__ADS_2