Tangga Ke Surga

Tangga Ke Surga
bersiap


__ADS_3

matahari bersinar masuk disela sela jendela kamar. riffa mengerjakan mata karena silau, lihatnya jam pada dinding kamar masih menunjukkan pukul 06:30 , gumamnya.


dilihat nya Ken masih belum bangun juga.


di tariknya selimut dan kembali memejamkan matanya.


seperti biasa di akhir pekan seperti ini, riffa bebas bermalas-malasan dikamar menyangkut jam bangun nya. suaminya libur mereka lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, waktunya berleha leha.


matahari sudah beranjak naik, Ken bahkan sudah terlihat rapi walau dengan baju rumah nya, dia terlihat segar dari selesai mandi karena rambut yang masih setengah basah itu. ken duduk di sofa dilihatnya istrinya belum menunjukkan ada tanda tanda akan bangun juga.dia beranjak mendekati istrinya


diusapnya rambut riffa menyingkirkan anak rambut kecil yang menutupi wajah istrinya.


"kenapa kau belum bangun juga, memang kau tidur jam berapa semalam? tanya Ken mendekatkan bibirnya pada telinga istrinya


dan tidak mendapatkan sambutan juga sepertinya riffa benar benar masih di bawah alam sadarnya.


di kecupnya puncak kepala riffa, dia berlalu dari sana . dan tak lama kemudian dia kembali ke kamar, untuk membangun kan istrinya.


"bangunlah ujarnya. jam berapa ini! kenapa kau masih belum bangun juga. ditangkup nya wajah riffa, dia memainkan bulu mata lentik istrinya agar mengerjab .


dan berhasil akhirnya riffa membuka matanya. masih belum sepenuhnya sadar tapi dia sudah membuka matanya. dilihat nya suaminya tersenyum duduk persis di samping nya. wajah Ken bahkan sangat dekat hanya beberapa cm saja dari wajahnya.


"Ken,


"bangun, karena aku tidak berkerja. kau jadi seenaknya .

__ADS_1


riffa hanya tersenyum, dia bangun dari posisinya duduk mensejajari suaminya. Ken lagi lagi mengusap rambutnya istrinya, lalu meninggalkan kecupan di sana.


"sudah, bersihkan dirimu sana, Ken beralih meninggalkan riifa mengambil paper bag yang berisi gaun yang dibelinya kemarin sore.


"ini cobalah, menyodorkan tas itu pada istrinya.


"apa ini Ken??


"kau kan punya mata, lihat saja!


"baju??,. terlihat terkejut walau sebenarnya dia sudah tahu apa isinya. dia sedang berpura pura. milik siapa ini? tanyanya


"milik ku! apa kau gila, sudah jelas aku menyuruh mu mencobanya jelas itu milikmu jawab Ken kesal akan pertanyaan istrinya


"untuk apa ken,


"bukan begitu Ken, maksud ku untuk apa membeli gaun Sagala, gaun yang yang kau belikan saja banyak sekali yang belum pernah ku pakai . ujarnya


"ini hari yang spesial untuk asisten ku, akan banyak tamu penting dan teman ku di sana, aku ku ingin memperkenal kan mu pada mereka. sudah cepat lah mandi aku akan menyelesaikan ini sebentar tunjuknya pada pada kertas di tangan nya.


"baiklah, kita akan pergi jam berapa?


"jam 2,.


"ngg... baiklah

__ADS_1


riffa masuk ke kamar mandi.


riffa masih dengan hajatnya di kamar mandi, entah apa saja yang dilakukan nya hingga cukup lama dia di sana.


riffa keluarga dengan jubah mandi membalut tubuhnya. mereka tengah bersiap untuk pergi ke pesta.


"Ken lihatlah, riffa menunjukkan penampilan nya dengan gaun pemberian suaminya, bagaimana ? sambung nya kemudian


Ken terpaku, riffa sungguh terlihat berbeda dari kesehariannya. dia benar benar terlihat cantik dengan walau hanya sedikit polesan make up tipis di wajah nya.


"Ken, bagaimana ? seru riffa


"a-a-apa,


"penampilan ku! ujar riffa kesal


"cantik ujar Ken, dia memalingkan wajahnya,


"benarkah? sungguh ?riffa tersipu dan tersenyum begitu bangga.


"maksud ku gaun nya sambung Ken


"apa? riffa hanya diam pada tempatnya tadi. kesal dia mendengar ucapan terakhir suaminya itu yang sedang memakai dasi didepan kaca.


aku tahu dia menyebalkan, kenapa aku langsung percaya pada kata katanya, sungguh memalukan! gumamnya

__ADS_1


Ken terlihat menahan tawanya, melihat istrinya itu dari kaca. dia pasti kesal sekali padaku ucap Ken dalam hati.


__ADS_2