Tempat Cinta Berpulang

Tempat Cinta Berpulang
#01


__ADS_3

“hei... kembalikan padanya” teriak seorang perempuan


pada tiga anak laki – laki yang tengah1 saling melempar boneka serta gadis


kecil yang berusaha mengambil boneka teddy miliknya. dengan tatapan tajam yang


siap menghancurkan apapun yang berada di depannya serta langkah yang sangat cepat


perempuan itu mendekati anak – laki tersebut. “aku bilang kembalikan” tegas


permpuan itu dengan tangannya melipat di dada. “nggak dengar ya, apa yang kakak


bilang” sarkas perempuan itu sambil mengambil paksa boneka teddy dari anak 1laki


– laki yang memegang  boneka tersebut .


ketiga anak laki – laki itu kemudian berlari meninggalkan perempuan itu1.”ini


bonekanya dek” kata perempuan itu sambil mengembalikan boneka tersebut. “sudah


jangan menangis ya” ucapnya sambil menghapus lembut air mata di pipi anak


perempuan tersebut. “makasih kak” kata yang keluar dari bibir mungil anak


perempuan yang tengah tersengguk karena tangisnya. “iya jangan sedih lagi, ok”


ucap perempuan itu tulus.”hmmm... nama kakak siapa?” tanya anak itu. “panggil


saja kak reni, oh ya kakak tinggal ya, kakak udah telat” ucap perempuan itu


sambil melirik jam tangan yang melingkar indah pada pergelangannya. “iya kak,


kak reni” kata anak itu dengan sesengguknya.


***


reni magenta, gadis yang tengah duduk di bangku


perkuliahan semester 4 di salah satu kampus negeri yang cukup menjadi favorit


di kota tersebut. dia terkenal cuek akan penampilan, pintar, disiplin serta

__ADS_1


memiliki sifat yang baik. karena prestasinya dia mendapat beayasiswa dari


pemerintah hingga lulus nanti. sejak kecil dia selalu bermimpi menjadi seorang


guru kelak nanti, karena sejak dia tinggal di panti kasih bunda dan itu pula


yang membuat dirinya menjadi perempuan yang hatinya penuh dengan kasih sayang.


***


1dengan tergesa – gesa reni memasuki ruang kuliah


dengan sedikit berlari.


tok tok tok


“maaf bu saya terlambat” ucap reni dengan berusaha


mengatur napasnya yang terus memburuh di dadanya.


“kenapa kamu terlambat?” ucap dosen yang


reni masih terpaku.


“maaf bu, tadi jalannya agak sedikit macet” ucap


reni. padahal hari ini dia terlambat karena membantu gadis kecil di taman tadi.


“baiklah untuk kali ini saya maklumi, tapi lain kali


jangan terlambat lagi” ucap dosen tersebut sambil mengalihkan pandangannya dari


reni.


“trima kasih bu” kata reni sambil beranjak duduk di


barisan paling depan.


“tuh anak beruntung amat”


“iya coba kalau kita yang terlambat nggak bakalan di

__ADS_1


izinin masuk”


“iyalah dia kan anak kesayangan semua dosen disini”


“emang yang kalau pintar cari muka”


gerutuh mahasiswa lain


“yang sabar anggap saja angin lewat” ucap reni dalam


batinnya menguatkan dirinya sendiri kemudian memfokuskan dirinya pada


penjelasan dosen di depan. selama jam kuliah reni tetap fokus pada dosen di


depannya ralat maksudnya pada apa yang dosen tersebut jelaskan dan sesekali


mengajukan pertanyaan apabila dia kurang memahami suatu hal. setelah duduk


hampir 2 jam dalam ruangan akhir dosen tersebut menyudahi proses perkuliahan


tersebut dengan tambahan tugas.


“akhirnya selesai juga” ucap reni dengan meregangkan


otot-otot punggungnya.


“setelah ini kemana yah?” tanya reni pada dirinya


sendiri


“apa aku ke perpustakaan aja ya buat ngerjain nih


tugas”


reni pun memutuskan untuk pergi ke perpustkaan


kampus, meski tugas itu masih lama deadline-nya namun reni tetap memilih untuk


menyelesaikannya.


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2