Tempat Cinta Berpulang

Tempat Cinta Berpulang
#5


__ADS_3

“hai kak ini untuk kak reni” ucap gadis dengan wajah


tempat senyum indah terlukis sambil memberikan permen lolipop.


“makasih dek, tapi kakak nggak ulang tahun hari ini”


goda reni


“ini karna kak reni, pernah tolongin aku dari anak


nakal itu” ucap naila tulus.


“makasih naila cantik” kata reni sambil mengusap


lembut kepala naila.


“kakak pergi ngampus dulu ya” tambah reni


“iya kak, hati – hati di jalan ya” ucap naila


melambaikan tangannya.


Kampus


“lagi 5 menit enaknya ngapain ya” batin reni. reni


merogoh saku tas-nya lalu mengambil lilopop pemberian naila.


“hahaha ternyata di kampus se-elit ini ada bocil


guys” hina clawdya pada reni yang tengah menikmati lilopop.


“tau tuh, udah gede kelakuan kayak bocah” tambah


winda


“nggak punya masa kecil yang bahagia ya” tanya dion


dengan ejekannya.


lain halnya dengan rendi yang memilih tak menggubris


apapun dan memilih meninggalkan pemandangan tersebut.


“ren mau kemana” tanya dion yang melihat kepergian


rendi.


“daripada kita urusin ni bocil, mending kita


nongkrong yuk ke tempat biasa” usul winda


“boleh juga tuh” kata clawdya setuju.


setelah perkuliahan hari ini selesai, reni

__ADS_1


menyempatkan waktu untuk pergi ke taman dekat kampus. karena untuk hari ini


warteg tempat ia bisa bekerja ditutup untuk 2 hari.


di taman


“ya awas ya kalau kakak dapet” ucap reni berlari


kecil mengejar naila yang berlari.


“naila awas....”teriak reni pada naila. naila yang


menengok ke belakang dan akhirnya


brruuuukkk


naila menabrak seseorang yang berdiri menghalangi


arah larinya


“aauuuh” rintih kecil naila


“kamu nggak papa kan naila” kata reni sambil


membantu naila berdiri


“mana yang sakit” tambah reni sambil memutar – mutar


tubuh naila


ditabrak naila.


“lo, ngapain lo disini” tanya reni


“suka-suka gue lah, emang ni taman punya nenek


moyang lo” ketus rendi


Flash on


di parkiran mobil kampus


“ren mau kemana lo” tanya dion


“nongkrong yuk ke tempat biasa” ajak clawdya


“lain kali ya gue lagi nggak mood, gue duluan ya”


ucap rendi dengan beranjak masuk ke mobil sport miliknya.


“yaudah, tapi janji ya. lain kali ikut” kata clawdya


“iya lain kali” kata rendi


rendi melajukan mobil sport miliknya meninggalkan

__ADS_1


kampus.


“kemana ya, enaknya. ke rumah ntar ada mama lagi”


batin rendi dengan ters melajukan mobilnya.


“apa gue ikut ajakan mereka saja ya” tanya batin


rendi


“tapi ntar kalau nanya – nanya gue mesti jawab apa


coba” gerutuh rendi


rendi kemudian lebih memilih memarkir mobilnya di


taman dekat kampus. rendi mendudukkan dirinya di kursi taman dibawah pohon yang


rindang, dan tanpa sadar ia mulai menjelajahi dunia mimpi.


“hahahaha sini kak, kejar aku kalau bisa”


“ya awas ya kalau kakak dapet”


“siapa sihh, berisik amat” ucap rendi risih. rendi


kemudian menemukan sumber suara yang membawanya keluar dari dunia mimpi.


rendi kemudian beranjak menghampiri suara tawa riang


yang telah mengusiknya.


Flsh off


“maaf ya kak, naila nggak sengaja” ucap naila dengan


kepala yang menunduk. melihat hal itu entah apa yang mengusik hati rendi.


“ok kakak akan maaf tapi ada syaratnya” ucap rendi


dengan berkacak pinggang.


“syarat” kata reni dengan menaikkan kedua alisnya


“kak harus ikut main ok” ucap rendi sambil


tersenyum.


“nih orang kenapa, salah minum obat kali yaa” batin


reni heran dengan senyum rendi yang tak pernah dia lihat sebelumnya.


“ok kak” kata naila sambil mengangkat kepalanya


serta tersenyum pada rendi.

__ADS_1


__ADS_2