
“reni” panggil seorang mahasiswi saat reni hendak
masuk ke toilet.
“iya ada apa?”
“itu diparkiran ada yang nungguin kamu, kelihatannya
ada urusan penting sama kamu?”
“ok, nanti aku kesana, makasih sudah memberitahu ku”
“iya, aku duluan ya. ada kelas soalnya” ucap mahasiswi
tersebut tersenyum dengan berlalu meninggalkan reni.
“siapa yang
mencari aku, apa sepenting itu sampai harus mendatangiku ke kampus. biasanya
juga kalau ada yang penting pasti nyarinya ke panti. apa aku membuat masalah,
tapi aku merasa tak melakukan apa-apa” batin reni berjalan ke arah parkiran.
sesampainya di parkiran reni mengamati tempat parkir
yang tidak begitu sepi, menjari keberadaan orang yang mencarinya dengan
memandang ke segala arah serta sudut – sudut parkiran.
“maaf nak reni ya?” ucap sopan seorang pria paruh
baya
“ehhh iya ada apa pak?” tanya reni yang sedikit
kaget karena tidak menyadari kemunculan pria tersebut
“tuan sudah menunggu anda” kata pria tersebut sambil
beralan menuntun reni ke sebuah mobil yang cukup mewah tanpa goresan sedikit
pun. pasti perawatanya yang cukup rutin.
“apa aku pernah bertemu dengan pria ini wajahnya
cukup familiar, tapi dimana ya?” batin reni dengan masih mengikuti langkah pria
paruh baya di depannya dengan tanpa mengatakan sepatah kata pun.
“silahkan masuk nona” ucap pria tersebut setelah
__ADS_1
membuka pintu jok belakang mobil.
“apa aku akan diculik” batin reni yang mulai khawatir
“tenang saja nona, tuan hanya ingin berbicara
sebentar pada nona” ucap pria tersebut seakan tahu apa yang difikirkan reni
akhirnya reni memberanikan diri untuk masuk kedalam
mobil tersebut.
“ini, dan segera tinggalkan rendi” itulah kata yang
pertama didengar reni dari orang yang duduk di samping reni dengan menyodorkan
secarik kertas yang siapa pun yang melihatnya pasti tahu namanya. ya itu adalah
sebuah cek.
“maksud apa anda” tanya reni
“bukankah ini tujuan mendekati anakku, jadi tinggalkan
rendi sekarang, dia akan saya jodohkan dengan perempuan yang sepadan dengan dia,
perempuan yang berpendidikan serta pantas untuk berada dalam keluarga kusuma”
“maaf jika anda berfikir demikian. tapi saya bukan
orang yang memandang materi dan bukannya mau kurang sopan tapi apa yang anda
lakukan dan apa yang anda katakan saat ini merupakan hal yang kurang baik dan
saya kira anda orang yang berpendidikan tapi nyatanya anda juga orang yang tak
bermoral sama sekali” ucap reni keluar dari mobil tersebut.
“dasar bedebah, kamu belum tahu siapa saya. tunggu
saja sampai kapan kamu akan tetap dengan pendirianmu.” ucap bayu dengan sinis.
setelah reni meninggalkan tempat parkir, fikirannya
terus tak tenang. dia begitu takut untuk kehilangan seseorang yang sudah memiliki
tempat khusus dalam hatinya.
saat hendak melangkah memasuki pekarangan panti reni
kembali dikagetkan dengan mobil yang sempat dia masuki siang tadi.
__ADS_1
reni mulai memperlamat langkahnya, dengan perasaan
yang mulai cemas yang bercampur rasa takut.
“reni sudah balik, ini ada yang nyariin. ibu kedalam
dulu ya” kata ibu beranjak berlalu meninggalkan reni.
“ada apa tuan kusuma yang terhormat, hingga datang
ke tempat kami” ucap reni beranjak duduk di kursi yang berseberangan dengan
bayu.
“sepertinya semua penghuni panti ini sangat
menyayangimu, lalu apa kau juga menyayangi mereka”
“apa masud bapak?”
“jika kamu masih menginginkan mereka masih bisa
mereka rasakan di tempat ini. segera tinggalkan rendi”
reni yang sudah mulai mengerti maksud hanya mampu
memikirkan masa depan keluarganya di tempat tersebut.
“apa memang harus seperti ini kisahku, setelah rasa
cinta mulai hadir aku harus mengahirinya” batin reni
“kau tahu betul semua pasti sanggup saya lakukan
termasuk meratan tempat ini dengan tanah. jadi fikirkan baik – baik tawaran
saya”
setelah perbicaraan mereka yang begitu lama, akhirnya
reni membulatkan tekat untuk perlahan –lahan melepaskan rendi.
meskipun akan ada tangis kesedihan serta kekosongan
dalam diri reni yang telah diisi dengan kehadiran rendi. tapi hidup ini harus
tetap berjalan meski tak sesuai dengan keinginan yang menjalaninya. hidup ini
harus terus berjalan bukan hanya untuk diri sendiri namun juga untuk orang
berada di sekitar kita.
__ADS_1