
" haish kenapa gue jdi linglung gini sih ." Gumam Irene merutuki dirinya sendiri
" huh ." Akhirnya Irene pun berjalan menemui kedua orang tuanya
" Mom Dad ." Panggil Irene , orang tua Irene menoleh
" loh kamu kesini Ren ." Tanya Aunty Sarah
" ia mom , gimana keadaan Salsa. " Tanya Irene sambil duduk
" masih seperti kemarin ." Jawab Aunty Sarah sendu
" owh ."
..
Waktu dengan cepat berlalu kini malampun telah tiba dengan cepatnya
Daniel keluar dari ruang inap Salsa ia baru saja selesai memeriksa perkembangannya
" Kemungkinan pasien akan mengalami tidur panjang atau bisa di sebut koma dalam waktu yang tak bisa kami perkirakan ." Jelas Daniel , Aunty Sarah terkejut begitu pun dengan Uncle Jhon
(btw Irene dah pulang ya )
" K.koma ." Ucap Aunty Sarah terbata bata
" Ia Nyonya ." Ucap Daniel
" ya sudah kalau begitu saya pwmit dahulu ." Ucap Dokter Daniel undur diri
" hiks...hiks...Dad.." Aunty Sarah menangis dalam pelukan Suaminya ia sudah mengharapkan Salsa segera sadar namun kenyataannya malah begini 😖
" Sabar Mom .. Salsa pasti bisa melewati semuanya ia kuat ." Ucap Uncle Jhon menenangkan istrinya
__ADS_1
Malam itu membuat Aunty tak bisa tertidur ia terus terjaga
Hingga pagi kini telah tiba dan semua mulai melakukan aktivitasnya kabar jika Salsa koma sudah sampai di telinga Nyonya Nayra
Detik detik berlalu dengan cepat jarum jam terus berputar tanpa lelah hari hari pun terlewati dengan berbagai kenangan di setiap detiknya
Tak terasa seminggu telah berlalu hari ini Tuan Muda Ardan menemui Aunty Sarah dan Uncle Jhon di rumah Aunty Sarah
" Jadi bagaimana keputusan anda Tuan ." Tanya Uncle Jhon
" sesuai kondisi yang ada jika Nona Salsa masih koma otomatis perjodohan ini tak bisa di lakukan untuk saat ini dan pihak medis oun tak dapat memprediksi kapan ia akan sadar maka dari itu saya akan mengundur perjodohan ini sampai ia sadar dan meminta persetujuannya agar kejadian itu tak terulang kembali ." Kelas Ardan panjang lebar , Aunty dan Uncle Jhon mendengarkan dengan cermat
" Itu lebih baik ." Jawab Nyonya Nayra menyetujui ia menyesal dulu memaksa untuk perjodohan ini di laksanakan
" Baiklah kami menurut saja ." Ucap Uncle Jhon dan di angguki oleh Aunty Sarah
" Karena tidak ada kepentingan lagi saya pamit undur diri dahulu , semoga Nona Salsa segera sadar ." Ucap Ardan
" Silahkan Tuan ." Ucap Uncle Jhon
" Ini kesempatan bagus buat gue dapetin hatinya hihihi ." Ucap Irene tertawa kecil ia segera berlalu ke kamarnya dan merangkai rencana
" Dia harus jadi milik gue apapun itu ." Ucap Irene bertekat ia mulai berfikir
" gue harus main cantik 😗 biar dia bisa jatuh hati sama gue dengan mudah , sekarng dia udah gk ada hubungan sama Salsa jdi gue punya kesempatan lebih , dia orangnya sibuk untuk nyuri waktunya itu pasti sulit dan gue harus bisa ketemu sama dia dengan mudah ." Otak Irene mulai berfikir ia menerawang jauh jauh semuanya
" haish susah amat sih ." Gerutunya kesal karena jika di bayangkan mendekati sosok seperti Ardan sangatlah susah dan rumit 😭😭
Namun Irene tak menyerah ia akan mengatur beribu ribu rencana sampai tujuannya tercapai
.....
Pagi Hari
__ADS_1
Hari ini Aunty Sarah pergi ke rumah sakit sendiri karena Uncle Jhon suaminya ada rapat meeting yang tak dapat di wakilkan sedangkan Irene gadis itu tak mau karena sebuah alasan
Aunty Sarah berangkat di antar sang supir menuju rumah sakit , setelah melalui perjalanan yang lumayan jauh akhirnya mobil yang ia tumpangi tiba di rumah sakit tanpa ada halangan suatu apapun
Setelah itu supirnya pamit pulang dan Aunty Sarah berjalan sendiri ke ruang inap Salsa
ia membuka pintu tersebut , Saat ini Salsa sudah di pindahkan di ruang rawat jadi Aunty Sarah bisa menjengukkan kapan saja meskipun tetap ada batas besuk nya
Aunty Sarah duduk di kursi yang di sediakan di situ berada tepat di samping ranjang Salsa
" Pagi Sa..Aunty datang lagi nih... maaf ya semalem Aunty gk nemenin Salsa di sini ..." Ucap Aunty Sarah
" Cepet bangun ya Sa...jangan tidur mulu ."
" Kita disini rindu sama kamu Sa..please bangun ."
" Maafin Aunty yang nggk bisa jaga kamu hiks...hiks..." Aunty Sarah mulai terisak namun ia segera menghapus air matanya
" Kamu orang yang kuat ,dan kamu pasti bisa melewati ini semua cepet bangun ya sayang ." Aunty Sarah terus mengajak Salsa berbicara ia mengobrol banyak hal termaksud kenangan masa kecil Salsa dulu semua kenangan yang indah ia ceritakan berharap Salsa segera membuka matanya
Baru seminggu Salsa koma namun rasanya ini sudah setahun , jika dulu ia tak bertemu dengan Salsa mungkin karena jarak namun saat ini karena kondisi
ia merindukan semuanya
Hati Aunty Sarah selalu saja sakit jika melihat Salsa kesakitan dan tak berdaya , hatinya remuk dan hancur ia merasa tak becus menjaga Salsa putri yang di titipkan olehnya dari sahabat sejatinya
Seseorang yang sangat berarti baginya , seseorang yang sudah ia anggap keluarga kandung nya sendiri
hufh
mengingat hal itu Aunty Sarah kembali menangis , ia sangat menyesal jika mengingat waktu itu
" Aunty akan menjagamu sebisa Aunty Sayang , Aunty tidak akan membuatmu tersakiti lagi ." Lirih Aunty sambil menggenggam tangan Salsa
__ADS_1
*Bersambung
Author : Hello readers ku sedikit pemberitahuan ya selama bulan ramadhan author nggak bisa update rutin jadi mohon maaf ya dan selamat menunaikan ibadah puasa ramadhan