
" WOIIII! BANGUN JAN MOLOR TERUS ." Teriak seseorang yang terdengar nyaring di telinga Daniel membuat pria itu terbangun dari tidur dan keluar dari mimpi indahnya
" Berisik tau nggk! ganggu orang lagi tidur aja nggk bisa apa biarin gue bahagia dikit gitu walau hanya dalam mimpi ."Ucap Daniel dengan kesal
" yee...salah siapa lu molor sampai jam berapa nih udah mau gelep noh langit ." Ucap Ardan tak kalah kesal sudah tadi di bangunkan sangat susah dan saat bangun malah marah marah
Hadeh...nasib...nasib
" Hah???😵 ."Daniel terlihat masih linglung ia melihat suasana luar dari jendela dan benar langit sudah hendak gelap
"OMG...berapa lama gue tidur ?" Tanya nya tak percaya jika ia telah tidur selama itu dan tadi 😱 hanya mimpi semata 😭
" 1 abad mungkin , udah pergi sono gue mau pulang , cepetan keluar sebelum hantunya yang keluar ."Ucap Ardan masa bodo dan segera melangkah keluar dari ruangan tersebut meninggalkan Daniel yang masih shock
" Astaga! woii... tungguin ."Ucap Daniel bergegas bangkit dan keluar sambil merapikan rambutnya yang acak acakan tanpa cuci muka terlebih dahulu walaupun begitu ia tetap terlihat tampan dan mempesona 😍
Daniel pun segera menuju parkiran dan masuk ke mobilnya tak biasanya ia sampai ketiduran selama itu
**
Beberapa hari kemudian
Untuk memenuhi kewajibannya sebagai pemilik perusahaan keluarga Liyn , Salsa pun kini telah bersiap dengan pakaian kantornya untuk menuju perusahaan cabangnya yang ada di kota tersebut
Ia nanti akan berangkat bersama dengan Perwakilan dari perusahaan milik Ardan
Kini Salsa telah siap dan segera mengendarai mobilnya menuju perusahaannya , sedikit deg deg an karena ini kali pertamanya datang ke cabang perusahaannya yang ada di kota tersebut
" Semangat Salsa pasti bisa tunjukkan tanggung jawab mu ."Ucap Salsa menyemangati dirinya agar tak gugup dan bisa bersikap profesional nantinya
Setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang kini Salsa telah tiba di perusahaan cabangnya
Tak terlalu besar karena hanya perusahaan cabang
Salsa pun memakirkan mobilnya di tempat parkir khusus , baru datang ia langsung di sambut oleh sekertaris nya yang mana ia hanya mengetahui kinerja dan namanya namun belum pernah bertemu langsung
" Selamat Datang Nona ."Ucapnya membungkuk hormat gadis bernama Yuna itu terlihat tak jauh beda umurnya dengan Salsa
" Iya ." Jawab Salsa tersenyum canggung
"mari nona ." Ucap Yuna dengan sopan ia pun berjalan di samping Salsa sambil menunjukkan arah jalannya
Karena baru pertama kali datang ke perusahaan para karyawan nampak memberi hormat kepadanya
__ADS_1
Kini mereka telah tiba di ruangan Salsa
"Ini ruangan anda Nona ." Ucap Yuna membuka pintu ruangan kerja Salsa cukup menarik
" awh...oke terima kasih a."Salsa bingung mau memanggil Yuna dengan sebutan apa
"Panggil saya Yuna saja nona 😊." Jawab Yuna tersenyum dan seakan mengerti apa yang di pikirkan oleh bos muda nya itu
Meskipun baru kenal tapi ia harus sebisa mungkin membantu bossnya tanpa perlu di perintah itulah yang Ardan tegaskan padanya membuat ia langsung menunduk patuh
"a..oke..Yuna ." Jawab Salsa sedikit kikuk
" Iya Nona...Keberangkatan ke lapangan proyek akan di lakukan jam 9 nanti dan nona masih memiliki waktu 2 jam sebelum itu , 2 jam itu bisa nona lakukan dengan kegiatan pribadi nona ." Ucap Yuna menjelaskan semuanya secara rinci tanpa di tanya
"ah...baiklah terima kasih sudah memberi tahuku ." Ucap Salsa senang mendapat teman kerja yang seperti Yuna
"Ini sudah tugas saya Nona.. kalau begitu saya permisi dahulu jikalau nona butuh sesuatu langsung hubungi saya saja dengan nomor yang sudah tersedia ." Ucap Yuna
" Oke ."
Yuna pun membungkuk hormat dan berlalu pergi ke ruangannya untuk mengerjakan hal yang lain
"owh...rapi sekali ruangan ini ." Ucap Salsa menatap sekliling dan ia pun tersenyum kala ada nama pengenal di mejanya
"wow...ternyara ini pangkat ku cukup tinggi juga ." Ucap Salsa kemudian ia duduk di kursi kebesarannya
rasa bertanggung jawabnya dan kemanusiaannya lebih besar saat disitu
" aish...2 jam aku melakukan apa coba ."Gumam Salsa bingung karena ia tidak di suguhi apapun di situ walaupun hanya buku atau apapun tidak ada sama sekali
"membosankan ." Ucap Salsa ia pun mengambil ponselnya dan memantau perusahaannya di luar negri terutama di kantor pusat
" Tak ada kendala semuanya aman ." Ucap Salsa tersenyum senang
" lancar...tak ada yang keliru juga.."Ucap Salsa sepertinya tanpa dirinya pun semua akan berjalan lancar yang di butuhkan kan cuma tanda tangannya doang 😢 bukan orangnya hanya nama yang dapat membawanya ke dunia ini
Puas memantau keadaan di sana Salsa pun memutuskan untuk memanggil Yuna
"ada apa Nona memanggil saya apakah ada yang bisa saya bantu ?" Tanya Yuna
" apa tidak ada yang bisa ku kerjakan ?"Tanya Salsa
" untuk saat ini tidak ada nona apakah nona bosan ?"Tanya Yuna
__ADS_1
"iya aku bosan jika tidak melakukan apapun ." Ucap Salsa
" oh ya apa aku bisa meminjam komputer ?"Tanya Salsa
"tentu saja Nona ." Ucap Yuna
" wow...aku ingin meminjamnya ." Ucap Salsa
"baik Nona saya ambilkan dahulu ." Ucap Yuna pergi kemudian datang lagi dengan membawa satu buah komputer di tangannnya
"ini nona ." Ucap Yuna
"baiklah terima kasih ." Ucap Salsa
"Sama sama Nona apakah ada yang lain ?" Tanya Yuna memastikan
"tidak ada ."
" Kalau begitu saya permisi nona ."Ucap Yuna pamit undur diri dan Salsa mengangguk sebagai jawaban
Setelah kepergian Yuna Salsa melakukan banyak hal dengan komputer itu entah apa yang ia jangkau hanya dia yang tahu
2 Jam pun berlalu kini ia tengah bersiap siap pergi di dampingi oleh Yuna sang sekertaris yang penurut dan dapat di andalkan walau masih muda
Karena sudah menjadi kesepakat jadi Salsa berangkat bersama dengan Ardan menggunakan satu mobil
ia menunggu Ardan dan Pak Dio datang
Setelah kedua pria itu datang mereka mengobrol sebentar lalu masuk ke mobil dengan posisi Pak Dio yang mengemudi dan Yuna duduk di depan sedangkan Salsa dan Ardan di belakang
Perjalanan di lalui tanpa ada obrolan di antara mereka berempat semuanya hanya diam tanpa berbicara sepatah kata pun
Setelah kurang lebih 1 jam dalam perjalanan kini mereka telah tiba di tempat lokasi dengan selamat
Keempatnya turun dan berjalan beriringan mereka di sambut oleh para pekerja yang tengah beriristirahat
" Selamat Datang Tuan dan Nona ." Sapa Tuan Mark yang sudah datang terlebih dahulu ia pun menyapa sang cleint yang baru datang
Salsa memblasnya dan senyuman tipis dan sedikit membungkuk sebagai tanda hormat
" Mari kita ke tempat yang teduh dahulu Tuan tuan dan Nona nona ." Ucap Tuan Mark
" Baik Tuan ." Ucap Ardan mereka pun menuju tempat yang teduh dan nyaman untuk membahas hal seputar bisnis perbisnisan
__ADS_1
****Bersambung
dadakan readers 🙈***