
๐น๐น๐น๐น Pagi Hari ๐น๐น๐น๐น
Pagi pagi sekali Salsa sudah di hebohkan dengan berita yang sedang trending pagi ini di media sosial ia terkejut bukan main setelah melihat itu
"๐ฐ๐ฐ KENAPA SEPERTI INIโTIDAAKK NAMAKU TERCEMAR ๐ฑ๐ฑ ." Pekik Salsa heboh tak karuan ia mondar mandir bingung
"aaaakhhh gimana dong ๐ซ ." Ucap Salsa ia bingung harus melakukan apa untuk masalah ini
Bagaimana tidak bingung jika beritanya seperti ini
~ Seorang model terkenal yang namanya tak asing lagi di masyarakat siapa lagi kalau bukan nona Salsa Vyone , dengar dengar telah melakukan dinner romantis dengan CEO kebanggaan kita Tuan Muda Ardan Bramasta juga mereka seling kali muncul berdua dan bersama namun kita di gemparkan ๐ฑ dengan sebuah foto yang mana di situ terdapat terdapat Nona Salsa tengah berpelukan mesra dengan Tuan Muda Daniel Kusuma , 3 orang yang sangat terkenal di dunia ini terlibat skandal asmara~
Bukan berita utama itu yang menganggetkan tapi komentar yang menanggapai berita itu , di situ Salsa merasa di sudutkan karena di nilai murahan akibat mendekati pria sukses sekaligus dalam jangka waktu yang sangat dekat dan juga beritanya semakin di tambah tambahkan membuat citra Salsa memburuk
Ribuan pesan Salsa terima dari berbagai aplikasi karena berita tersebut walaupun baru beberapa menit di unggah tapi sudah menyebar dengan luas dan cepat
"huwaaa.. ๐ญ gue harus gimana Tuhann ." Ucap Salsa frustasi akibat di gencar ribuan pertanyaan yang membuatnya pusing
Bingung hendak melakukan apa Salsa pun memghubungi Ardan
"Kak...." Setelah telfon tersambung Salsa langsung memanggil Ardan dengan nada memelas
" Aku nggk mau berita nggk jelas itu menyebar huhuhu...suruh di hapus dong kak."Pinta Salsa merengek pada Ardan karena ia tau jika Ardan bisa mengatasinya
" Ini juga lagi ngurus itu Sa.sekarang kamu diam di dalam kamar aja jangan keluar soalnya banyak wartawan yang lagi mengincar santapan ."Ucap Ardan yang kini tengah sibuk mengurusi berita menggemparkan itu
"hiks...oke kak..." Ucap Salsa dan segeea memutuskan sambungan telefon ia duduk di ranjang dengan kasar , hatinya sedikit tenang karena Ardan telah mengurus masalah ini jadi dia tidak akan terlalu terbebani
"hufh..moga cepet selesai.." Doa Salsa tiba tiba ia teringat Daniel mau bagaimana pun Daniel terlibat dalam berita ini
"Bang Danie gue harus tanya dia ." Ucap Salsa dengan segera menghubungi Daniel tak butuh waktu yang lama telefon terhubung
" Sa..lo nggk papa kan."Sebelum Salsa berucap Daniel lebih dulu bertanya dengan khawatir ya pria itu akan mengawatirkan hal yang sepele
"aku nggk baik baik aja , gimana trntang berita itu bang ." Tanya Salsa
" Kamu tenang aja jangan terlalu di pikirin abang bakalan berusaha meredam berita ini biar nggk menyebar ."Ucap Daniel menenangkan Salsa dengan suara yang lembut
" Iya bang..."Saut Salsa
__ADS_1
" Ya udah abang ngurusin ini dulu ya jangan lupa makan byee ."Ucap Daniel memutuskan sambungan telefon
"byee." lirih Salsa
"tenang dan tenang tapi nggk bisaa๐ญ๐ญ ." Ucap Salsa bagaimana ia bisa tenang jika saat ini harga diri nya tengah di pertaruhkan di depan publik
Salah sendiri sih melupakan para penggosip yang tak terlihat keberadaannya dengan jelas , sudah tau namanya terkenal tapi berkeliaran seperti hanya warga biasa tanpa status tinggi di negara , sekarang jadi begini nangis nangis๐ญ๐๐
....
Karena masalah ini ada sangkut pautnya dengan Daniel maka Ardan pun menghubungi pria itu
"Ke kantor gue sekarang!" Tanpa menunggu respon Daniel Ardan langsung mematikan sambungan telefonnya setelah selesai berkata di seberang sana Daniel berdecak kesal
"lama lama gue terkam lo ya semena mena sama gue ๐ค." Geram Daniel walaupun kesal tapi ia tetap berangkat ke kantor Ardan
Setibanya di sana tanpa memperdulikan sapaan karyawan Daniel langsung menuju ruangan Ardan
ceklek
Daniel membuka pintu tanpa mengetuk terlebih dahulu ia pun langsung duduk di depan Ardan tanpa di suruh dan tidak menyapa Ardan
"terserah ." Ucap Daniel ketus
"huh..jadi gini karena berita itu udah menyebar dengan luas dan cepat secepat angin berlalu jadi susah kalau kita harus nutup informasi satu persatu karena ini udah trending di dalam negri sampai luar negri bahkan rakyat biasa pun dah tau.." Jelas Ardan mengutarakan kondisi saat ini
"kalau nggk di redam emang efeknya parah banget yak?" Tanya Daniel dengan polosnya
Membuat Ardan naik pintam
"Ya jelas parah 0gep selain citra kita buruk , juga ngaruh ke perusahaan karena skandal nggk jelas ini juga bisa bisa Si Salsa ngambek sampai berbulan bulan Bodoh!" Ucap Ardan ngegas di ruangan itu hanya ada mereka berdua
"yaellah gitu aja nge gas kan mana ku tau ." Ucap Daniel tanpa dosa
"sabar...sabar..." Batin Ardan yang saat ini ingin sekali memukul wajah mulus sang adik
"Trus caranya alternatif nya gimana ?" Tanya Daniel mulai serius walau nada bicaranya masih agak santai
"jalan satu satunya yaitu kita adakan rapat dan itu akan di tayangkan di berbagai media televisi." Ucap Ardan
__ADS_1
"yang di tayangin apa?" Tanya Daniel
๐ Ardan tersenyum misterius membuat Daniel mendelik tak suka ia sudah hafal jika begini maka sesuatu tak mengenakkan dirinya pasti terjadi apalagi melihat keadaan yang ada
"Apa?" Tanya Daniel
Ardan pun mengutarakan rencananya secara detail tanpa ada yang terlewat satupun
๐ฒ
"Nggk jelas lo ogah ." Tolak Daniel secara mentah mentah
"Ayolah Dan...cuma ini jalan satu satunya cepat atau lambat publik juga tau lah ." Ucap Ardan merayu Daniel dan membujuknya agar menyetujui rencana mereka
"Tapi kenapa harus itu , lo tau kan paman sama bibi gimana mereka nggk bakalan terima dan gue nggk mau ada hal buruk terjadi ." Ucap Daniel mengutarakan kekhawatirannya
"Kita nggk bakalan bisa membuat publik percaya tanpa bukti dan gue tau mereka nggk bakalan setuju , bahkan untuk bertemu pun itu harus diam diam ." Jelas Daniel ia nampak gusar
" Usaha lah Dan..Paman sama bibi lo pasti bisa ngertiin ini udah hampir 27 tahun masa belum bisa ikhlas lo juga udah besar kali."Ucap Ardan menepuk pundak Daniel
"gue akan usahain ,btw rencananya kapan nih ." Tanya Daniel
"Kayanya minggu depan ." Ucap Ardan
"tapi gue akan usahain secepatnya lo urus bagian lo sebaik mungkin semoga berhasil ." Ucap Ardan
"hmm ." Daniel tersenyum tipis ia nampak memikirkan cara agar bisa melakukan hal itu yang sangatlah susah di gapai
"Lebih baik lo pulang dulu ." Ucap Ardan
"iya ." Daniel pun berlalu pergi ia pergi menuju rumahnya dan menyusun strategi
Sungguh di luar dugaannya selama ini
...... ... .......
****bersambung
Jangan lupa like komen , vote dan gift ya readers***
__ADS_1