
Pagi Hari
"hoaammm 😪." Salsa menguap dan mengucek ucek matanya ia masih mengumpulkan nyawanya yang belum sepenuhnya terkumpul dan beradaptasi dengan cahaya di ruanga tersenyum
"eughhh... hoaam 😪 dah pagi ternyata ." Ucap Salsa bangkit dari tidurnya ia duduk dan turun dari ranjang kemudian berjalan ke kamar mandi dan mandi pagi
Setelah selesai mandi dan memakai baju ia membereskan tempat tidurnya kemudian ia duduk dan membuka ponselnya
" 😃 wah... ada job guys ."Ucap Salsa tersenyum senang karena mendapat tawaran untuk menjadi bintang film
"it" s okay gue akan menerimanya ." Ucap Salsa dan segera merespon tawaran tersebut dengan cepat
setelah melakukan beberapa percakapan ringan melalui via online kini ia dan sang cleint akan bertemu secara langsung
Salsa pun bergegas berganti baju dan bersiap siap , setelah semuanya siap ia langsung meluncur ke lokasi
Hari ini jalanan cukup padat hingga membuat waktu yang di butuhkan Salsa dalam perjalanan semakin panjang tapi karena senang ia tak terlalu peduli keadaan jalanan yang macet
"Senangnya akhirnya gue dapet kerjaan lagi jadi nggk nganggur deh hihi 😂 " Ucap Salsa tersenyum senang
Kini mobil yang Salsa kendarai mulai melaju dengan lancar dan menuju jalanan yang cukup sepi sehingga Salsa bisa berjalan tanpa hambatan apapun
Hati yang senang membuat ia selalu tersenyum dan melupakan masalahnya tapi...
brukk....
😱
Ada sebuah mobil yang berhenti mendadak di depan Salsa membuat Salsa tak bisa mengelak dan menabrak bagian belakang mobil di depannya
"Astaga gawat!" Ucap Salsa panik ia kalang kabut tak karuan
Seseorang pria pemilik mobil tersebut keluar dengan ekspresi marah lalu menghampiri Salsa , Salsa tak terlalu memperhatikan si empu mobil
Ia pun langsung keluar dari dalam mobil
"Maaf Tuan saya tidak sengaja menabraknya tadi ." Ucap Salsa tak beranj menatap pria di hadapannya
😶
"Saya akan.. ganti r..." Ucapan Salsa terputus kala melihat siapa lawan bicaranya
__ADS_1
Tatapan keduanya bertemu dan terpaku untuk waktu yang tak sebentar
hugh....
Pria itu langsung memeluk Salsa dengan erat
"Kak Ar.." Batin Salsa ia terkejut dan diam pasrah , kini dirinya tengah berada dalam pelukan Ardan
Dengan Jelas Salsa dapat mendengerkan detak jantung yang berpacu lebih cepat itu di dada pria yang memeluknya tersebut
Tak membalas ataupun menolak Salsa hanya menurut
"Maaf ." Itulah kata yang pertama kali ia dengar setelah cukup lama Ardan hanya diam tak bersuara , pria itu belum melepas pelukannya dan malah semakin mempereratnya
" Maafkan aku...Sa maaf ."Ucap Ardan tulus
Salsa tersadar ia pun segera memberontak dan melepas pelukan pria itu , dirinya hanya diam dan mengalihkan pandangannya
"Maafin Aku Sa.. aku menyesal melakukan itu aku akui aku salah telah mempermainkan mu tolong beri aku kesempatan untuk mendapat maaf darimu ." Ucap Ardan berkaca kaca dan meraih tangan Salsa
Sekuat tenaga Salsa menahan air matanya ya ia tak akan pernah kuat jika dalam kondisi seperti ini
"Sa.. ku mohon dengarkan aku ." Ucap Ardan membawa Salsa dengan paksa ke plukannya
Lagi lagi ia lemah tak berdaya dan tak bisa menolak pelukan dari Ardan , Pria itu memeluknya dengan erat
" Maaf kan kami Sa."Ucap Ardan tulus dari hati yang paling dalam
tes...
Salsa tak kuasa menahan air matanya ia pun terisak walaupun sekuat tenaga menahannya tapi air mata itu tetap saja mengalir
" Aku tau kau mungkin sangat sangat kecewa dengan kami tapi aku mohon Sa..jangan seperti ini maaf ."Ucap Ardan tak berhenti hentinya meminta maaf
"hiks...hiks...Lepasin!" Ucap Salsa memberontak tapi ia kalah tenaga dari pria itu
"sekali ini saja Sa." Ucap Ardan
"Jika kau marah jangan jauhi kami jangan benci kami lukai fisik kami saja Sa jangan hati kami ." Ucap Ardan
"Lepaskan ! " Ucap Salsa memberontak sekuat tenaga
__ADS_1
" Kalian penjahat!"Ucap Salsa lirih hatinya kembali sakit teriris iris
" Lepaskan Aku!"Pinta Salsa dengan nada suara sedikit meninggi , tak tega Ardan melepaskan pelukannya
Mendapat kesempatan Salsa langsung menghempaskan tangan Ardan dan masuk ke mobil lalu menguncinya
"Sa...ku mohon maafkan kami Sa." Pinta Ardan memelas
Salsa tak mendengarkannya ia segera memundurkan kendaraannnya dan mencari jalan lalu melaju pergi
"aakhh...." Teriak Ardan frustasi dan menendang mobilnya , baru kali ini ia terlihat lemah dan itu hanya karena seorang perempuan
...
Salsa melajukan mobilnya menuju lokasi di tengah jalan ia merapikan penampilannya
Setibanya di sana Salsa segera turun dari mobil dan menuju ruangan khusus yang akan di gunakan untuk pertemuan nantinya
Sampai di sana sang cleint sudah datang , Salsa pun memberi salam penghormatan dan sedikit perkenalan tanpa basa basi mereka langsung membahas hal utamanya
Mereka akan merekrut Salsa menjadi salah satu pemain di film mereka nanti , mereka juga berkata jika film tersebut akan diadakan di luar negri sesuai dengan tema film tersebut
Tak hanya itu mereka juga menjelaskan tentang masa perjanjian kontrak , falisitas yang di terima dan lain lainnya secara detail dan rinci
Salsa mendengarkannya dengan seksama setelah di pikir pikir Salsa pun menerimanya dan menandatangi surat kontrak tersebut
Mereka pun melakukan perbincangan ringan yang memakan waktu lumayan lama setelah itu Salsa pmit undur diri
Sehabis pertemuan itu Salsa mampir ke restoran di situ ia mencari tempat duduk dan duduk di situ lalu memangku kepalanya
"haish.." Salsa tengah pusing ia pun memesan minuman yang mamou membuatnya sedikit lega sambil menunggu Salsa merenung
"jujur gue nggk tega kalau kaya gini tapi hati gue terlanjut sakit karena perbuatan mereka ." Ucap Salsa dalam hati ia sangat dilema dan bimbang
" hmm..mungkin sebaiknya aku memaafkan mereka saja 🙂."Ucap Salsa dalam hati , ia akan memaafkannya lalu melupakannya bukankah itu rencana yang bagus untuk dirinya
Ia tak ingin lagi terikat hubungan dengan dua pria itu dan melepas semua ikatan kecuali ikata kekerabatan antar keluara ya hanya itu saja tidak ada yang lain 🙂
.
*Bersambung
__ADS_1