Terjebak Cinta 2 Tuan Muda

Terjebak Cinta 2 Tuan Muda
Episode 65


__ADS_3

"Andai waktu dapat di kembalikan , aku ingin sekali menebus semua kesalahanku selama ini kepada kalian...walaupun kita tak bersama tapi setidaknya tidak ada dendam dan rasa sakit di hati ini ." Ucap Nyonya Nayra


" Semoga kalian tenang mas.. di alam sana sekali lagi maafkan aku ."Ucap Nyonya Nayra seraya menghapus air matanya kemudian menyimpan foto itu ke tempat semula tak ingin terlihat sembab Nyonya Nayra mencuci mukanya agar terlihat fresh di usianya yang sudah tak muda lagi


Setelah itu Nyonya Nayra pun keluar hari ini kedua putranya tidak menginap di situ jadi suasana mashion mewah itu nampak hening


.... ....


Pagi Sekali Ardan sudah bersiap dengan jas kantornya ia hari ini ada rapat penting dan di adakan lebih maju dari jadwal biasanya


Dengan langkah tegap dan percaya diri Ardan memasuki sebuah ruangan ia memberikan sedikit hormat kepada sang clein kemudian memulai rapat tersebut


1 Jam berlalu rapat telah usai Ardan pun kembali ke ruangannya ia langsung di sambut dengan tumpukan berkas yang harus ia tanda tangani


Sambil mengerjakan pekerjaannya Ardan merenung


"emm... gue jadi pengen nyoba cara itu deh 😈 ." Ucap Ardan menyeringai entah apa yang ia maksud


" Mari kita mulai bermain licik😏."Ucap Ardan ia pun mulai menyusun sebuah rencana yang amat licik


........ ......


" πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ astaga hahaha ." Salsa tertawa akan lelucon yang di buat teman temannya ia kini tengah sibuk dengan ponselnya dan saling bertukar pesan dengan teman temannya


tring...


Sebuah notif pesan dari seseorang yang tak asing lagi bagi Salsa , Salsa pun memeriksa pesan tersebut terlebih dahulu


Ardan πŸ’¬


Hi Sa


Salsa πŸ’¬


Hi too kak


Ardan πŸ’¬


Nanti sore sibuk nggk , ada hal penting yang mau aku omongin


Salsa πŸ’¬


Nggk sibuk , emangnya mau ngomong apa sih kelihatannya penting banget


Ardan πŸ’¬


ada deh , kalau gitu nanti sore kita ketemuan di tempat X


Salsa πŸ’¬


oke jam berapa ?


**Ardan πŸ’¬


4

__ADS_1


Salsa πŸ’¬


oke**


" mau ngomong apa ya ?"Tanya Salsa pada dirinya sendiri ia penasaran dengam topik pembahasan yang akan Ardan katakan nanti


" aish.. ya sudah lah."Ucap Salsa masa bodo dan kembali ke room chat dirinya dan teman temannya


********


Sore pun telah tiba


Salsa telah siap ia pun pergi keluar apartemen dan segera mengendarai mobilnya menuju tempat X


Sepanjang perjalanan Salsa berfikir , apakah ada masalah atau apa hingga Ardan mengajaknya bertemu


Tak terasa kini ia sudah sampai di tempat X Salsa pun memakirkan mobilnya dan menuju tempat tersebut


Seperti sebuah ruangan khusus yang di buat untuk mengadakan pertemuan penting


Salsa pun memasuki sebuah ruangan sesuai petunjuk yang di berikan petugas di situ


ceklek..


Salsa membuka pintu dan di situ hanya ada Ardan seorang


" Sore kak ."Sapa Salsa tersenyum tipis entah kenapa suasananya sangatlah mencengkam


"sore juga ." Saut Ardan


" btw kakak mau ngomong apa sih ?"Tanya Salsa yang begitu penasaran


" Nanti kamu juga tau ."Jawab Ardan seraya tersenyum


" silahkan di nikmati dahulu hidangannya Sa ." Ucap Ardan , Salsa pun mengangguk ia masih berfikir apa yang akan di katakan Ardan


Mereka hanya saling diam tanpa ada pembahasan selama kurang lebih 10 menit setelah itu terdekat pintu terbuka


" Maaf ya jadi nunggu lama ."Ucapnya yang tak lain adalah nyonya Nayra


" Eh...nggk koq Bu ."Ucap Salsa sedikit kaget perasaannya mulai tak karuan saat melihat keberadaan Nyonya Nayra di situ


" 😊 ."Nyonya Nayra tersenyum kemudian duduk di samping putranya dan Salsa hanya bisa tersenyum canggung


" hufh...jadi gini Sa ." Nyonya Nayra memulai pembicaraan wajahnya berubah jadi serius


deg


deg


deg


Salsa nampak deg deg an dan mulai tak karuan


" Jika Kamu nggk keberatan kamu mau kan bertunangan lagi sama Ardan. "Ucap Nyonya Nayra membuat Salsa terkejut bukan main

__ADS_1


"😨 m..ma..ksudnya ." Tanya Salsa terbata akibat terkejut


" jadi gini πŸ˜” maaf sebelumnya kalau aku egois tapi kamu udah tau kan kalau aku suka sama kamu, aku berharap bisa lebih dekat dengan kamu ."Ucap Ardan


" kami juga nggk maksa koq Sa tapi Ibu sangat berharap kamu mau jadi menantu Ibu ."Ucap Nyonya Nayra memelas ia sangat memginginkan Salsa menjadi menantunya


deg


Salsa terdiam


β€œ apa ini! apa yang harus ku lakukan !" Batin Salsa


" Jadi bagaimana kamu mau apa tidak menjadi tunangan Ardan ."Tanya Nyonya Nayra penuh harap


😊


Salsa tersenyum manis sebelum berkata


" aku mau koq Bu ."Ucap Salsa membuat Nyonya Nayra bahagia


"serius ? kamu mau!" Tanya Ardan memastikan dan Salsa mengangguk sebagai jawaban


"makasih Sa ." Ucap Ardan langsung memeluk Salsa erat , Salsa hanya diam dan membalas pelukan Ardan


" makasih ya sayang...kalau begitu minggu depan kita bakal mengadakan acara pertunangan secara resmi ."Ucap Nyonya Nayra tersenyum senang


Salsa mengangguk dan menurut seraya tersenyum paksa


Setelah itu mereka berbincang sebentar lalu Nyonya Nayra pamit pulang


"kau tau aku sangat bahagia ." Ucap Ardan memeluk Salsa erat


Salsa hanya diam seribu bahasa


Karena hari semakin gelap Ardan pun mengantarkan Salsa pulang , setibanya di apartemen Ardan langsung pamit pulang


Brak...


Salsa menutup pintu kamar dengan sedikit keras


"hiks....hiks..." Setetes demi tetes cairan bening mengalir dari mata indah Salsa


"aku bingung harus berkata iya atau tidak aku bingung! Aku tak tau harus menjawab sesuai hati atau logika !" Ucap Salsa terisak ia memegangi dadanya yang sesak


" Aku ingin bebas tapi kenapa! hiks...dunia ini jahat!" Ucap Salsa menangis tersedu sedu sedari tadi ia diam karena menahan tangis dan kini ia melampiaskan semuanya rasa sesak yang ia tahan sedari tadi


"πŸ˜– Kenapa aku tidak bisa hidup dengan keinginan dan sesuai caraku sendiri kenapa selalu ada aturan yang mengikat ku hiks.." Ucap Salsa membayangkan semuanya hanya bisa membuatnya semakin terluka


Ia tak membencinya atau membenci takdir ia hanya ingin sebuah kebebasan


"Aku tak bisa menolaknya atas apa yang telah mereka berikan padaku tapi aku tidak ingin menjalani hubungan ini ." Ucap Salsa


" Mungkinkah aku harus merelakan kebebasanku untuk ini ?"


*Bersambung

__ADS_1


__ADS_2