Terjebak Cinta 2 Tuan Muda

Terjebak Cinta 2 Tuan Muda
Episode 66


__ADS_3

Jalani lah takdir hidup yang telah di tentukan ini dengan lapang dada biarkanlah semuanya berlalu dengan sendirinya , cobalah untuk ikhlas dan menerima semuanya dan jangan lupa tetaplah bersyukur atas nikmat yang engkau dapatkan


jangan kau begitu menganggap ujian yang kau dapatkan sangatlah berat dan terus mengeluh karena itu tidak akan ada hasilnya sama sekali dan tidak akan merubah hidupmu


Waktu pun terus berlalu sebuah hubungan yang di landasi keterpaksaan ini tak terasa telah berjalan selama 1 bulan lebih mereka juga sudah resmi menjadi tunangan yang di ketahui seluruh publik


Perlahan lahan pula Salsa mulai nyaman dengan hubungan ini di tambah dengan sikap Ardan yang menjadi lembut dan romantis selalu bisa membuatnya tersenyum dan bahagia


Ia juga tengah berusaha untuk membuka hatinya kepada pria yang berstatus tunangannya itu


Daniel?


Jangan tanyakan bagaimana keadaan pria yang baru saja patah hati itu ia diam dalam kerterpurukannya tapi ia belum menyerah untuk mendapatkan hati Salsa


Saat ini Salsa tengah berada di kantor Ardan menemani tunangannya bekerja tugasnya hanya diam dan leha leha


" oke selesai."Ucap Ardan membereskan beberapa berkasnya dan menatanya rapi


"Yuk keluar ." Ajak Ardan dan Salsa pun mengangguk sambil menggandeng lengan Ardan mereka keluar dengan bergandengan


" Hari ini kita pakai supir?"Tanya Salsa


"iya ." Saut Ardan


"owh ."


Sebuah mobil mewah berhenti di depan mereka dan keluarlah pria berseragam hitam formal dari kursi kemudi dan membungkuk hormat kepada Tuannya


deg...


"Selamat Siang Tuan Dan N.nona ." Ucapnya menunduk hormat


"hmm."


Merasa sedikit tak asing Salsa memperhatikan pria berstatus supir itu dari atas sampai bawah

__ADS_1


" Silahkan masuk Tuan Nona ."Ucapnya


"Tunggu!." Ucap Salsa , supir itu mengangkat kepalanya


๐Ÿ˜ฑ


"B.bimo ." Gumam Salsa lirih rasa kesal dan kesewa kembali hadir di hatinya rasa sakit di khianati begitu membekas


"Kenapa Sa?" Tanya Ardan heran


Supir itu yang tak lain adalah Bimo mantan pacar Salsa pun terkejut


"Salsa!" Batinnya


"em..nggk ada apa apa ya udah yuk ." Ajak Salsa tersenyum menutupi keterkejutannya


Keduanya pun masuk ke dalam mobil dan Bimo memgemudi mobilnya


diam diam ia mencuri pandang kepada Sang mantan kekasih nya itu


Andai jika ia benar benar menjaga cinta tulus dari Salsa mungkin semua ini tak akan terjadi hidup dalam kesusahan dan keterbatasan


" ternyata begini kehidupanmu๐Ÿ˜ ."Batin Salsa menyeringai dan tersenyum puas


Mereka pun pulang ke mashion utama dan melakukan berbagai macam kegiatan disitu


Setelah menjelang petang Salsa pamit pulang di antar Ardan


.... .... ...


" Apa gue harus mundur ๐Ÿ˜ฉ." Ucap Daniel berbicara pada dirinya sendiri ia tengah berdiri di bibir pantai


"Nggk gue nggk boleh mundur... gue harus berjuang tapi...๐Ÿ˜– mereka terlihat udah bahagia apa gue bisa ."


" Gue akui gue bener bener jatuh cinta sama dia ๐Ÿ˜ฉ baiklah gue akan berusaha buat ikhlas , kalau dia bisa bahagia sama Hyung gue bakal mundur tapi kalau mereka nggk bahagia gue bakal ambil Salsa dari dia ."Ucap Daniel

__ADS_1


"AAAAARRRGHHHH , GUE BENCI! GUE BENCI KENYATAAN INI ." Terdengar suara teriakan seseorang di seberang sana , Daniel pun menoleh merasa tak asing ia menghampirinya


"ekhem." Daniel berdehem seseorang itua menoleh


"lu.."


" Lo kakak nya Salsa kan ?"Tanya Daniel pada Irene


" Hmm.. "Singkat Irene


" ngapain teriak teriak kek orang gila nggk ada kerjaan aja ."Ucap Daniel santai dan menerawang jauh di ujung sana


"apa urusan lo suka suka gue lah ." Ketus Irene


"Lagi ada masalah?" Tanya Daniel


"nggk! ." Ucap Irene cuek dan memalingkan muka .


"owh.. ya udah." Ucap Daniel masa bodo


"hufh...gue mencintai seseorang tapi cinta gue berakhir sad, dua kali gue mencintai tapi akhirnya juga sama ." Ucap Irene lesu


"gue pengen ngrasain bahagianya orang jatuh cinta kaya diluaran sana .. kurangnya gue apa ? apa gue kurang cantik ! apa gue kurang sexy atau apa gue udah berusaha sebaik mungkin tapi hasilnya apa hiks.." Ucap Irene terduduk lemas di pasir dan menangis


"gue mencoba bangkit sendiri dan bersikap dewasa , gue juga menjangkau pertemanan gue tapi kenapa orang orang nganggep gue buruk ?"


"Apa salah gue ?" Ucap Irene seraya terisak


"๐Ÿ™‚ Lo nggk salah hanya saja orang di luaran sana kurang merhatiin lo koq ." Ucap Daniel lembut


" Tapi gue nggk mau di giniin terus ! gue pengen keadilan ."Ucap Irene menghapus air matanya ia mencoba tegar dan tegas di luar sana menjaga etika sebaik mungkin tapi entah kenapa ia merasa semua orang memandangnya buruk dan tak bernilai sams sekali


***Bersambung


Maaf kalau agak terburu buru**

__ADS_1


__ADS_2