
Perlahan lahan para pengunjung yang memperhatikan mereka mulai mengalihkan pandangannya saat melihat tatapan tajam yang di berikan oleh Ardan kepada yang lainnya sebagai peringatan
" emm duduk yuk kak ." Ajak Salsa dan duduk di kursi satu meja dengan Ardan Setelah duduk Ardan langsung bertanya
" Kamu habis darimana?" Tanya Ardan
" dari rumah Uncle Jhon kak , kakak sendiri koq ada sini ?" Tanya dan Jawab Salsa
" Nyari makan ." Jawab Ardan singkat
"tumben banget ." Ucap Salsa heran tak biasanya sosok Ardan makan di luar rumau anehnya lagi pakai pakaian rumahan bukan pakaian formal
"Apa tidak boleh ?" Tanya Ardan
" ya nggk gitu kak kan aneh aja kalau kakak pergi keluar pakai baju nonformal ." Ucap Salsa mengutarakan keheranannya
" memangnya apa jika aku hendak keluar harus memakai pakaian formal 😑 ." Ucap Ardan dengan nada tak suka
" bukan gitu kak , cuma agak aneh aja kalau pengusaha suskes keluar pakai pakaian biasa ." Ucap Salsa
"hmm ."
" udah lama ya ?" Tanya Salsa mengalihkan pembicaraan agar Ardan tak cuek padanya
" belum lama ." Ucap Ardan
"owh ." Salsa mengangguk kemudian ia memanggil Waiters dan memesan makanan
Tak butuh waktu lama pesanannya datang kemudian ia segera memakannya dan sesekali melirik Ardan yang nampak begitu cuek dengan keadaan sekitar
Hanya ada keheningan yang tercipta saat ini semunya sibuk dengan makanan masing masing
Setelah selesai makan Salsa memgelap mulutnya dengan tisue dan membuanghya ke tempat sampah
" apa kamu mau langsung pulang ?" Tanya Ardan pada Salsa
" nanti dulu aja toh belum terlalu malam ."Ucap Salsa yang kini nampak menikmati pemandangan jalanan , semakin malam semakin indah pula pemandangannya membuat ia betah untuk berlama lama disitu
" oh ." Ardan pun ikut menikmati pemandangan ia akan pulang jika Salsa juga pulang 😂
__ADS_1
" Btw...kakak punya kenalan artis atau model gitu nggk ?" Tanya Salsa
" kenapa emangnya ." Tanya balik Ardan
" mau nanya ada loker apa enggak soalnya aku lagi butuh kerjaan z tahun ini job sepi ." Ucap Salsa
" Ngapain juga kerja udah kaya juga emang masih kurang ?" Heran Ardan
"ish...kan aku bosen kak kalau cuma di rumah terus nggk ada temen ." Ucap Salsa
" tapi kamu kan juga punya pekerjaan di kantor seharusnya nggk bosen ." Ucap Ardan
" tapi itu bukan keinginanku aku nggk suka kerja kantoran ." Ucap Salsa
" Ya udah kalau gitu kamu jadi kekasih aku aja mudah koq cuma memenuhi semua keinginan aku aja dan tentunya gaji kamu tinggi bahkan lebih tinggi dari pekerjaan modelmu ." Ucap Ardan 😎 dengan gaya cool nya
" 😲 ogah nggk sudi aku , mending cari yang lain , aku lebih suka kerja pakai keringat bukan cuma leha leha trus bisa dapet apapun yang di inginin ." Ucap Salsa kesal dua kali ia beri tawaran seperti itu niatnya tanya ke Ardan kan Ardan orang sukses jaringannya luas pasti kenalannnya banyak
Nah dia udah cari lowongan kemana mana tapi nggk ada yang nrima jadi nyoba tanya ke Daniel sama Ardan tapi koq jawabannya bikin hati sakit hati aja
" Sama aja kali Sa..itu kerja juga keluar keringat koq ." Ucap Ardan
" beda lah Sa sama jual diri kan ini jadi kekasih bukan patner s*x ." Ucap Ardan
" Sama aja !" Tegas Salsa
" au akh ngeselin ." Ucap Salsa berdiri dan berlalu pergi dari situ dengan muka kesal
" eh ." Ardan bingung kenapa perempuan itu marah padahalkan jelas jelas beda haduhh...
" pms kah ?" Batin Ardan yang tak mengerti kenapa perempuan begitu sensitif akan hal sepele dan tak masuk akal
" ikutan pergi dah ." Ardan pun berdiri dan pergi dari tempat tersebut
Di dalam mobil
"hmm jadi gue tadi di tolak kah 😖." Ucap Ardan , pria setampan dirinya di tolak dengan alasan tak masuk akal baginya , huh sangat melukai harga diri di luaran sana saja banyak yang menginginkan diriny bahkan bersedia memberikan tubuhnya kepada Ardan dengan cuma cuma tapi perempuan ini berani menolaknya
Sakit...hatinya 😆😆
__ADS_1
" ternyata dia perempuan yang sulit di dekati , menantang 😏 liat saja nanti ." Ucap Ardan penuh misteri di dalam arti perkataannya
Ardan meraih ponselnya dan menelefon seseorang
"Apaan sih ganggu aja , kangen ya ? ." Ucap seseorang di seberang sana langsung menyaut dengan nada ketus
" dih ngarep banget di kangenin sama gue ." Ucap Ardan 😑
" nah trus ngapain nelfon gue malem malem mau ngajak chek-in ?" Ucap Daniel ya yang Ardan telefon adalah Daniel
" Sialan lo gue masih waras ya !" Kesal Ardan mendapat pertanyaan tak berbobot tersebut
" lha trus mau ngapain gue sibuk ." Ucap Daniel sombong
Ardan pun mengutarakan apa yang ingin ia utarakan kepada Daniel
" bwhahahahaha kasian deh ." Daniel tertawa menertawakan nasib Ardan hal itu tentu membuat Ardan jengkel
" jangan sok hebat lho , diri sendiri aja juga di tolak ." Sindir Ardan membalas Daniel yang menertawakannya
" Bicit lo , au akh ngantuk gue bayyy ." Ucap Daniel dan segera mematikan sambungan telefonnya
"😑."
...
Di Apartemen 123
" ikhh....dasar cowok nyebelin nggk peka banget asal ngomong tanpa pikir panjang dulu bikin badmood aja 😣." Kesal Salsa ia duduk di ranjangnya yang empuk dengan kasar dan wajah yang Kesal
" nyebelin nggk jelas ." Marah Salsa
😬😬😬😬
... ... ...
.
*Bersambung
__ADS_1