
5 Hari kemudian
Semenjak kejadian itu Salsa memilih menjauh dari kehidupan Ardan dan Danielππ , ia tak mau di ajak ketemuan dan jarang berkomukasi dengan dua pria itu , jika asa chat dari dua pria itu ia hanya mengabaikannya tanpa berniat membaca atau membalas begitupun jika ia di telefon maka Salsa hanya mengabaikannya, salah siapa telah membuat dirinya marah
Seperti pagi ini
tring...
ada notif pesan dari Ardan walaupun tidak membalas atau membacanya tapi Salsa melihatnya tanpa membukannya
Ardan
π¬ Sa.
π¬ ngambeknya jangan lama lama dong
π¬ maaf ya kalau aku punya salah jangan cuekin aku
π¬ Aku akan lakuin apapun itu agar kamu mau maafin aku
π¬ balas ya Sa.. aku tau kamu lihat pesan ini π
π¬ kamu lagi rebahan di ranjang kan
Itulah beberapa pesan yang Ardan kirimkan , Salsa membacanya satu persatu
"koq tau aku lagi rebahan di ranjang apa jangan jangan π± dia pasang cctv di sini ." Batin Salsa langsung menatap sekeliling dan ya sebuah cctv kecil di pojok ruangan tampak terpasang di sana
Salsa mendengus kesal ia tak habis fikir kapan cctv itu terpasang dan buat apa coba untung ia tidak pernah buka baju di luar kamar mandi bisa bahaya
Ardan
π¬π maafin aku ya Sa..nanti malem kita keluar yuk aku janji bakalan tlaktir kamu
"dih emang aku semiskin itu apa ya..ku bisa kali beli sendiri ." Batin Salsa
Ardan
π¬ ya mau kan , oke nanti jam 7 malam aku jemput dandan yang cantik ya eh tapi walaupun kamu nggk dandan juga cantik koq π
" Dasar!." Ucap Salsa tak habis fikir dengan sikap Ardan , sungguh sulit di percaya seseorang seperti Ardan bisa bersikap semanis dulu
" eh tapi kan gue belum bilang setuju main iya iya aja deh nih huh π£."
__ADS_1
" au akh ." Salsa malas meladeni Ardan ia memilih mencari tukang dan menyuruh mencopot cctv itu agar ia bisa lebih leluasa nantinya tanpa merasa di awasi oleh siapapun dan bisa beraktivitas sepuasnya π
Setelah cctv di copot Salsa bisa bernafas lega , cctv tersebut hanya di pasang di kamar Salsa saja tidak dimana mana
Di tempat Ardan
Hari ini dan esok Ardan free tanpa mengerjakan apapun karena ia sedang fokus ke misinya π
Misi terbesar dan paling bersejarah sepanjang hidupnya tentu saja misi ini sangat menantang walaupun terlihat mudah namun sebenarnya penuh rintangan yang rumit
Bukan kekuasan atau harta namun menggunakan hati dan ketulusan untuk bisa menenangkan misi tersebut
Memang aneh , sepele dan konyol tapi Ardan suka karena itu menantang dan belum pernah ia coba sebelumnya π
Kini Ardan tengah meminta desainer kepercayan keluarganya untuk membuatkan gaun istimewa yang akan ia berikan kepada Salsa seseorang untuk di kenakan nanti malam
Ia juga sudah menyuruh seseorang untuk mempersiapkan tempat romantis yang akan menjadi tempat ia bertemu dengan Salsaπ π
Ardan juga mengatur keamanan dan lain lain ia tidak ingin ada yang buruk nanti pada saat acara tiba bisa malu double dia
" Saya mau gaun dengan desain keluaran terbaru dan belum pernah terpakai oleh siapapun juga hanya ada satu itu di dunia ." Tegas Ardan
" Baik Tuan ini ada beberapa ranjangan saya dan belum ada dimanapun itu mungkin Tuan tertarik ."Ucap Desainer memberikan beberapa kertas
" Saya mau yang ini saja ." Ucap Ardan pilihannya tertuju pada sebuah ranjangan gaun yang menurutnya bagus dan cocok untuk Salsa
" Baik Tuan ,emm bagaimana dengan ukurannya Tuan ." Tanya Sang desainer tanpa ukuran ia tak akan bisa membuat sebuah pakaian
" masalah itu nanti orang suruhan saya yang akan memberitahumu selesaikan sebelum jam 5 sore paham ." Ucap Ardan menegaskan perintahnya
" Baik Tuan saya paham ."
Setelah masalah gaun selesai Ardan mengurus yang lainnya
... ...
Sore pun tiba
Gaun yang di buat khusus untuk Salsa sudah tiba , seseorang mengantarkannya ke apartemen Salsa
" Permisi..."Ucapnya sambil mengetuk pintu
"iya bentar ." Saut Salsa dari dalam dan segera membukakan pintu
__ADS_1
" Siapa ya ?" Tanya Salsa heran , ia bingung
" Saya kurir dari Butik X dan mengantarkan pesanan untuk nona , mohon tanda tangan disini nona ." Ucapnya
" hah..tapi aku nggk pesan apa apa ." Ucap Salsa heran
" saya tidak tau nona yang jelas pesanan ini di tujukan pada anda ." Ucap sang kurir dengan ragu Salsa menandatanginya setelah itu sang kurir pergi
Salsa masuk sambil membawa sebuah kotak bingkisan ia membukanya di kamar penasaran itulah yang Salsa rasakan sekarang
Walaupun ragu tapi Salsa tetap membukanya dan taraaa....
Sebuah gaun mewah berwarna hitam dengan desain yang begitu elegan dan menawan , Salsa sampai melongo di buatnya
" Ini..Oh My God ." Salsa menutup mulutnya tak percaya sungguh gaun itu sangat indah dan juga terdapat seoucuk surat di situ
Salsa membacanya
_______________________________________
π ***Gaunnya di pakai ya Salsa sayang untuk nanti malam jangan lupa danda secantik mungkin kalau pergi aku kirim MUA buat ke apartemen kamu , dan maafin aku ya kalau punya salah sama kamu jangan diemin aku , oke papayy π
Dari Ardan***
--------------------------------------------------------------
" Jadi ini dari kak Ar sampai segitunya kah ." Ucap Salsa dan merenung walaupun ia masih kesal dengan perkataan Ardan waktu itu tapi kalau di pikir pikir nggk enak juga marah lama lama
" ya udah deh aku maafin π." Ucap Salsa dan menyimpan kotak tersebut ia meraih handphonenya dan mengirimi Ardan pesan
Salsa
π¬ thanks kak buat gaunnya , jangan lupa nanti malam di jemput ya π
Begitulah pesan yang Salsa kirimkan pada Ardan dan tanpa menunggu lama Ardan langsung melihatnya di sana Ardan tersenyum senang karena Salsa mau membalas pesannya di lihat dari kalimat Salsa berarti perempuan itu telah memaafkannya
Ardan
π¬ oke
.
*Bersambung
__ADS_1