Terjebak Cinta 2 Tuan Muda

Terjebak Cinta 2 Tuan Muda
Episode 32


__ADS_3

Setelah dari Apartemen Salsa Ardan pun menuju kantornya , ia memakirkan mobilnya di tempat khusus dan berjalan dengan penuh wibawa


"Selamat Pagi Tuan ." Sapa para karyawan membungkuk hormat dan menyapa bos mereka


Ardan hanya memasang wajah dingin dan berlalu tanpa membalas sapaan dari karyawannya ia menuju lift khusus Ceo dan masuk ke dalamnya


Ia menuju ke lantai atas yang mana ruangannya berada


ting...


Lift terbuka ia pun segera keluar dan menuju ruangannya , terlihat seseorang pria membukakan pintu untuknya dan membungkuk hormat


" Apa Jadwalku ." Tanya Ardan setelah duduk di kursi kebesarannya itu , ia bertanya pada sang asisten kerjanya


" Pukul 9:30 menit nanti akan ada rapat dengan perwakilan dari perusahaan C kemudian jam 13:00 akan melakukan kunjungan ke proyek yang ada di wilayah X.....bla...bla...bla.." Pria itu menjelaskan secara rinci apa saja jadwal tuannya hari ini tanpa ada yang terlewatkan sama sekali


" hmm siapkan semuanya ." Ucap Ardan


" Baik Tuan saya permisi dahulu ." Ucap Pria itu yang mempunyai nama Dio panggil di Pak Dio karena umurnya jauh di atas Ardan


Setelah kepergian Pak Dio Ardan mulai mengecek beberapa email yang ia terima dari bawahannya ia membaca nya dengan terliti dan cermat


Semua ia kerjakan dengan disiplin dan benar tanpa ada kekeliruan , ia orang yang sangat di segani dan tak ada yang berani melawannya


..........


Seharian Ini Ardan terus bergulatdengan pekerjaannya tanpa mengenal rasa lelah sama sekali , ia tak pernah terlihat lesu dan lelah walaupun bekerja seharian penuh karena ia sudah terbiasa akan hal ini


Kini Petang sudah menyapa , sebagian karyawan yang telah menyelesaikan pekerjaannya pun membereskan barang barangnya dan bergegas pulang ke tempat masing masing , namun ada sebagian pula yang masih lembur kerja karena memiliki pekerjaan yang banyak dan tak bisa di tunda


Begitupun dengan Ardan yang masih sibuk dengan tumpukan berkas di hadapannya , ia membaca keseluruhan isi dokumen tersebut dengan teliti dan cermat

__ADS_1


Jarum jam terus berputar tanpa henti dan memutari jam tersebut , suara nya pun menghiasi malam yang sunyi ini


Pukul 22:28 WIB


Ardan menyelesaikan pekerjaannya ia merenggangkan otot oto nya yang kaku lalu membereskan berkas berkas penting di meja nya dan menatanya rapi


Setelah selesai Ardan pun mengambil kunci mobilnya dan beranjak pergi , Pak Dio dan para pekerja yang lain sudah pulang tinggal beberapa saja yang masih tertinggal di situ


Suasana kantor pun nampak sunyi dan hening , ia berjalan dalam kesunyian yang mencekam namun tak membuatnya takut sama sekali


Kini ia sudah tiba di parkiran , Ardan pun langsung masuk ke mobilnya dan menyalakan mesinnya lalu melaju membelah jalanan kota dimalam ini


Suasana jalan raya sangat ramai dan begitu berisik , Ardan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang hingga pada akhirnya ia sampai di apartemennya


Terkadang Ardan pulang ke mashionnya tapi ia lebih sering pulang ke apartemennya sendiri


Ardan pun memasuki apartemenya dan masuk ke kamarnya ia melepas jas kantornya dan menaruhnya di ranjang baju kotor , Ardan merupakan sosok yang suka akan kebersihan , kenyamanan dan keamanan maka dari itu ia begitu disiplin akan hal apapun


Lelah?


Ia memang sangat lelah dan capek setiap hari selalu di suguhi dengan tumpukan kertas yang tinggi belum lagi bila ada masalah maka ia bahkan tak bisa istirahat


pola makannya pun sering tak teratur karena sibuk dengan pekerjaan yang menanti dirinya , walaupun ia kesusahan tapi Ardan tak pernah mengeluh sedikitpun para siapapun itu


.... ....


Pagi Pun Tiba


Kicauan burung di tengah kota menyambut pagi yang cerah ini , sedikit awan putih mengisi langit biru yang cerah ini


Tidak terlalu panas dan tidak mendung ini sangatlah menenangkan hati dan tidak menyiksa para manusia yang harus bekerja di panasan

__ADS_1


Di Apartemen 123


Salsa kini tengah memasak kemarin sore ia berbelanja bahan makanan di supermarket untuk kebutuhan selama satu minggu kedepan


Karena hanya tinggal sendiri maka ia memasak makanan seadanya dan cukup untuknya sederhana namun spesial


Selesai memasak Salsa pun menyajikannya di meja makan lalu ia mencuci tangan dan duduk di kursi lalu bersiap memakan sarapnnya


satu porsi sadwich sudah siap di hadapannya di temani segelas susu ia pun memakan makanannya dengan tenang aman dan damai tanpa suatu halangan apapun


Setelah menghabiskan sarapannya Salsa meletakkan bekas piring kotor di wastafel dan mencucinya langsung lalu ia meletakkanya di tempat yang ada


Barulah Salsa menuju kamarnya untuk merapikan dirinya , Salsa berganti baju dan berdandan mengingat nanti Ardan akan datang bukan ingin tebar pesona tapikan ia nggk mau klau nanti di ajak keluar dan penampilannya biasa biasa aja


Selesai merias diri Salsa memperhatikan dirinya di sebuah cermin yang lumayan besar


Sebuah dress berwarna hijau bermotif kotak kotak melekat dengan sempurna di badannya yang begitu mempesona


rambutnya yang panjang ia biarkan tergerai begitu saja , kulit yang putih mulus nampak menambah kecantikannya yang alami


Salsa merasa puas dengan penampilannya lalu ia mengambil tas nya dan membuka handphonenya terlihat sudah pukul 8 lebih sedikit tapi Ardan tak kunjung terlihat batang hidungnya


" lebih baik aku tunggu di luar aja ." Gumam Salsa dan beranjak keluar ia pun menunggu Ardan di luar sambing menghirup udara pagi


.


.


*Bersambung


Minta dukungannya ya readers 🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2