
Setelah dari Apartemen Salsa Ardan pun menuju kantornya , ia memakirkan mobilnya di tempat khusus dan berjalan dengan penuh wibawa
"Selamat Pagi Tuan ." Sapa para karyawan membungkuk hormat dan menyapa bos mereka
Ardan hanya memasang wajah dingin dan berlalu tanpa membalas sapaan dari karyawannya ia menuju lift khusus Ceo dan masuk ke dalamnya
Ia menuju ke lantai atas yang mana ruangannya berada
ting...
Lift terbuka ia pun segera keluar dan menuju ruangannya , terlihat seseorang pria membukakan pintu untuknya dan membungkuk hormat
" Apa Jadwalku ." Tanya Ardan setelah duduk di kursi kebesarannya itu , ia bertanya pada sang asisten kerjanya
" Pukul 9:30 menit nanti akan ada rapat dengan perwakilan dari perusahaan C kemudian jam 13:00 akan melakukan kunjungan ke proyek yang ada di wilayah X.....bla...bla...bla.." Pria itu menjelaskan secara rinci apa saja jadwal tuannya hari ini tanpa ada yang terlewatkan sama sekali
" hmm siapkan semuanya ." Ucap Ardan
" Baik Tuan saya permisi dahulu ." Ucap Pria itu yang mempunyai nama Dio panggil di Pak Dio karena umurnya jauh di atas Ardan
Setelah kepergian Pak Dio Ardan mulai mengecek beberapa email yang ia terima dari bawahannya ia membaca nya dengan terliti dan cermat
Semua ia kerjakan dengan disiplin dan benar tanpa ada kekeliruan , ia orang yang sangat di segani dan tak ada yang berani melawannya
..........
Seharian Ini Ardan terus bergulatdengan pekerjaannya tanpa mengenal rasa lelah sama sekali , ia tak pernah terlihat lesu dan lelah walaupun bekerja seharian penuh karena ia sudah terbiasa akan hal ini
Kini Petang sudah menyapa , sebagian karyawan yang telah menyelesaikan pekerjaannya pun membereskan barang barangnya dan bergegas pulang ke tempat masing masing , namun ada sebagian pula yang masih lembur kerja karena memiliki pekerjaan yang banyak dan tak bisa di tunda
Begitupun dengan Ardan yang masih sibuk dengan tumpukan berkas di hadapannya , ia membaca keseluruhan isi dokumen tersebut dengan teliti dan cermat
__ADS_1
Jarum jam terus berputar tanpa henti dan memutari jam tersebut , suara nya pun menghiasi malam yang sunyi ini
Pukul 22:28 WIB
Ardan menyelesaikan pekerjaannya ia merenggangkan otot oto nya yang kaku lalu membereskan berkas berkas penting di meja nya dan menatanya rapi
Setelah selesai Ardan pun mengambil kunci mobilnya dan beranjak pergi , Pak Dio dan para pekerja yang lain sudah pulang tinggal beberapa saja yang masih tertinggal di situ
Suasana kantor pun nampak sunyi dan hening , ia berjalan dalam kesunyian yang mencekam namun tak membuatnya takut sama sekali
Kini ia sudah tiba di parkiran , Ardan pun langsung masuk ke mobilnya dan menyalakan mesinnya lalu melaju membelah jalanan kota dimalam ini
Suasana jalan raya sangat ramai dan begitu berisik , Ardan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang hingga pada akhirnya ia sampai di apartemennya
Terkadang Ardan pulang ke mashionnya tapi ia lebih sering pulang ke apartemennya sendiri
Ardan pun memasuki apartemenya dan masuk ke kamarnya ia melepas jas kantornya dan menaruhnya di ranjang baju kotor , Ardan merupakan sosok yang suka akan kebersihan , kenyamanan dan keamanan maka dari itu ia begitu disiplin akan hal apapun
Lelah?
Ia memang sangat lelah dan capek setiap hari selalu di suguhi dengan tumpukan kertas yang tinggi belum lagi bila ada masalah maka ia bahkan tak bisa istirahat
pola makannya pun sering tak teratur karena sibuk dengan pekerjaan yang menanti dirinya , walaupun ia kesusahan tapi Ardan tak pernah mengeluh sedikitpun para siapapun itu
.... ....
Pagi Pun Tiba
Kicauan burung di tengah kota menyambut pagi yang cerah ini , sedikit awan putih mengisi langit biru yang cerah ini
Tidak terlalu panas dan tidak mendung ini sangatlah menenangkan hati dan tidak menyiksa para manusia yang harus bekerja di panasan
__ADS_1
Di Apartemen 123
Salsa kini tengah memasak kemarin sore ia berbelanja bahan makanan di supermarket untuk kebutuhan selama satu minggu kedepan
Karena hanya tinggal sendiri maka ia memasak makanan seadanya dan cukup untuknya sederhana namun spesial
Selesai memasak Salsa pun menyajikannya di meja makan lalu ia mencuci tangan dan duduk di kursi lalu bersiap memakan sarapnnya
satu porsi sadwich sudah siap di hadapannya di temani segelas susu ia pun memakan makanannya dengan tenang aman dan damai tanpa suatu halangan apapun
Setelah menghabiskan sarapannya Salsa meletakkan bekas piring kotor di wastafel dan mencucinya langsung lalu ia meletakkanya di tempat yang ada
Barulah Salsa menuju kamarnya untuk merapikan dirinya , Salsa berganti baju dan berdandan mengingat nanti Ardan akan datang bukan ingin tebar pesona tapikan ia nggk mau klau nanti di ajak keluar dan penampilannya biasa biasa aja
Selesai merias diri Salsa memperhatikan dirinya di sebuah cermin yang lumayan besar
Sebuah dress berwarna hijau bermotif kotak kotak melekat dengan sempurna di badannya yang begitu mempesona
rambutnya yang panjang ia biarkan tergerai begitu saja , kulit yang putih mulus nampak menambah kecantikannya yang alami
Salsa merasa puas dengan penampilannya lalu ia mengambil tas nya dan membuka handphonenya terlihat sudah pukul 8 lebih sedikit tapi Ardan tak kunjung terlihat batang hidungnya
" lebih baik aku tunggu di luar aja ." Gumam Salsa dan beranjak keluar ia pun menunggu Ardan di luar sambing menghirup udara pagi
.
.
*Bersambung
Minta dukungannya ya readers 🙏🙏🙏🙏
__ADS_1