
Irene meluapkan rasa sesak di hatinya saat ini ka tak peduli kepada siapa ia berbicara dan apa tanggapan orang luar yang ia pikirkan saat ini hanya bagaimana cara untuk menghilangkan rasa sakit di hatinya
"Makasih dah dengerin curhatan gue ." Ucap Irene sambil menghapus air matanya ia tersenyum tipis
"iya santai aja " Ucap Daniel membalas senyuman Irene
" Kalau gitu gue pulang dulu ya byee ." Ucap Irene segera bergegas pergi menjauh dari daerah pantai, Daniel berdiri dan memandangi punggung Irene yang mulai menjauh dengan tatapan yang sulit di artikan
"hah... lupakan saja 😩." Ucap Daniel menghela nafas dan berjalan pergi meninggalkan pantai ia pergi ke sebuah hotel
Setibanya di hotel dan setelah memesan kamar Daniel merebahkan tubuhnya ia menatap langit langit kamar
"Bolehkan aku egois bolehkah aku serakah? ."
" Kenapa cinta pertama itu selalu menyakitkan 😞 , sulit di lupakan dan selalu membekas ."Ucap Daniel ia berbicara pada dirinya sendiri
" Ini bukan diriku yang dulu 😩 ini bukan aku diriku yang dulu telah lenyap karenanya kini aku hanya seorang pria yang dilema karena cinta dan wanita ."Ucap Daniel tersenyum miris
" Aku lemah dan tak berdaya karenanya seseorang perempuan bar-bar namun manis ."Ucap Daniel
" Mungkin di luaran sana masih banyak wanita yang lebih baik darimu tapi entah kenapa dari ribuan wanita hanya kamu lah yang bisa memikat hatiku kau lah cinta pertama ku perempuan pertama yang mengajarkanku apa itu arti cinta dan kasih sayang , perempuan pertama yang bisa meluluhkan hatiku yang telah beku karena masa lalu , senyumanmu dan canda tawa mu selalu tergiang dalam tidurku ."Ucap Daniel mengingat kenangan masa lalu
"Pertemuan yang berawal dari sebuah tugas namun lama lama menjadi teman hingga karena suatu hal membuatku terseret dalam permainanku sendiri , diriku yang dulu begitu tak menyukaimu selalu menatapmu datar tapi sepertinya memang sudah takdir aku tak pernah marah saat kau mempermainanku dan mengejekku hingga membuatku kesal , wajah mu yang senang mampu meluluhkan amarahku."😔
" Mungkin cukup sampai disini aja cintaku kepadamu aku memilih mundur saat melihat kau sudah bahagia dengan nya , walaupun kita tak jadi kekasih mungkin aku bisa menjadi adik iparmu 😂😖." Ucap Daniel tertawa namun hatinya teriris dan sakit sesakit sakitnya
Luka yang diterjadi karena cinta pertama yang berakhir sad sangatlah menyakitkan dan membekas , kenangan pahit dan manis terus teringat
Dan menghilangkan semua itu sangatlah susah tak semudah saat mencintai
Tak mau terus merasakan sakit hati Daniel memilih memejamkan matanya dan mencoba tidur
"semoga saat ku membuka mata esok semua telah berganti ." Ucap Daniel dan memejamkan matanya walau sulit untuk tidur tapi ia tetap memaksanya hingga akhirnya benar benar terlelap dalam mimpi
.....
Pagi Hari
Hari ini adalah hari dimana semua akan terungkap 😏 dan lihatlah kenyataan yang ada
__ADS_1
Dengan hati yang berbunga dan penuh semangat Salsa menenteng sebuah kotak nasi yang akan ia berikan kepada Ardan walaupun belum tumbuh rasa cinta tapi ia akan berusaha
Salsa melakukan itu sesuai usul yang di berikan oleh Aunty Sarah kepadanya
Salsa pun memgendarai mobilnya sesekali ia melirik kotak nasi di sampingnya dan tersenyum ia memasak makanan itu dengan penuh kehati hatian dan menyajikannya sebaik mungkin tak lupa memasaknya dengan bahan makanan yang terjamin
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 45 menit Salsa akhirnya tiba di perusahaan milik Ardan , ia pun memakirkan mobilnya dan turun
Sebagai Tunangan sang pemilik kantor para karyawan memberi hormat padanya dan Salsa membalasnya dengan sebuah senyuman tipis ia pun menaiki lift dan menuju ruangan Ardan
" Selamat Pagi Nona ."Sapa sekertaris Ardan bernama Yulia Gracia , menjadi salah satu karyawan wanita yang mendambakan hati bossnya
Yulia tersenyum paksa pada Tunangan bos nya itu
"Pagi juga , apa Kak Ar ada di dalam?" Tanya Salsa
"Ada Nona tapi..." Belum selesai Yulia berkata Salsa sudah memotongnya
" oke makasih atas infonya ."Ucap Salsa dan masuk ke dalam
"dasar nggk sopan !" Kesal Yulia dalam hati
Mereka berbicara dan membicarakan sebuah hal mengejutkan bagi Salsa
" gua akui gue udah jatuh cinta padanya dan Gua akan mundur dari taruhan ini ."Ucap Daniel
" Gue juga gue bener bener terlanjur sayang sama dia dan gue juga nggk mau nganggep hubungan ini cuma karena taruhan semata ." Ucap Ardan
"Jadi fix ya taruhan kita buat dapetin hatinya Salsa di batalin oke ." Ucap Daniel
"iya ." Ucap Ardan
brukk
Salsa menjatuhkan kotak nasi yang ia bawa dan tersenyum miris sekuat tenaga ia menahan air matanya
"S.salsa!" Pekik keduanya terkejut
" Jadi cuma taruhan ya ? jadi semua itu cuma sandiwara doang!." Ucap Salsa dengan nada suara yang santai namun menusuk
__ADS_1
" Kekanak- kanakan tau Nggk! "
" KALAU MAU TARUHAN JANGAN MAININ HATI JANGAN JADIIN PERASAAN ITU MAINAN!"Ucap Salsa dengan nada tinggi air matanya mulai menetes
" Sa! ."Keduanya tak dapat berbicara dan hanya bisa bungkam
" Kak Ar buat apa kamu minta aku untuk nglanjutin perjodohan itu kalau cuma berdasar taruhan ? kenapa kamu nggk mau ngertiin perasaan aku sebagai cewek ! dan kau bang walaupun kita nggk ada hubungan tapi aku kecewa sama abang kalian berdua sama aja sama sama Pemain Perasaan ! Mulai sekarang jangan anggap kita saling kenal!" Tegas Salsa dan segera berjalan keluar dengan cepat
" Sa tunggu! "
" akh...sial kenapa dia sampai denger sih ."Ucap Ardan frustasi
" Dia bener bener kecewa hyung , dan ini sulit buat bikin dia mau maafin kita ."Ucap Daniel
" Memang ini salah kita karena udah bikin dia jadi mainan ."Ucap Ardan menyesali perbuatannya
Hanya karena taruhan semata mereka mengorbankan perasaan Salsa
Salsa?
Perempuan itu tengah memgendarai mobilnya dengan kecepatan penuh dan menuju apartemennya setibanya di apartemen ia langsung menangis tersedu sedu
Kenapa ia harus kembali merasakan pengkhianatan dan kenapa harus menggunakan perasaan pula ?
Ia akan rapuh apabila itu menyangkut perasaan
"Hiks...kalian Jahat! 😭 Aku Benci Kalian ! " Ucap Salsa membanting sembarang benda di nakasnya sebagai pelampiasan rasanya sangat sesak dan sakit seperti di khianati cinta mungkin itu yang ia rasakan
"Kenapa harus sesakit ini ! Kenapa! Kenapa rasanya begitu sakit ." Ucap Salsa memegangi dadanya yang sesak di hati
" Kalian Egois kalian kejam !" Ucap Salsa rasa sakit ini tak bisa di artikan dan tak bisa di lampiaskan
Bahkan lebih sakit saat ia dikhianati Bimo dahulu
"Beginikah rasa sakit nya ketika di khianati oleh orang yang di sayangi tapi siapa ?"
..
****Bersambung
__ADS_1
hemm kira kira nanti endingnya Salsa sama siapa ya ? komen ya readers 🤗***