
Malam Hari
Kini keempat orang itu tengah berkumpul di meja makan untuk melakukan makan malam
" Besok kita akan mulai berkeliling ." Ucap Daniel saat mereka semua telah berkumpul di meja makan
" wow...tempat mana dulu yang akan di kunjungi 😃?"Tanya Irene dengan senyum sumringah
" Tempat yang dekat dekat saja dulu , aku sih terserah pada Salsa ."Ucap Daniel sambil menatap kekasihnya itu
" Emm...koq aku? 😑 aish... terserah aja toh semuanya bagus ."Ucap Salsa
" Okay ." Jawab Irene
"nggk nyangka kalau cewek angkuh seperti dirinya bisa senorak ini 😶." Batin Ardan yang tak menyangka akan sikap Irene yang asli sangat sulit dikenali , ya sudahlah ngapain juga mikirin dia
" ya udah mari makan malam selamat di nikmati ."Ucap Daniel mereka pun menyantap hidangan di hadapan mereka dengan lahap dan tenang tanpa ada percakapan sama sekali
Di tengah-tengah makan malam Daniel masih sempat sempatnya memberi perhatian mesra kepada Salsa
" Nasib jomblo cuma bisa jadi obat nyamuk ."Batin Ardan saat menangkap kemesraan Daniel dan Salsa walau hanya sedikit
" kapan aku punya pacar Tuhan? 😢😭." Batin Irene menangis , jiwa jomnblonya meronta ronta
Selesai makan malam Daniel mengajak Salsa ke balkon menikmati keindahan malam di kota tersebut
" kamu suka ?"Tanya Daniel pada Salsa
"suka , makasih ya ." Ucap Salsa seraya tersenyum manis
" 😊 melihat kamu bahagia aku turut bahagia...jangan tinggalkan aku ya Sa.."Ucap Daniel sambil menggenggam telapak tangan wanita itu dengan penuh kehangatan dan ketulusan
" tentu saja aku tidak akan meninggalkan mu ,dan kamu juga harus berjanji jangan tinggalkan aku , buktikan itu !"Ucap Salsa
" aku akan membuktikannya 🙂."Ucap Daniel merekuh tubuh perempuan itu ke pelukannya , mereka pun saling berpelukan dan merasakan kehangatan satu sama lain
Memang tak terlalu banyak kata kata manis tapi setiap kali mereka berjumpa raga mereka lah yang bereaksi pertama kali dan berkata dari hati ke hati 😌
Malam semakin larut , angin malam pun semakin dingin hingg mereka memutuskan untuk kembali ke dalam dan beristirahat di kamar masing masing
Malam yang panjang cepatlah berlalu 😴
**
Keesokan Harinya
__ADS_1
Pagi yang sangat cerah telah tiba mereka semua telah terbangun dari mimpi mereka dan kembali ke dunia nyata
Setelah membersihkan diri dan bersiap siap mereka semua berkumpul di ruang utama
" udah siap kan ?"Tanya Daniel kepada yang lainnya , masih pagi ia sudah menempel pada kekasihnya
" sudah ."
" oke ya udah kita berangkat tapi..."
"???"
" Tapi...nanti berangkatnya aku semobil sama Salsa cuma berdua , dan kalian semobil , mau kan ?"Ucap Daniel membuat Ardan terkejut
" kenapa nggk semobil aja sih..biar gampang ?" Protes Ardan tak suka
" ya elah Hyung...please lah ngertiin aku dikit ." Pinta Daniel memelas
" nggk ada pilihan lain gitu kah ?"Tanya Irene yang agak risih jika harus satu mobil dengan Ardan
" nanti kalau aku ilang gimana 😕?" Tanya Irene
" mana mungkin hilang kak...kan ada yang nemenin..." Ucap Salsa heran dengan pertanyaan konyol yang Irene lontarkan
" aish...ya sudah lah ." Ucap Irene pasrah ia melirik Ardan sekilas
" hehe oke thanks byeee yuk Honey ." ajak Daniel membawa Salsa keluar dan memasuki sebuah mobil mewah diikuti Ardan dan Irene di belakang yang juga masuk ke dalam sebuah mobil
Jika di dalam mobil Salsa dan Daniel tercipta kehangatan dan penuh cinta kasih sayang yang begitu besar namun di dalam mobil yang di tumpangi oleh Ardan dan Irene hanya ada keheningan kecanggungan dan kesunyian , keduanya diam tak bersuara bagaikan orang asing
Bingung mau apa Irene memilih memperhatikan pemandangan sekitar dari kaca mobil , sepertinya itu cukup menarik daripada berbicara dengan Ardan
😐😐
" Kau pernah kesini?"Tany Ardan setelah sekian lama bungkam tak bersuara
"B.belum ." Jawab Irene sedikit terbata karena gugup
"owh..."
" lalu bagaimana denganmu ?"Tanya Irene sekedar basa basi
" pernah tapi hanya untuk bekerja bukan liburan ." Jawab Ardan dengan jelas
" begitu 😯." Irene mengangguk paham
__ADS_1
" ku rasa kau banyak berubah ."Ucap Ardan membuat Irene bingung
" kau yang dulu begitu angkuh dan sombong tapi sekarang kau berubah 180° , kau menjadi periang dan konyol ." Ucap Ardan sesuai pandangannya
" hah...sebegitukah terlihatnya perubahanku haha 😅 drastis sekali ya ."Ucap Irene tertawa kikuk
"hmmm ."
Hening...
Suasana di dalam mobil itu kembali hening sedangkan di dalam mobil yang di tumpangi oleh Salsa dan Daniel...
" Honey ."Panggil Daniel pada Salsa sambil melirik gadis itu
" Iya ."Jawab Salsa menatap pria itu
" I love you ." Ucap Daniel
" I love you too 😊." Jawab Salsa
" Sa...kamu cantik ." Ucap Daniel seraya mengelus kepala Salsa dengan satu tangannya
" kamu juga tampan ."Ucap Salsa menggenggam tangan Daniel yang mengelus kepalanya
Tak ada rasa malu untuk menunjukkan cinta mereka karena dasarnya keduanya pada bobrok sebelum jadian 💃💃
Mereka pun saling bermesraan berdua di sepanjang perjalanan dan menikmati setiap centi jarak yang mereka lalui
Hal itu tentu saja berbeda jauh dari kondisi Ardan dan Irene yang saling diam tak bersuara karena bingung mau apa
Irene yang memang tak suka bergaul dan melakukan hal hal tak penting sedangkan Ardan yang dingin dengan orang asing
😐 Hal itu membuat mereka saling diam hingga tibalah di tempat tujuan
mereka semua turun dan berjalan beriringan mengamati tempat tersebut
" wow...ini sangat Indah bby ."Ucap Salsa terpukau
"tapi kau lebih indah Honey...yuk kita kesana ." Ajak Daniel
"Hyung aku pergi bersama dengan Salsa jangan ganggu dan kalian terserah yang penting jangan sampai ilang byeee ."Ucap Daniel membawa Salsa pergi meninggalkan Ardan dan Irene di situ berdua
Tak mau ambil pusing Irene pun menikmati keindahan alam ini tak lupa ia juga mengabadikannya
*Bersambung
__ADS_1