
🤗Happy Reading 🤗
***
Ardan, Salsa , Tuan Mark beserta bawahan pribadinya pun berjalan menuju sebuah tempat yang lumayan jauh jaraknya dari lokasi pembangunan namun masih dapat melihat dengan jelas kegiatan yang ada di lapangan
" Apakah ini asisten atau sekertaris anda Nona Liyn ?"Tanya Tuan Mark karena belum pernah melihat Yuna
"I iya ." Jawab Salsa
" Saya Yuna Tuan sekertaris pribadi Nona Salsa ."Ucap Yuna memperkenalkan diri dengan sopan dan penuh hormat
"a..ya." Ucap Tuan Mark mengangguk
Mereka pun kini membahas hal hal yang menyangkut pembangunan proyek tersebut lebih tepatnya hanya Tuan Mark dan Ardan lah yang paling aktif dan bersemangat dalam kegiatan seperti ini sedangkan Salsa dan yang lainnya hanya diam dan sesekali menyimak
Kini mereka bersiap siap untuk terjun ke dekat lokasi pembangunan guna memastikan kinerja para kuli dan memastikan semuanya berjalan dengan lancar tanpa ada kendala yang dapat menghambat semuanya
Di perkirakan pembangunan ini akan selesai bulan depan melihat kinerja para kuli yang lebih dari cukup
" Hati - hati Nona Liyn...di sana cukup bahaya ."Ucap Tuan Mark
"Saya mengerti akan hal itu Tuan ." Jawab Salsa
" Yuna...kau tidak usah mengikutiku terus. "Ucap Salsa kepada sekertarisnya itu karena kemana mana terus di ikuti
" Tapi..Nona ."Yuna nampak ragu untuk menuruti perintah bos nya itu
"tidak apa apa aku bisa sendiri ." Ucap Salsa menyakinkan
" Baiklah Nona jika ada apa apa silahkan panggil saya ."Ucap Yuna dan Salsa mengangguk sebagai jawaban
Kini tiga pengusaha itu tengah berjalan lengkap dengan topi pelindung di kepalanya 🙈
Ardan berjalan di dekat Salsa
"jan deket deket kak ." Ucap Salsa merasa sedikit risih karena jarak Ardan terlalu dekat dengannya
"nanti kamu hilang bisa bahaya malahan ." Bisik Ardan membuat Salsa mendengus kesal
"emang aku apa sampai bisa hilang 😒." Kesal Salsa
"kau itu masih bayi jadi nurut saja ." Ucap Ardan
"au akh.." Salsa pasrah dengan cara Ardan memperlakukannya biarkan lelaki itu bersikap semaunya asalkan masih di batas normal
***
Mereka berjalan jalan kesana kemari di bawahnya terik sinar matahari yang lumayan panas
" aish...silaunya ."Ucap Salsa menggerutu
__ADS_1
" wajar lah Sa."Ucap Ardan terkekeh pelan
" Udah panas nih....kesana dulu yuk...nanti kamu gosong kalau lama lama disini ." Ucap Ardan menarik Salsa ke tempat yang teduh
"nggk usah tarik-tarik juga kalia kak aku bisa sendiri ." Omel Salsa tak suka akan sikap Ardan
"Jan ngomel dulu nanti banyak yang naksir ." Ucap Ardan membuat Salsa tercenggang
"😲 emang ada yang kaya gitu , aneh deh kau itu kak 😌." Ucap Salsa geleng geleng kepala tapi ia menurut saat di tarik Ardan
Kini mereka telah duduk di tempat yang teduh
"panas ya ?" Tanya Ardan
" ya jelas panas kak...kenapa masih tanya pula 😌."Ucap Salsa
" hoho..iya ya ."Ardan tertawa paksa akan jawaban yang Salsa berikan niatnya mau ngasih perhatian eh malah di jawab kek gitu 😭😂
" Permisi Tuan dan Nona ."Tiba tiba seseorang yang tak di kenal datang membawa nampan berisi minuman
"Ini Minuman untuk Tuan dan Nona..selamat di nikmati ." Ucapnya
"Ya."
Setelah itu orang berstatus pelayan itu berlalu dengan memberi hormat terlebih dahulu
"minumlah ." Ucap Ardan
Tuan Mark? pria itu entah pergi kemana karena tadi ia memilih berpencar ke arah lain dari pada berada di dekat Ardan dan Salsa lalu menjadi obat nyamuk di antara keduanya
Pukul 12 siang mereka memutuskan untuk kembali karena di rasa perjumpaan dan penelitian hari ini sudah cukup
Mereka pulang dengan naik satu mobil lagi
" Apa kau lelah ?"Tanya Ardan
"sedikit ." Jawab Ardan
" owh...mau makan siang di luar atau di kantor ?"Tanya Ardan
"di luar juga boleh. " Jawab Salsa
" oke...Pak..kita mampir dahulu ke resto ."Ucap Ardan
Pak ? Seperti memanggil supir saja , Itulah yang ada di pikiran Salsa memang bingung juga sih kebanyakan itu seumuran nah ini lebih tua bawahannya jadi kalau di panggil nama nggk sopan jadinya di panggil Pak aja 😂😂
" Baik Tuan .."Ucap Pak Dio melirik Tuannya dari kaca depan
Kini mereka telah tiba di sebuah resto yang mereka temui saat perjalanan
" Yuk ."Ajak Ardan menggenggam tangan Salsa
__ADS_1
"🙁 dia begitu perhatian tapi..😩." Batin Salsa sendu
Ia pun duduk di samping Ardan dan berhadapan dengan Yuna
Yuna pun memanggil seorang waiters dan mereka pun memesan makanan , semua biaya di tanggung oleh Ardan
Sambil menunggu pesanan datang Ardan dan Pak Dio membahas sedikit hal yang berkaitan dengan pekerjaan entah apa saja yang di katakan tapi sepertinya cukup serius
Setelah menunggu cukup lama kini pesanannya datang satu meja penuh dengan makanan berkelas yang bergizi
"Silahkan di makan jangan sungkan ." Ucap Ardan
"Baik Tuan ."Jawab Pak Dio dan Yuna serempak
Salsa pun memakan makanan yang ia pesan sambil sesekali melirik Ardan yang di sampingnya , pria itu hanya fokus ke makanannya tanpa menyadari jika Salsa tengah mencuri pandangan kepadanya
"Pria yang baik , kau pasti akan mendapatkan wanita yang baik pula kak...berbahagialah tanpa diriku ." Batin Salsa terdapat secuil rasa bersalah di hatinya tapi jika di pikir pikir itu bukan salahnya sih karena bukan ia yang memulai
Karena terlalu sibuk melamun Salsa hampir belum menyantap sesuap makanan pun
"Kenapa tak dimakan kau tak suka ? jika tidak suka bilanglah ." Ucap Ardan menyadarkan Salsa dari dunia
" Tidak...aku suka koq ."Ucap Salsa sedikit kikuk
"owh...kalau begitu makanlah jangan diam terus keburu dingin ." Ucap Ardan
"iya." Jawab Salsa dan segera memakan makananya
Setelah selesai melakukan makan siang mereka pun langsung kembali ke kantor masing masing dan pastinya Ardan mengantarkan dua perempuan itu sebelum kembali ke kantornya sendiri
Setibanya di perusahaannya
Salsa dan Yuna pun masuk ke ruangan masing masing
Salsa merenggangkan otot ototnya terlebih dahulu agar tak terlalu mengantuk
Beberapa menit kemudian terdengar suara ketukan pintu dan Yuna lah yang mengetuk pintu
"Permisi Nona..ini adalah laporan pengeluaran perusahaan bulan ini ." Ucap Yuna memberikan sebuah dokumen
"Baiklah terima kasih ." Ucap Salsa menerimanya
" Kalau begitu permisi nona ."Ucap Yuna pamit undur diri
Salsa pun meneliti semua yang ada dalam dokumen tersebut dengan cermat ia juga membandingkannya dengan pengeluaran bulan kemarin memastikan apa ada yang kurang atau tidak agar tak terjadi kesalahan di masa mendatang
"Semuanya benar ." Ucap Salsa ia pun menyalinnya dalam tautan dan mengirimkannya ke laporan di kantor pusat agar bisa di analisis di sana
Jadi semua nya telah terjamin dan tidak ada kekeliuran sama sekali
****Bersambung
__ADS_1
😪 lanjut nanti lagi ya readers***