
Tak terasa sudah 5 hari lamanya mereka menjalani liburan indah ini dengan sangat sangat bahagia
Senyum dan canda tawa selalu mereka tunjukkan di setiap harinya tanpa menyadari jika ada seseorang yang memperhatikannya dari jauh dengan penuh kebencian
" tak akan ku biarkan kalian hidup tenang sedangkan diriku menderita ,π lihat saja aku akan menghancurkan hari hari indah kalian dalam sekejap saja ."Ucapnya tersenyum licik , rencana balas dendamnya akan segera terlaksanakan dan mereka akan hancur π
***
"By...makan dulu yuk ." Ajak Salsa kepada Daniel
" laper ya ?"Tanya Daniel
" ya jelas lah By...kalau kenyang ngapain aku ngajak makan π."Ucap Salsa sewot
" hehe...ya udah yuk kita pergi cari tempat makan ." Ucap Daniel
"Hyung....kita cari makan dulu ya .. ikut nggk ?" Tanya Daniel saat ini mereka ada di Vila
"nggk ." Jawab Ardan
" aku...emmm tolong beliin makanan aja ya ."Ucap Irene menimbang nimbang jika ikut maka hanya akan jadi obat nyamuk jadi ia memilih diam di situ aja
"oke ." Jawab Daniel
Sepasang kekasih itu pun pergi keluar dan melajukan kendaraannya menuju sebuah tempat makan yang akan di tuju
Setibanya di tempat yang di tuju kedua orang itu pun keluar dan memasuki ruangan tersebut
" ish..banyak bocil nya By...kaya masih bocah aja ."Ucap Salsa mencubit pinggang Daniel tak habis pikir kenapa membawanya ke tempat dimana biasanya para anak sekolah bermain
" nggk papa Honey...toh kita masih muda umur , nikah aja belum jadi masih pantes nongkrong disini ."Ucap Daniel
"hadeh...π terserah deh aku ngikut aja dari pada ngambek yang penting kenyang ." Ucap Salsa pasrah mereka pun duduk di sebuah meja kursi yang kosong
" heheπ ."
__ADS_1
Mereka pun memesan makanan dan menikmatinya dengan sangat santuy sambil sesekali saling melempar obrolan
" ish...By..jan manja nggk malu apa di liatin ama yang muda ."Ucap Salsa saat Daniel begitu manja padanya dan tak tau tempat π
" nggk papa Honey nggk usah peduliin mereka ."Ucap Daniel yang terlihat begitu santai
" huh.."Salsa pun melanjutkan makannya dengan tenang
"Honey...sini aku suapin ." Ucap Daniel yang hendak menyuapi Salsa
"aku bisa makan sendiri By ." Tolak Salsa pada Daniel
"Udah jan nolak buka mulut ." Ucap Daniel yang tetap memaksa menyuapi Salsa
"humm..." Salsa pun terpaksa membuka mulutnya dan menerima suapan dari Daniel
Walaupun di situ juga ada beberapa pasangan yang lebih tau dari mereka dan lebih muda dari mereka tapi sepertinya hanya mereka yang paling mencolok dari yang lainnya entah apa penyebabnya
***
Bosan di rumah Ardan pun memutuskan untuk keluar dari Vila itu
" mau kemana ?"Tanya Irene yang kebetulan berpapasan dengan Ardan
"Keluar ." Jawab Ardan singkat
"owh..." Irene mengangguk dan melanjutkan langkahnya begitu pula dengan Ardan yang melangkah pergi kelyar dari Vila tersebut pria itu mengendarai sebuah mobil dan pergi entah kemana biarkan dia melakukan hal yang dia inginkan saat ini π
Irene menuju kamarnya ia kini tengah bermain ponsel sambil chatingan dengan teman temannya , tapi tentu saja sendiri di bangunan sebesar itu sangatlah membosankan jam segini para pelayan juga sedang istirahat akhirnya Irene pun memutuskan untuk pergi berkeliling di sekitar Vila nggk mungkin hilang kan dia π€
**
Tak terasa sudah 2 jam lamanya Daniel dan Salsa pergi meninggalkan Vila kini kedua orang itu pun bergegas pulang tak lupa dengan membawa pesanan Irene
" Entah apa yang terjadi tapi aku merasa ada yang aneh ."Ucap Salsa yang sedikit gelisah karena entah kenapa perasaannya dari tadi tak tenang seperti ingin cepat sampai di Vila
__ADS_1
Tak Hanya Salsa , Daniel pun juga merasakan hal sedemikian rupa seolah olah bahaya tengah menyapa π
Kini ia melajukan mobilnya dengan sedikit mempercepat laju mobilnya
Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 20 menit mereka telah tiba di Vila tersebut , selesai memakirkan mobilnya mereka masuk ke dalam rumah
" hufh..." Salsa menghela nafas pelan kemudian ia pamit kepada Daniel untuk menemui Irene
Salsa mencari Irene di kamar perempuan itu tapi ia tak menemukan sosok gadis itu di situ sunyi dan sepi kemudian Salsa menanyakan keberadaan Irene kepada pelayan di Vila itu
Seorang pelayan mengatakan jika tadi ia melihat Irene sedang berada di samping kolam renang
Tanpa basa basi Salsa pun menuju tempat kolam renang tapi lagi lagi tempat itu sepi tak ada seorang pun di situ
Salsa heran kemana perginya perempuan itu tak biasanya suka bersembunyi di rumah tapi ini kenapa seperti hilang di telan bumi tak ada jejak sedikit pun
"haish...dimana sih..nih Vila juga gede banget jadi susah nyarinya kemana ." Gumam Salsa menggerutu ia pun pergi meninggalkan tempat itu dan menuju ruang tamu
" KAAKKKKK."Teriak Salsa yang malas mencari kesana kesini
"aish...mana denger π ." Ucap Salsa tepok jidat , Daniel yang mengamati pergerakan kekasihnya itu heran ia pun menghampirinya
"kenapa Honey...koq teriak teriak ?" Tanya Daniel
" Tuh si Eonnie kemana pula ... di panggil nggk nyaut nyaut ."Ucap Salsa
" jadi itu...kenapa nggk minta pelayan aja buat panggilin Honey...dari pada pusing sendiri."Ucap Daniel gemas akan tingkah kekasihnya itu
"oh iya ya lupa ." Ucap Salsa kemudian mereka memerintahkan pelayan untuk mencari dimana perempuan itu bersembunyi
Para pelayan pun segera mencari dengan cepat ke seluruh penjuru ruangan untuk menemukan Irene π€
"Tuan...Nona... itu..."
*Bersambung
__ADS_1