Terjebak Cinta Segitiga Idol

Terjebak Cinta Segitiga Idol
#12.


__ADS_3

"I LOVE YOU ASTER". Ucap Sungchan menembus dinginnya malam bersama Aster.


Jay yang mengintip dari balik dinding langsung pergi ke kamarnya ,entah kenapa perasaannya seperti sesak dan dia pasti akan tau akhirnya seperti apa ,sudah jelas Aster akan menerima cinta dari Sungchan karena sejak Aster bersamanya Aster selalu berbicara tidak enak jika Sungchan melihatnya.


Keadaan teras menjadi sangat dingin ketika Aster dan Sungchan saling diam. Ditambah sekarang Sungchan menggenggam tangan Aster. Aster semakin dibuat kebingungan ketika Sungchan mulai mendekatinya.


"Sungchan". Ujar Aster menahan Sungchan yang ingin menyiumnya.


"Aku bukan ingin menolak ,aku cuma ga ingin semuanya yang kamu bangun selama ini pupus tiba tiba cuma karena perasaan kamu buat aku". Lanjut Aster.


"Apa cinta itu sebuah kesalahan besar?". Balas Sungchan.


"Ini bukan salah atau engganya ,aku ga pantes buat kamu ,liat aku sekarang ,aku bukan apa apa buat kamu yang istimewa ,apa yang kamu harapkan dari aku? Aku udah kotor ,hak yang seharusnya itu menjadi hal yang pertama buat kamu ,itu udah gaada di diri aku". Ujar Aster.


Sungchan tidak mampu membalas jawaban dari Aster ,kini ,Sungchan untuk pertama kalinya mencium wanita. Perasaan Aster tambah aneh ketika Sungchan menciumnya , Aster tau ini salah karena sebenarnya ia telah bertunangan dengan pria yang bernama, Arga


🍁🍁🍁


Keesokan paginya Aster kembali mengerjakan perkerjaannya ,rekan Aster yang bernama Da-jung adalah wanita yang lumayan berumur ,Aster sebenarnya merasa iba ketika melihat Bu Da-jung karena seharusnya diumurnya yang cukup berumur dia sekarang berada dirumahnya dan tidak berkerja keras seperti ini.


Aster mencari Bu Da-jung, ternyata ia sedang membawa keranjang yang berisikan baju kotor ,hal itu sontak membuat Aster langsung menghampirinya.

__ADS_1


"Sini bu saya bantu". Tawaran Aster dengan senang hati.


"Tidak usah nak,ibu masih bisa membawanya". Tolak Bu Da-jung dengan halus.


"Tolong jangan menolak ,saya akan merasa tersinggung jika ibu menolaknya".


Bu Da-jung tidak mampu menolai tawaran dari Aster ,karena tidak bisa ia pungkiri ,mengangkat keranjang baju itu cukup berat itu membuatnya sedikit sakit tulang tulangnya.


Di pagi hari ,sebenarnya Sungchan telah terbangun karena sedikit terganggu dengan percakapan yang lumayan berisik dari luar kamarnya ,dan tanpa sengaja menemui Aster yang sedang membantu Bu Da-jung.


"Kamu wanita yang baik nak". Ujar Bu Da-jung sembari menatap Aster yang sedang memasuki baju kotor itu ke dalam mesin cuci.


"Ibu juga baik". Jawab singkat Aster.


"Hidupku tidak seberuntung wanita diluaran sana nak ,anak perempuanku lebih memilih hidup bersama pacarnya dan belum lama ini suamiku meninggal".


"Mencari nafkah untui diri sendiri memang seharusnya sulit". Lanjutnya.


Aster mendekati Bu Da-jung ketika sudah memutar tombol on mesin cuci.


"Jangan terlalu capek kerjanya ,jika ibu lelah bilang ke saya biar saya yang menggantikan pekerjaan ibu". Ujar Aster dengan sangat tulus diiringi dengan senyuman manisnya.

__ADS_1


"Anakku sekarang pasti seumuran kamu nak ,andai dia bisa berfikiran jernih kalau langkahnya lebih memilih pria berandalan itu salah". Jawab bu Da-jung mengelus rambut Aster.


"Kamu bisa menganggapku sebagai putrimu ,aku sama sekali tidak keberatan bu".


Mendengar jawaban dari Aster membuat bu Da-jung tersentuh hatinya,dan ia mulai meneteskan air mata.


"Jangan menangis bu Da-jung". Ucap Aster menghapus air mata dari pipinya Bu Da-jung.


"Kamu membuat saya tersentuh ,kamu anak baik Aster ,tidak seharusnya kamu berada ditempat seperti ini''.


Aster tersenyum.


"Hidup ga akan selamanya indah bukan bu? Saya harus mendapatkan uang agar bisa kembali ke negara asalku ,oiya jika nanti aku pulang ke negaraku ,ibu mau kan ikut aku?".


"Ibu akan hidup bahagia bersamaku". Lanjutnya.


"Aku merasa tidak enak nak".


"Untuk apa? Aku putrimu bukan? Ikutlah denganku ,jangan fikirkan tentang ekonomi kerluargaku lebih mapan dari yang kau kira". Jawab Aster.


Belum sempat Bu Da-jung menjawab tiba tiba Aster teringat bahwa dia harus mengurus Jay yang sepertinya sudah bangun.

__ADS_1


"Sebentar ya bu ,tuan Jay harus saya urus ,jika ada yang sulit jangan sungkan bicara kepadaku ,aku ada dikamar tuan Jay". Ujar Aster lalu pergi meninggalkan Bu Da-jung.


Sungchan tersenyum melihat betapa baiknya wanita yang dia cintai , Aster mampu menyiptakan banyak kasih sayang sedangkan ia tau kalau Aster juga sebenarnya kekurangab kasih sayang.


__ADS_2