
Sepanjang acara ,Sungchan dan Aster saling menatap. Sungchan merasakan kekecawaan yang mendalam terhadap Aster ,Asterpun sedikit terluka dengan perkataan Sungchan tadi.
Aster menatap Sungchan dengan air mata yang sedang ia tahan. Namun,ketika mereka saling menatap ,tiba tiba Jay menggenggam tangan Aster dan membawa Aster berdiri bersamanya. Sontak,itu membuat Sungchan terkejut dan tidak sengaja menggerakkan tubuhnya.
"Kami harus pulang". Ucap Jay singkat.
Sesekali Aster menoleh kepada Sungchan. Namun ,alih alih menahan Jay untuk pulang,Sungchan malah membuang wajahnya seolah olah ia sama sekali tidak perduli.
Jake,dan Kevin tentu merasakan suasana yang tidak biasanya ,mereka menyadari ada sesuatu yang terjadi diantara Jay ,Aster dan Sungchan.
"Aku rasa ,Sungchan sudah mengetahui perihal Aster menerima penawaran dari Jay". Bisik Kevin kepada Jake.
Akhirnya ,Aster dan Jaypun benar benar pergi meninggalkan semua orang yang ada di ruangan tersebut.
Sungchan benar benar terluka melihat wanita yang sangat ia cintai di bawa pergi oleh laki laki yang ia anggap licik. Sungchan takut ,jika Aster tidak merasakan bahagia hidup bersama Jay ,namun ,berkali kali ia berkelahi dengan argumen yang ada di hatinya ,disatu sisi Sungchan sangat khawatir dengan keadaan Aster hidup bersama laki laki seperti Jay ,sedangkan di sisi lain Sungchan masih berpikir bahwa Aster benar benar telah mengkhianatinya dengan menerima penawaran dari Jay hanya karena Aster ingin melihat dirinya debut.
__ADS_1
"Kamu gapapa?". Tanya Jake dengan nada kasihan ,disamping Jake ada Kevin yang merasa iba melihat Sungchan yang terlihat buntu berada di atas balkon sendirian.
"Mana bisa? Aster bukanlah wanita yang aku cintai dulu". Jawab Sungchan dengan senyuman smriknya.
"Dia benar benar mencintaimu ,Sungchan". Celetuk Kevin. Kevin sekarang sudah menyadari kesalahannya dan sudah menganggap Aster sebagai adiknya.
"Tidak mungkin! Jika dia mencintaiku ,dia tidak akan menerima penawaran dari laki laki licik itu". Balas Sungchan.
"Benarkah? Mana ada wanita yang bisa melihat laki lakinya putus asa karena tidak berhasil debut? Dia tidak ingin melihat dirimu berkerja di Jepang ,karena dia tau ,berkerja di negara itu sangat susah". (
"Jika benar Aster tidak mencintaimu ,untuk apa dia menerima penawaran dari laki laki yang sama sekali tidak ia cintai?". Saut Kevin membantu.
"Tapi apa caranya harus seperti ini? Aku memang ingin debut tapi dengan tidak mengorbankan siapapun". Jawab Sungchan.
"Tapi sekarang semuanya sudah terlanjur ,Aster sudah terlanjur membalaskan hutangnya kepada Jay ,sekarang Jay yang menang ,dia memang mempunyai banyak uang untuk menghalalkan segala cara untuk memiliki apa yang ia inginkan ,termasuk memilik Aster seutuhnya". Balas Jake menepuk bahu Sungchan pelan.
__ADS_1
"Setidaknya ,sekarang pengorbanannya tidak sia sia ,sekarang kamu sedang menyiapkan debut kamu bukan?". Ucap Kevin.
"Tapi Aster harus membayar itu semua dengan mengerahkan seluruh hidupnya dengan Jay". Perotes Sungchan.
"Jay memang dimata kita padalah pria yang licik ,tapi aku yakin ,dia tidak akan menyakiti wanita yang dia cintai"? Jawab Jake.
Sekarang Sungchan menjadi sedikit tenang dan bisa berpikir dengan jernih.
ðŸŒ
"Lihatlah ,bahkan pria itu sekarang membuat dirimu menangis! Pria seperti Sungchan memang tidak pernah berterima kasih ,bukannya menghargai pengorbanan kamu ,dia malah mengatai kamu PE*ACUR!!". Ujar Jay setelah melihat wajah Aster yang penuh dengan air mata.
"Untuk apa kamu masih mencintai pria buruk seperti dia? Hah! Apa kau tidak bisa melihat dengan jelas? Bahwa jelas jelas dia sudah menghina kamu!!". Lanjutnya.
Alih alih bukannya mendengarkan perkataan dari Aster ,justru pandangan Aster melebur menjadi tidak nyata. Malam ini ,adalah malam dimana penyakit Aster kembali kambuh.
Dengan perasaan panik Jay menggendong Aster ke kamarnya dan segera memanggil pelayan untuk memanggilkan dokter dengan cepat. Jay menjadi tidak sabaran ketika melihat tubuh Aster terbaring lemah seperti ini.
__ADS_1