
'Apa itu ? Aku cemburu? Terhadap Jay? Kenapa aku bisa seemosional tadi?'. Batin Aster menggerutu setelah sadar dengan apa yang terjadi.
Aster merasa ,ia telah salah mendiamkan Jay sejak tadi ,bahkan sekarang di arah jalan pulangpun dari perusahaan Aster sama sekali tidak mengajak bicara Jay, Jay nampak menyesal dengan apa yang sudah ia lakukan hingga membuat Aster seperti ini dengannya.
"Aku minta maaf". Ucap Aster lebih dahulu.
"Kamu tidak salah,aku yang salah". Jawab Jay berhati hati.
"Pokonya aku hanya minta maaf". Balas Aster sedikit menaikan suaranya.
"Jay". Lanjut Aster yang tiba tiba saja menginginkan sesuatu.
"Apa?".
"Apa disini ada manggah muda?". Tanya Aster dengan menelan air liurnya bergairah.
"Mungkin ,kenapa? Kau ingin?". Jawab Jay.
Aster menganggukkan kepalanya dengan sangat cepat.
"Baiklah ,kita ke supermarket dulu". Jay mengiyakan permintaan dari Aster.
Ketika Jay meminta supir untuk pergi ke supermarket dulu ,Aster tersenyum hangat kepada laki laki yang ada di sampingnya itu, 'Jay akan menjadi ayah yang baik jika dia mengetahui anaknya ini' , ujar Aster dalam hati.
ðŸŒ
Tidak perlu menunggu lama lagi Aster bisa mendapatkan manggah muda. Dengan sangat mudah Jay memberikan itu kepadanya ,merekapun sampai di super market dan mengambil keranjang belanjaan.
"Apa kau menginginkan yang ini?". Tanya Jay menunjukan manggah muda kepada Aster.
"Ya!". Jawab cepat Aster.
Dengan cepat Jay memasukan manggah itu kedalam plastik dan memasukannya kedalam keranjang yang sedang ia pegang.
"Kita keliling dulu atau gimana? Masa mau beli buah doang,ga mau beli yang lain?". Tanya Jay.
__ADS_1
"Terserah kau saja".
Asterpun mengikuti Jay yang sedang melanjutkan perjalanannya di supermarket ini.
Ketika mereka sedang asik mengobrol dengan hangat ,tiba tiba saja ada pemandangan tidak menyenangkan didepan mata mereka.
Siapa lagi jika bukan Sungchan?. Mereka bertiga sama sama terkejut bukan main ketika bertemu di supermarket seperti ini.
"Apa ini nyata?". Ujar Sungchan dalam hati setelah melihat genggaman tangan Aster yang berada di lengan Jay.
Hati Sungchan benar benar sakit ,melihat Aster telah bahagia bersama Jay. Jay benar benar sudah membuktikan perkataannya.
Disisi Aster juga ,ada perasaan yang sangat aneh yang ia rasakan ketika ia melihat Sungchan. Sangat lama ia berusaha melupakan Sungchan ,dan hari ini ,ia malah bertemu Sungchan dengan cara seperti ini.
"Kau ingin bicara kepadanya?". Tanya Jay kepada Aster.
"Jika boleh". Jawab Aster dengan gugup.
Jay meninggalkan Aster dan berjalan melewati Sungchan, ia menyenggol bahu Sungchan dengan sengaja. Dan Asterpun mendekat kepada Sungchan.
"Kau sudah bahagia?". Tanya Sungchan sembari menggenggam tangan Aster dan tangan yang satunya ia mendorong keranjangnya.
"Seperti yang kamu lihat". Jawab Aster.
"Kenapa kamu ingin berbicara kepadaku?". Tanyanya lagi.
"Aku hanya ingin memastikan bahwa kamu tidak membenciku". "Itu membuatku sangat bersalah". Lanjut Aster.
"Aku akan selalu membencimu kalau kamu masih bersama laki laki itu". Balas Sungchan.
"Bukankah kamu sedikit lagi akan debut?". Tanya Aster mengalihkan pembicaraan.
__ADS_1
Sungchan mengangguk.
"Kau akan hadir kan disaat aku perform?".
"Pastinya,setelah itu ,aku akan merasa kalau pengorbananku itu tidak sia sia". Jawab Aster.
"Kamu masih mencintaiku?". Tanya Sungchan.
Aster menggelengkan kepalanya.
"Tapi aku masih sangat menyayangimu ,rasa sayang itu tidak akan hilang atau mati". Lanjut Aster.
"Berapa lama kamu berkerja dengan Jay?".
"Entahlah ,sampai aku mati mungkin". Balas Aster menghela nafasnya.
"What? Kamu membayar itu untuk seumur hidupmu?". Tanya Sungchan tidak percaya.
Aster hanya tersenyum hangat.
"Ini adalah pengorbanan cintaku Sungchan". Ucap Aster.
"Aku,-".
"Ayo!". Suara Jay yang secara tiba tiba muncul dan langsung mengambil Aster dari Sungchan.
"Aku duluan Sungchan". Ucap Aster dengan berat hati.
"Jaga dirimu baik baik".
"Jay". Lanjut Sungchan.
"Hmm".
"Terima kasih sudah memberikan aku waktu berbicara dengan Aster ,jaga Aster baik baik, dan jangan buat dia sakit". Jawab Sungchan.
__ADS_1
"Pastinya ,aku tidak akan membuat wanitaku sakit karenaku". Balas Jay.
Setelah itu, Aster dengan Jay meninggalkan Sungchan dibelakang ,sedangkan Sungchan ,bola matanya mengikuti arah kepergian Aster dari dirinya.