Terjebak Cinta Segitiga Idol

Terjebak Cinta Segitiga Idol
#32.


__ADS_3

"Kita mau kemana?". Tanya Aster setelah menyadari bahwa ini bukan arah ia pulang kerumah Jay.


"Hotel". Jawab singkat Jay.


"Ko?".


"Aku bosan suasana di rumah ,hanya ingin melakukan hal yang baru". Balas Jay.


🌠


Mereka sampai di kamar hotel yang cukup mewah ,dan kebetulan mereka datang di waktu yang lumayan sepi ,tidak menyulitkan mereka untuk ribet ribet bersembunyi.


Jay membuka kaosnya didepan Aster. Dan mulai mendekati Aster yang sedang merapihkan rambutnya.


"Kita tidak mempunyai pengaman untuk melakukan hal itu di malam ini". Ucap Aster yang mulai peka apa yang diinginkan oleh Jay.


"Sesekali kita coba tidak pakai,aku sangat ingin sayangg". Suara Jay yang berubah menjadi lebih berat.

__ADS_1


Akhirnya Jay menidurkan Aster ke dalam ranjang yang sudah disediakan. Mulai menciumi bibir Aster,tangannya yang mulai nakal langsung membuka kancing demi kancing yang ada pada dress milik Aster.


Kini, Jay sedang menyusu layaknya bayi yang sedang kehausan dengan ibunya ,dan tidak lupa untuk buah dada yang satu lagi ,tangannya justu sibuk memutar mutar pu*ting milik Aster.


"Ahhhhhh ,Jjaaaayyy-aaahhh". Suatu erangan besar yang cukup menggema di kamar hotel ini.


"Kita coba yah". Ucap Jay yang mulai menghentak hentakkan miliknya kedalam goa milik Aster.


"Eeeuuummmm ,Jay ahhhhh".


"Apa kau mengeluarkan itu didalam?". Tanya Aster sambil menahan kesakitan.


"Hahaha ,sedikit Aster". Balas Jay dengan suara nakalnya.


"Aaahhhh ,aaaahhh stopp Jayy ,aku sudah tidak kuat lagi".


Jam telah berganti begitu juga tanggal ,jam 1 dini hari mereka baru menghentikan aksi terlarangnya.

__ADS_1


"Ternyata sangat berbeda jika tidak memakai pengaman ,Aster". Ujar Jay berbaring di sebelah Aster.


"Itu membuatmu hilang arah ,Jay". Jawab Aster memakai bajunya kembali.


"Aahhh ,ini benar benar sangat menyenangkan". Suara lega Jay menguasi ruangan yang cukup luas ini.


"Apa kita harus pulang? Aku takut jika kita pulang besok ,ada seseorang yang mengenalimu". Tanya Aster.


"Apa kamu kuat jalan?". Ujar Jay.


"Menurutmu saja laki laki nakal!". Gurau Aster.


"Baiklah sini aku gendong". Balas Jay hendak berdiri.


"Pakai dulu bajumu baru menggendongku". Tolak Aster.


Merekapun rela pulang lebih awal karena takut ada yang mengetahui identitas Jay jika pulang esok hari ,itu terlalu mengambil resiko lebih banyak.

__ADS_1


__ADS_2