Terjebak Cinta Segitiga Idol

Terjebak Cinta Segitiga Idol
#14.


__ADS_3

"Eekkhhmm". Suara khas dari Sungchan berada di tempat pencucian piring menunggu Aster yang sedang mencuci piring.


"Yaa? Ada apa Sungchan?". Jawab Aster dengan sumringah.


"Pagimu bahagia bukan?".


"Seperti biasanya".


"Apa ini alasan kamu menolakku tadi malam?". Tanya Sungchan yang berhasil membuat tubuh Aster terdiam.


Aster membalikkan badannya setelah mematikan air yang mengalir ke semua piring yang ada di wastafel.


"Apa maksudmu?". Tanya Aster.


"Aku melihat noda lipstik di baju Jay,kalian melakukan itu di pagi hari kan?". Sungchan menatap Aster dengan penuh kekecewaan.


"Begitu pandanganmu tentang aku?".


"Awalnya tidak ,namun sikap kamu yang meyakinkan aku seperti itu dengan Jay".


"Di tambah kejadian tadi waktu sarapan itu sudah menjelaskan segalanya". Lanjut Sungchan.


"Kau tidak pernah memikirkan kalau aku juga memikirkan posisi kamu?". Tanya Aster dengan nada sedikit kecewa.


"Kamu tentu tau ,ini adalah tugasku tapi mungkin aku telah salah berharap kalau kamu mengerti segalanya tenang aku ,aku salah telah menganggapku laki laki yang special didalam hidupku". Lanjutnya.


"Aku cemburu ,Aster". Sungchan mencoba meraih tangan Aster.


"Tapi tidak seperti ini juga ,Sungchan". Dan Aster malah mencoba melepaskan genggaman dari Sungchan.

__ADS_1


"Oh,jadi ini alasan kamu kenapa tidak ingin makan?". Celetuk Jay yang tiba tiba saja makan sembari membawakan sekotak makanan mewah yang sebenarnya tadi sudah ia pesan melewati aplikasi online dan menyuruh penjaga asrama memanggilnya.


"Makan lah". Jay menyodorkan sekotak makanan itu kepada Aster lalu pergi meninggalkan Aster bersama Sungchan.


"Jay, terima kasih". Ujar Aster.


Jay menengok dan tersenyum miring kepada Aster dengan tangan yang berada di saku celananya.


"Kau belum makan?".Tanya Sungchan.


Aster mengangguk.


"Itu yang Jay coba tanyakan disaat kalian sedang sarapan".


Penjelasan singkat dari Aster mampu membuat diri Sungchan merasa malu karena telah menuduh Aster yang bukan bukan.


"Maaf".


Aster menundukan kepalanya ,sebenarnya hatinya sedikit kecewa karena Sungchan lagi lagi berpikiran buruk tentangnya. Tapi apalah daya ,Aster sama sekali tidak bisa memaksakan kalau Sungchan sepenuhnya percaya kepadanya.


"Ma'af". Ujar Sungchan lalu menengkukkan kepala Aster.


Sungchan kini ,mencium bibir Aster.



"Cinta membuatku seperti ini Aster". Ujar Sungchan setelah mencium bibir Aster.


"Menjauh dariku atau bencana akan datang". Jawab Aster.

__ADS_1


"Kenapa?".


"Aku wanita buruk ,sedikit lagi kamu akan menjadi idol tidak pantas mencintai wanita sepertiku".


"Kau kehilangan kepercayaan diri?".


Aster mengangguk.


"Tetaplah bersamaku ,akan aku pastikan kau akan menemukan kerpercayaan diri".


"Gombal". Jawab Aster menepuk bahu Shungchan tertawa kecil.


"Lahh?? Aku akan mandi ,setelah mencuci piring kau makan ya". Balas Sungchan.


"Kau belum mandi? Astaga ,kau menciumku disaat kamu belum mandi?". Ledek Aster.


"Aku belum mandi bukannya belum menggosok gigi ,kau sudah mandi?".


"Sudah ,kenapa?".


"Ah tadinya aku ingin mengajak kamu mandi bersama".


"Cepat mandi atau akan aku siram menggunakan air cuci piring ini". Ancam Aster dengan nada bercanda.


_Cupp_


Sungchan mencium pipi Aster lalu berlari.


"Terima kasih sayang". Teriak Sungchan.

__ADS_1


'Hah?Sayang? Apa dia sudah hilang akal mengatakan itu di asramanya sendiri'. Batin Aster menggerutu ,dan tanpa sadar ia telah melamun membayangkan kejadian tadi bersama Sungchan dan mulai tersenyum sendiri sampai akhirnya ia sadar.


"Mereka benar benar saling mencintai". Gerutu Jay yang bersembunyi di balik pilar berwarna putih.


__ADS_2