
~Dua bulan berlalu.
Aster inisiatif untuk pergi kedokter sebelum Jay terbangun dari tidurnya untuk mengecek kandungannya. Dengan strategi yang telah ia buat bersama asisten rumah tangga yang ada dirumah Jay ,akhirnya Aster berhasil menyelinap bersembunyi pergi diam diam kerumah sakit tanpa sepengetahuan Jay.
Hasil usg hari ini sudah didapatkan oleh Aster dari dokter. Dokter memberitahukan bahwa ia akan mempunyai anak kembar yang belum diketahui jenis kelaminnya itu. Aster sangat senang dan langsung bergegas pulang agar Jay tidak curiga bahwa Aster sebenarnya dari rumah sakit.
ðŸŒ
Sesampainya ia di rumah Jay ,dengan sangat cepat Aster menghampiri asisten rumah tangga yang sepertinya sedang menanti Aster untuk mengetahui seseorang yang sudah ia anggap sebagai calon cucunya itu.
"Bagaimaja hasilnya?". Tanya asisten itu dengan suara pelan.
"Anakku sehat ,dia kembar bu". Jawab Aster sebisa mungkin mengontrol suaranya walaupun sebenarnya ia sangat ingin teriak detik ini juga.
"Oh ya?? Kalian sehat sehat ya didalam". Ujar asisten itu sambil mengelus elus puncuk peut Aster yang ia tutupi dengan bajunya.
~Tingggnoongggg~
Suara bell rumah berbunyi seakan akan menandakan ada seseorang yang datang. Dengan cepat asisten itu membukakan pintunya dan mengecek siapa yang datang ,Aster tidak keluat karena berjaga jaga ia tidak akan tau siapa yang datang mungkin orang industri musik atau dari agensi yang cukup penting.
Seperti seseorang yang mengetahui ,Jay yang secara tiba tiba datang dan turun mengecek tamu yang baru saja datang. Aster sangat penasaran dengan tamu yang ia anggap special ,karena jarang jaran Jay yang menyambutnya.
Mengintip dari dapur Aster terkejut mengetahui siapa yang datang.
Wanita itu adalah wanita yang sama yang Aster pergoki sedang mengobrol dengan Jay di sebuah acara.
Aster sangat ingat jelas bagaimana wajah dari wanita itu ,siapa sebenarnya wanita itu? Kenapa Jay membawa artis kerumahnya tanpa sepengetahuan Aster.
Tanpa disadari ,dari begitu banyak pertanyaan yang hadir di pikirannya,membuat Aster menjatuhkan air matanya "lagi".
"Apa apaan ini?!". Ucap Aster dengan sangat kesal.
__ADS_1
Detik ini juga ,rasanya ia sangat ingin menerkam wanita yang sekarang sedang mengobrol santai dengan ayah dari anak yang sedang ia kandung ini.
Aster sangat kesal ,hubungan tanpa status ini membuatnya tidak mempunyai banyak hal. Bahkan ketika ia sedang cemburu seperti ini ,ia sama sekali tidak bisa melakukan apa apa.
Aster menghapus air matanya ,dan menguatkan hatinya untuk berjalan melewati Jay dan wanita yang tidak ia kenal itu.
"Kau mau kemana?". Tanya Jay setelah melihat Aster yang hendak keluar dari rumahnya.
"Ada perlu". Jawab singkat Aster.
"Siapa dia Jay?". Tanya wanita itu kepada Jay.
"Dia ,eum,asisten pribadiku,Ryujin". Jawab Jay dengan sangat gugup.
"Bisakah kau mengambil paperback yang ada dimobilku?". Ujar Ryujin kepada Aster.
Aster menatap Jay dengan tatapan tidak senangnya. Dan langsung keluar mengambil paperback yang dituju oleh Ryujin tadi.
Tak perlu memakan cukup banyak waktu ,Aster langsung memberikan itu dengan pemiliknya.
"Apa aku bisa pergi sekarang?". Tanya Aster sedikit gemetar ,namun tatapannya tidak lepas dari mata Jay.
Jay tidak menjawab apa apa ,Aster menganggap itu sebagai persetujuan dari Jay. Dan langsung pergi dari Jay.
Aster tersungkur di atas jembatan dan mulai menangis hebat, setelah beberapa menit ia menyendiri ,tiba tiba ada sentuhan hangat yang sangat tidak asing baginya. Aster menaikan wajahnya dari lipatan tangannya ,Sungchan! Ternyata tempat ini adalah tempat syuting groupnya Sungchan untuk musik vidio nanti.
"Kau kenapa?". Sungchan mengangkat wajahnya Aster menggunakan kedua tangannya.
Aster tidak menjawab apa apa selain tersendu sendu karena tangisannya. Dan Sungchan langsung mengajak Aster kesuatu tempat yang sedikit sepi.
"Sekarang bicaralah,apa yang terjadi". Ujar Sungchan.
"Jay ,mengajak artis wanita kerumahnya".
"Lalu? Mereka melakukanmu tidak baik?". Tanya Sungchan lagi. Aster tidak mampu menjawab pertanyaan itu dan menangis lagi.
__ADS_1
"Aku hamil anak Jay". Ucap Aster setelah kerenggangan yang terjadi karena Sungchan tidak tau harus apa.
"Apa yang kamu bilang!!!". Jawab Sungchan menggentak Aster.
"Aku salah ya Sungchan? Aku menyembunyikan kehamilanku karena tidak ingin membuat karir Jay hancur". Balas Aster.
"Sampai kapan kau melakukan pengorbanan terus menerus!! Apa kamu tidak memikirkan diri kamu sendiri?! Akhiri semua hubungan yang kamu jalin bersama Jay dan kita akan hidup bersama". Ujar Sungchan kesal.
"Tidak semudah itu Sungchan ,Jay tidak akan membiarkan kita lolos". Jawab Aster putus asa.
"Lalu ,kamu lenyapkan saja anakmu itu". Balas Sungchan dengan santainya.
"Apa yang kamu bicarakan?! Apa kamu pikir aku wanita seperti itu?".
"Aaarrgghhh ,kau membuatku tambah membencimu tanpa alasan ,aku benci kamu karena kamu sangat bodoh ,mau saja melakukan pengorbanan seperti ini". Ucap Sungchan sangat frustasi.
"Tapi Aster ,akhir akhir ini aku pasti akan sibuk". Ucap Sungchan menghela nafasnya.
"Kenapa? Lagi mempersiapkan debutnya yah?". Tanya Aster menyeka air matanya.
Sungchan mengangguk pelan.
"Lakukan yang terbaik yah". Ujar Aster sambil mengusap bahunya Sungchan.
"Kamu masih bisa tersenyum karenaku?". Tanya Sungchan dengan sangat tulus.
"Kenapa tidak? Perasaan itu tidak akan berubah Sungchan ,aku akan selalu berterima kasih dengan kamu ,kamu yang sudah membuatku sepeerti ini". Jawan Aster.
"Berjanjilah ,setelah bayi itu lahir ,kamu harus menemuiku ,aku akan selalu mencintaimu dan menunggumu". Sungchan mengacungkan jari kelingkingnya.
"Walaupun aku sudah mempunyai anak? Bagaimana bisa kamu bisa menikahi wanita yang mempunyai anak tanpa ada hubungan pernikahan?". Jawab Aster.
"Aku tidak perduli ,kau cinta pertamaku ,bagiku cinta pertama adalah segalanya".
"Aku akan selalu mencintai dan menunggu kamu Aster". Lanjut Sungchan.
__ADS_1
Aster tersenyum dan mengangguk lalu menerima tanda yang membuatnya berjanji dengan Sungchan.
"Jay ,seharusnya kamu yang ada disini sekarang". Ujar Aster dalam hati ketika Sungchan sedang memeluknya dengan erat.