Terjebak Cinta Segitiga Idol

Terjebak Cinta Segitiga Idol
#7.


__ADS_3

Pagi yang cerah ,Aster mengawali paginya dengan membuat sarapan untuk para 12 trainne yang ada.



Aster membenarkan rambutnya karena melihat ada seseorang yang datang kedapur. Pria itu menatap Aster aneh ,begitupun juga Aster.


"Apa kita pernah bertemu?". Tanya mereka secara bersamaan.


"Kamu Jake kan?". Ujar Aster dengan histeris.


"Aaaaa kamu Aster ,model di sekolah waktu itu kan? Ini benar kamu?". Akhirnya ditempat yang Aster anggap tidak ada yang ia kenal dan lihatnya ,sekarang Aster menemukan teman SMKnya . Ya,Jake dulu sempat tinggal di Indonesia selama 2 tahun ,dan ia sekolah di sekolah yang sama Aster sekolahi, tetapi setelah 2 tahun sekolah Jake harus pindah dengan alesan yang tidak di ketahui oleh Aster.


"Ceritanya panjang Jake". Jawab Aster dengan wajah yang murung.


"Heii ,tidak perlu murung seperti itu ,kan ada aku ,aku pasti akan menemani kamu disaat kamu butuh teman". Balas Jake berusaha menghibur Aster.


Tak lama dari mereka saling bercanda , Jay dan Sungchan datang dengan bersamaan.


"Pagi pagi udah berisik kamu Jake". Ujar Jay sambil mengucek ngucek matanya.


"Bagaimana bisa aku tidak berisik? Aster temanku waktu aku tinggal di Indonesia dulu".


"Oiya?". Tanya Sungchan lalu melirik ke arah Aster.


"Apa kalian tau ,Aster dulu model di SMK dulu". Ujar Jake dengan antusias.


"Sebentar aku masuh menyimpan fotonya diwaktu dia jadi model dulu ,dan itu sangat membuat sekolah kami terkenal". Jake menunjukan salah satu foto yang sengaja ia koleksi karena cinta pertama Jake adalah Aster.

__ADS_1



Sungchan dan Jay tertarik untuk melihat foto yang di kasih unjuk dengan Jake.


"Dia mempunyai senyum yang indah ,kenapa aku tidak pernah melihat senyuman bahagia itu?". Tanya Sungchan tanpa sadar.


"Oiya Aster ,kenapa kamu berkerja disini? Bukannya kamu sudah punya cukup banyak uang?". Ujar Jake tanpa memperdulikan ucapan dari Sungchan.


"Eummm".


"Seingatku ,mamah kamu punya beberapa butik yang terkenal di Indonesia danpapah kamu juga pengusaha besar kan Aster?". Potong Jake.


Jay terpelongo mendengar pengakuan dari Jake tadi.


"Apa kamu mau makan? Aku siapkan dulu yah ,pasti kalian sangat lapar ,sebentar". Aster memutuskan untuk tidak menjawab pertanyaan dari Jake yang nyatanya itu membuat hatinya menjadi sakit lagi.


"Aku salah ya?". Jake menggaruk kepalanya yang tidak gatal dan Jay Sungchan habya tersenyum melihat tingkah aneh Jake dipagi hari ini.


Aster dan satu temannya menyiapkan sarapan untuk para 12 trainne. Sungchan melihat Aster dengan perasaan takjubnya kepada Aster ,Sungchan mengetahui betapa hancurnya hidup Aster sekarang namun pagi ini Aster berhasil menutupi rasa kehancuran dalam hidupnya.


Saat Aster memberikan minum kepada Jay ,dengan sengaja Jay menyenggol gelas yang berisikan jus buah itu, dan membuat bajunya basah. Aster secara spontan langsung mengambil tisu untuk membersihkan jus buah dibajunya Jay.


Jay menatap Aster dengan perasaan yang bebeda ,bagaimana bisa hatinya seperti ini ketika melihat Aster. Aster merasa tidak nyaman dengan tatapan itu, maka dari itu Aster memutuskan untuk meninggalkan Jay.


"Aster". Ujar Sungchan menghampiri Aster yang sedang mencuci piring.


"Iya apa". Jawab Aster.

__ADS_1


"Kamu marah?".


"Sama?".


"Aku". Balas Sungchan dengan nada yang sedikit di turunkan.


"Ah-tidak,hahaha ,kamu merasa tidak enak kepadaku? Jangan seperti itu Sungchan ,kamu tetap orang yang baik dimataku". Ujar Aster tertawa kecil.


Sungchan kaget mendengar balasan dari Aster ,baru kali ini Sungchan melihat Aster tertawa ,begitu indah untui di pandang.


"Oiya ,kamu ga bilang kalau kamu anak seorang CEO".


"Untuk apa aku bilang? Orang tuaku sudah bercerai ,papahku lebih memilih selingkuhannya ketimbang mamahku ,jadi aku bukanlah anak dari seorang CEO". Balas Aster dengan tetap melanjutkan mencuci piringnya.


"Tidak ada namanya bekas papah ,Aster". Nasehat Sungchan.


"Kamu mungkin bisa mengatakan itu ,kamu sama sekali tidak tau bagaimana cara papahku mengkhianati mamahku dengan mendatangkan selingkuhannya kerumah kami dan mengusir mamah didepan selingkuhannya".


"Jangan bahas itu,mood ku jadi berubah jika membicarakan si penghianat itu". Lanjut Aster.


"Lalu,bagaimana dengan sahabatmu ,bukannya dia juga seorang pengkhianat".


"Dia akan tetap jadi sahabatku ,dia selalu bersamaku disaat masa masa tersulitku". Kini ,Aster memberanikan diri untuk menatap wajah tampan dari Sungchan.


"Boleh aku mengatakan sesuatu?".


"Apa?".

__ADS_1


"Eeemmmm".


"Eekkhhhmmm". Celetuk Jay.


__ADS_2