
Tepatnya di hari itu ,mimpiku akhirnya terwujud ,akhirnya aku bisa berlibur ke Korea bersama sahabatku ,tapi sayangnya Syifa tidak bisa ikut karena dia sedang sakit ,maka dari itu hanya aku dan Adelia yang bisa berlibur ke Korea.
Kami tidak menyewa pemandu wisata karena pada dasarnya sejak kami berjanji akan berlibur ke Korea ,sejak itu juga aku diam diam kursus bahasa Korea dengan izin mamahku. Seling satu bulan setelah aku kursus bahasa Korea ,ternyata Syifa dan Adelia mengetahuinya,maka dari itu aku mengajak Adelia maupun Syifa ikut belajar bahasa Korea bersamaku.
Aku dan Adelia menyewa hotel untuk satu bulan di Korea. Kami sangatt bahagia ,lebih dari kebahagiaan apapun. Aku dan Adelia mempunyai nasib yang sama ,keluarganya berpisah karena mamahnya lebih memilih hidup bersama pacarnya ketimbang papahnya.
"Habis liburan ,lo mau terusin kerja atau gimana?". Tanya Adelia sambil merebahkan tubuhnya kekasur kamar kami.
"Gatau ,mamah gue nyuruh gue buat urus butiknya yang ada di Bogor". Jawabku.
__ADS_1
"Kalo lo?''.Tanyaku kepada Adelia.
"Gue sih tetep kerja ,lo tau sendiri papah gue udah sakit sakitan". Balas singkat Adelia.
Hari ini adalah hari 20 kami berada di Korea. Tinggal 10 hari lagi kami meninggalkan negara ini.
🍁🍁🍁
Seketika aku terkejut mengetahui jika Adelia tidak ada di sampingku. Aku mencari dia ke kamar mandi ,kebalkon ke ruang makan tidak ada. Tapi sebentar ,apakah ada yang terlihat ganjal di hotel ini? Kemana barang barangku pergi?! Kenapa suasana hotel menjadi sangat sepi.
Aku kembali kekamarku, mencari tas,koper,hal hal yang berharga,termasuk handphoneku sama sekali tidak ada. Hanya tersisa baju baju yang ada di lemari. Apakah Adelia telah mencuri semuanya? Kenapa dia begitu tega melakukan itu kepadaku?!!.
__ADS_1
Pikiranku sangat kacau ,tidak tau harus apa ,bahkan alat yang tujuannya untuk memberitahukan mamahku saja telah di curi oleh Adelia. Aku sama sekali tidak hafal nomer nomer teman teman ,kakak ,atau mamah sekalipun.
Akhirnya ,aku memutuskan untuk mengganti pakaianku ,aku pernah diberitahu jika berlari di tengah malam membuat fikiran menjadi tenang siapa tau dengan aku berlari di malam ini bisa membuatku menemukan jalan keluar.
Aku mengganti pakaianku untuk bersiap siap melakukan lari di malam ini ,sendirian ,aku berlari dengan sangat amat kencang ,tidak perduli akan nantinya paru paruku kambuh ,yang penting ini adalah eseuatu yang sangat membuatku despresi.
Semenjak kejadian perceraian orang tuaku ,membuat aku sedikit tempramental ,aku sama sekali tidak bisa mengontrol emosiku sendiri. Sekalipun bisa ,aku pasti akan melukai diriku sendiri.
Aku benar benar despresi ,tidak tau harus apa.
Aku berlari dengan banyak pertanyaaan didalam hatiku.
__ADS_1
'Kenapa rasanya dunia ini sangat kejam? Semua orang mengkhianatiku ,apakah aku dilahirkan hanya untuk di khianati ,papahku mengkhianatiku dengan cara menikahi pacarnya dan meninggalkan mamahku sendiri ,sekarang sahabatku ,Adelia,kenapa dia sangat tega mebiarkanku hidup dengan seperti ini? Apa aku pernah melakukan kesalahan sampai sampai orang terdekatku selalu mengkhinatiku? Aku salah apa ya tuhan... Aku harus apa! Semuanya nampak buntu sekarang ,apa semuanya adil untuk aku lalui?!!'.