
"Kau bilang kau akan datang ,Aster,kenapa kau meninggalkanku sendiri?". Ucap Sungchan dengan rasa rindunya yang sangat mendalam untuk Aster.
Lalu,tanpa sadar ,ia merantaikan kejadian demi kejadian yang telah terjadi antara ia dengan Aster. Dari pertama kali ia bertemu dengan Aster di jalan tengah tengah jalan ,sampai pada akhirnya pertemuan terakhir ketika ia mengetahui bahwa Aster sedang mengandung anak Jay.
"Bukankah yang menimpah dia sekarang itu karena aku? Jika aku tidak mengatakan hal itu karena tidak berhasil debut bersama Jay kepada Aster ,mungkin Aster tidak akan berkerja dengan Jay dan mengalami hal seperti ini". Tanpa disadar ,air mata Sungchan turun satu persatu ketika ia mengingat kejadian indah bersama Aster.
"Kenapa kau selalu melakukan pengorbanan yang membuatmu menjadi korban Aster". Sungchan memukul setir mobil yang ada di depannya itu.
Sungchan sangat ingat dimana ia melakukan ciuman pertamanya bersama Aster waktu itu. Aster sudah membuat dua orang sekaligus patah hati karena meninggalnya.
"Aku sangat egois ,bisa bisanya aku malah membencimu ,Aster ,maafkan aku ,aku sangat mencintaimu".Ujar Sungchan.
ðŸŒ
__ADS_1
'Jay bangun ,sudah pagi ,kau harus berkerja'. Suara perempuan yang sangat jelas didengar oleh Jay.
Suara itu benar benar membuatnya terbangun dan melepaskan pelukannya bersama bingkai foto yang didalamnya terdapat wajah cantik dari Aster.
"Apa aku berhayal atau memang nyata?!". Tanya Jay kepada dirinya sendiri. Terdapat kerinduan yang sangat mendalam didalam hatinya ,karena hampir satu tahun ia menjalani hidup bersama Aster.
"Kenapa aku tidak bisa menerima semuanya!!!".
"Dulu aku sangat iri jika melihat Sungchan ,dia mendapatkan pengorbanan cinta dari kamu ,tapi ternyata ,bahwa akulah yang paling mendapatkan pengorbanan dari kamu... aku mohon kembalilah". Lanjut Jay menyenderkan tubuhnya ke lemari.
ðŸŒ
__ADS_1
Hari hari berlalu begitu cepat ,Sungchan maupun Jay sama sama seperti orang hilang arah. Fansnya yang menyadari perubahan itu semakin mencari tau apa yang sedang terjadi kepada idolanya itu.
Rasa cinta dan rasa belum ikhlas antara Sungchan dan Jay membuat Aster tidak bisa pergi dengan tenang ,rohnya masih berada di dekat Jay maupun Sungchan.
"Kenapa aku terus menerus merindukan Aster ,bagaimanapun aku tidak ingin membuat Aster terjebak dan tidak bisa pulang ke dunia". Ujar Sungchan menyodorkan kepalanya ke dinding.
"Aku ingin mengikhlaskan Aster,tapi kenapa rasanya tidak bisa ,semakin aku ingin melupakan Aster semakin pula rasa cintaku sangat jelas untuk Aster".
"Aku sangat menyesal membuat Aster seperti ini ,aku sangat menyesal sudah mengira Aster adalah perempuan tidak baik ,jika bukan berkatnya ,mungkin aku tidak akan menjadi artis populer seperti sekarang". Lanjut Sungchan.
ðŸŒ
Rasa rindu Jay ,membuat ia memeriksa kembali foto demi foto atau vidio demi vidio yang ada di handphone milik Aster. Ketika melihat semua kenangannya bersama Aster ,seketika membuat Jay tersenyum namun hatinya terasa sakit.
'*Waktu berlalu begitu cepat Jay ,aku tidak menyangka bahwa ini terjadi kepadaku ,kehamilan ini tidak bisa dipungkiri ,aku mencintaimu namun aku juga mencintai anak ini ,Jay,jika nanti kamu sudah mengetahui semuanya ,aku harap kamu bisa mengerti pengorbananku ini ,aku tidak ingin kehilangan anak kita ,bukankah mereka tidak ber*salah? Biarkan aku menjadi orang tua tunggal setelah anak kita lahir ,mereka tidak akan mengetahui siapa papah kandungnya yang sebenarnya ,biarkanlah anakku tumbuh dengan sehat sampai waktunya tiba'. Jay membuka sebuah vidio yang terakhir kali ada di handphone milik Aster.
__ADS_1
"Kata orang waktu adalah obat ,tapi kenapa itu tidak berlaku untukku sekarang? ,aku benar benar mencintaimu Aster".