Terjebak Cinta Segitiga Idol

Terjebak Cinta Segitiga Idol
#24.


__ADS_3

Jay mengunci Aster disebuah ruangan yang cukup mewah dan membiarkan Aster sendirian di ruangan tersebut.



🌠


Matahari sudah berganti menjadi matahari pagi , Aster sama sekali tidak diberikan makan atau minum oleh Jay maupun pegawai rumahnya.


_Clek_


Suara pintu kamar terbuka. Jay merasa emosinya sudah mereda akhirnya memastikan Aster berada di kamarnya setelah satu hari di kurung.



"Aku minta maaf". Ujar Aste pelan ketika Jay berada di sampingnya.


"Aku juga".


"Aku harus ke perusahaan ,ada jadwal photoshot untuk poster debut". Lanjut Jay.


"Aku harus ikut?". Tanya Aster.


"Tidak usah ,kau belum makan kan?".


"Tidak apa apa ,ini perkerjaanku bukan?". Paksa Aster.


"Baiklah ,bersiap siap ,aku akan kembali lagi". Balas Jay lalu pergi.


🌠



Aster memakai outfit itu untuk melakukan pekerjaan hari pertamanya bersama Jay. Sambil menunggu Jay ,Aster duduk di kasurnya sambil memainkan handphone yang telah di berikan oleh Jay.


"Bukankah ini terlalu cantik?". Ujar Jay tertegun ketika melihat bidadari berada di rumahnya.



"Cepat". Pinta Jay kepada Aster.


Mereka berdua akhirnya pergi ketempat dimana Jay melakukan potoshot untuk poster debutnya yang akan di lakukan 1 bulan setelah bulan ini.

__ADS_1


Staff dari agensi sama sekali tidak menjemput Jay karena Jay membawa mobil dengan supir sekaligus pengawal yang telah di perintahkan oleh papahnya.


Tidak perlu menunggu lama ,merekapun sampai ketempat tujuan. Jay dan Aster turun dari mobil secara bersamaan. Membuat semua orang yang melihatnya tertegun ,tidak ada fans yang berhasil masuk karena tempat ini merupakan tempat yang di jaga dengan ketat karena ini adalah tempat dimana sebuah rahasia nantinya akan terbongkarjika waktunya tepat.


'Wanita di sebelah Jay itu tata rias? Pengawal pribadi? Atau kekasih?'.


'Kenapa mereka berdua seperti seseorang yang sedang berpacaran'.


'Tapi mereka benar benar sangat serasi'.


'Apa Jay tidak takut jika ada seseorang yang diam diam memoto mereka berdua ,tentu itu akan mengancam reputasinya di awal debut'.


Begitu bisikan yang rata rata itu adalah staff,tata rias,tata busana ,maupun tukang makanan. Mereka semua sama sama tertegun melihat apa yang terjadi didepan matanya. Terlebih wajah Jay yang tidak bisa di ragukan ketampanannya membuat Jay dan Aster sangat cocok.


"Hallo". Ucap sopan Aster kepada orang orang yang ada di depannya.


Terdapat 1 2 orang yang membalas senyumannya ,sisanya hanya melihat Aster dan ujung kepala sampai ujung kaki.


"Mereka kenapa menatapku seperti itu?". Tanya Aster setelah masuk ke dalam ruangan dimana itu dikhususkan untuk para member dan asisten pribadinya.


Jake dan Kevin belum datang.


"Lihat ke cermin". Balas dingin Jay.


"Kau sangat cantik". Ujar Jay dengan santai.


"Kau juga sangat tampan". Jawab Aster yang berhasil membuat pipi Jay berubah menjadi memerah.


"Hei ,bisa kau siapkan makanan untukku dan dia? Kami belum sempat makan tadi". Teriak Jay kepada pelayan yang membawa nampan berisikan makanan dan minuman itu.


"Aku tunggu di sana ya ,kamu masih di rias kan?". Tanya Aster.


"Baiklah ,kau harus istirahat". Jawab Jay tersenyum kecil.


Melihat dari pantulan kaca , Jay benar benar kagum melihat kecantikan murni dari Aster ,di tambah wajah Aster yang sangat lugu ketika ada orang asing yang lewat di depannya membuat Jay senyum senyum sendiri.



Kevin sudah datang dengan wajah polosnya ,si muka dua itu belum menyadari dengan keberadaan Aster di ruangannya yang sama.


Tapi tiba tiba pelayan yang membawa makanan itu memberikan senampan makanan dan minuman kepada Jay ,dan karena Jay sudah selesai di rias ,Jay memberikan nampan itu kepada Aster yang sedang duduk canggung itu.

__ADS_1


"Makanlah". Ucap Jay yang berhasil membuat Kevin menoleh kearah Jay.


Kevin terkejutnya bukan main ketika melihat orang yang menjadi saksi sekaligus korban kecurangannya ada didepan matanya.


Kevin berusaha bersikap seperti biasanya ketika melihat Jay dan Aster sedang makan bareng di sofa.


🌠


Dan, Jaypun menjadi urutan pertama melakukan foto. Jay meninggalkan Aster sendiri di ruangannya untuk melakukan foto.


Kini, Aster sedang berjalan keluar gedung untuk melihat pemandangan yang sangat indah untuk di lihat.


"Hallo". Sapa Kevin menghampiri Aster yang sedang duduk itu.



"Ya Kevin? Ada apa?". Tanya Aster sopan.


"Euummm , Aster ,a-aaku mau bilang". Ucap Kevin gugup.


"Perihal kau berlaku curang kepada Sungchan dan berbuat tidak baik kepadaku?". Tebak Aster.


"Ya ,aku harap kamu tidak membongkar itu".


"Apa kau fikir aku akan membongkarnya? Tidak Kevin ,tenang saja". Jawab Aster dengan senyumannya yang tulus.


"Lagi pula ,sekarang Sungchan sudah mendapatkan debutnya ,meskipun berada di agensi yang berbeda dengan Jay ,setidaknya aku sudah membuat hal yang berguna untuk Sungchan". Lanjut Aster sembari memainkan air didepannya.


"Kamu? Kamu melakukan apa? Jangan jangan ,kamu bersama dengan Jay adalah bayaran karena Jay berhasil membuat Sungchan debut?". Tanya Kevin.


"Ah-tidak ,kamu salah dengar". Balas Aster mengeles.


"Aku tau persis Jay seperti apa ,aku mengerti". Ujar Kevin mengelus bahu Aster pelan.


"Rupanya kau lebih mencintai Sungchan". Lanjutnya.


Aster tersenyum kecut kepada Kevin. Aster hanya berharap ini lah wujud asli dari orang yang sudah memukulinya saat itu.


"Jangan lakukan itu lagi ,kalau tidak ,aku akan menjadi saksi atas kecuranganmu". Nasehat Aster kepada Kevin.


"Tidak akan ,aku janji". Jawab Kevin.

__ADS_1


"AYO KEVIN!! GIGIRAN KAMU". Teriak produser setelah itu Kevin pergi dari Aster.


__ADS_2