Terjebak Cinta Segitiga Idol

Terjebak Cinta Segitiga Idol
#6.


__ADS_3

"Hei". Suara dingin Jay tiba tiba datang tanpa di duga.


Sungchan menoleh dengan cepat dan Aster dengan secepat mungkin menghapus air matanya agar Jay tidak mengetahui jika ia habis menangis.


"Ya? Ada apa?". Jawab Aster.


"Sedang apa kalian disini malam malam? Berduaan pula". Tanya Jay dengan nada penuh kecurigaan.


"Ah tidak ,aku tadi hanya berniat untuk mencari udara segar dan tidak sengaja menemui Aster disini". Balas Sungchan.


"Aster... Tidakkah kamu memenuhi tugas kamu?". Jay tidak terlalu memperdulikan jawaban dari Sungchan ,tujuan ia menghampiri Sungchan adalah untuk bertemu Aster.


"Apa maksud kamu? Tugas? Aku sudah melakukan semua tugasku sekarang bukan?". Ucap Aster.


"Cepat ikut aku ,aku akan membantu tugasmu selesai untuk hari ini". Ujar Jay yang langsung menarik tangan Aster. Sungchan hanya mengikuti Jay dan Aster. Sungchan sama sekali tidak mempunyai hak untuk melarang Jay yang notabennya adalah sang nomer satu di masa trainnenya.


"Jay tunggu". Ucap Aster berhasil membuat Jay terhenti.


"Hari ini aku sangat lelah,bukannya kamu juga lelah? Tidurlah ,besok malam akan aku pastikan kamu akan menadapatkan itu". Lanjut Aster.


Jay nampak berfikir sejenak. Jay juga membenarkan perkataan dari Aster ,karena hari ini adalah hari yang panjang.


"Euummm ,kamu benar juga,tapi kamu harus berjanji ,besok kita akan melakukannya". Jawab Jay.


"Iya Jay".


"Lalu ,kenapa kamu masih di sini Sungchan?". Tanya Jay kepada Sungchan.


"Aku sedang menunggu kamu untuk kembali kekamar".

__ADS_1


"Ohh begitu ,baiklah ,tunggu sebentar disini ,aku ingin mengambil air dulu". Balas Jay dan bergegas ke dapur.


Kini,hanya tinggal Aster dan Sungchan yang ada di ruangan itu.


"Apa aku harus melakukan itu ,Sungchan?". Tanya Aster dengan tatapan yang membuat Sungchan lemah.


"Ah ,ini membuatku tambah bersalah Aster". Sungchan benar benar menunjukan rasa bersalahnya kepada Aster.


"Aku sangat takut ,aku takut mamahku tau dan dia pasti akan membenci aku".


"Bicaralah kepada papahmu ,pasti dia akan membela kamu". Saran Sungchan.


"Ke seseorang yang sudah meninggalkan keluarganya dan lebih memilih menghabisnya hidupnya dengan wanita selingkuhannya? Tidak mungkin Sungchan!". Jawab Aster cukup menegaskan kata demi katanya.


"Okey baiklah,dalam penilaian selanjutnya aku pasti akan menggantikan posisi Jay ,agar tidak ada satu orangpun yang melakukan itu kepada kamu".


"Tidak perlu". Jawab singkat Aster.


"Aku ke kamarku dulu". Potong Aster.


Aster meninggalkan laki laki yang sebenarnya merasa tidak enak hati kepada Aster ,Sungchan benar benar menyesali semua yang dia anggap dapat memudahkan urusan Aster untuk bisa kembali ke negaranya ternyata tidak semulus itu. Kini,bola mata Sungchan hanya bisa mengikuti arah Aster berjalan sampai bayangannya Aster tidak terlihat lagi.


"Heii". Suara Jay mampu membuat Sungchan yang sedang termenung menjadi kaget.


"Astaga!!". Teriak Sungchan dengan suara bassnya.


"Ayo ke kamar". Ucap Jay merangkul bahu Sungchan.


"Sungchan". Lanjut Jay kepada Sungchan yang sedang berada di perjalanan kekamarnya masing masing.

__ADS_1


"Iya apa Jay?".


"Apa Aster orang asing?". Ya ,Jay mulai membicarakan tentang Aster kepada Sungchan.


"Iya,dia ke sini bersama temannya ,dan temannya ternyata mengkhiantinya dengan membawa semua hartanya dan meninggalkan dia sendiri". Jawab Sungchan dengan jujur.


"Kamu bisa tau dari mana? Bukannya kita baru ketemu sama dia?". Tanya Jay dengan nada penuh curiga.


"Ah-itu ,aku mengetahuinya dari bapak Donghae". Sungchan mengeles.


"Sungchan... Apa kamu sadar ,akhir akhir ini kamu jadi banyak gugup".


"Ada hal yang membuat aku hilang percaya diri".


"Kamu menempati tempat ke 4 itu bukan posisi yang buruk bukan?". Jay hanya memikirkan kalau hal yang membuat Sungchan hilang percaya diri adalah karena Sungchan gagal menempati posisi 3 besar.


'Bukan itu ,Aster yang membuatku gugup, kenapa harus kamu yang mendapatkan pringkat ke satu? Sekarang semuanya jadi tambah rumit'. Batin Sungchan menggurutu.


Sungchan hanya membalas Jay dengan senyumannya.


"Aster sangat cantik ya Jay". Ucap pelan Sungchan yang bisa didengar oleh Jay.


"Walaupun dia cantik ,tetap aja dia pelayan,dia sama seja rendahnya dengan wanita malam". Jawab Jay dengan sangat ketus.


"Jika begitu ,kenapa kamu ingin melakukan hal itu kepada Aster?".


"Itu tugasnya ,aku hanya membantunya menyelesaikan tugasnya ,apa aku salah? Lagi pula memang seharusnya seperti itu memperlakukan seorang pelayan agar dia bisa tau diri".


Sungchan hanya menggeleng gelengkan kepalanya tidak habis fikir dengan apa yang barusan ia dengar dari mulut Jay.

__ADS_1


Jay memang tipe pria yang seperti itu ,Jay adalah anak dari CEO dari perusahaan yang ada di Amerika ,dan papahnya mempunyai beberapa anak perusahaan disana ,Jay lahir di Amerika Serikat dan juga anak tunggal ,mungkin karena itu dia mengganggap semua yang ia inginkan harus ia dapatkan


__ADS_2