
1a
Aku memakai outfit ini untuk melamar perkejaan yang semalam disuruh oleh Sungchan.
Kebetulan alamatnya tidak telalu jauh dari tempat hotelku berada.
"Kamu siap jadi pelayan untuk para traine?". Tanya karyawan yang ada di depanku ini.
"Siap pak".
"Kamu dituntut bisa memasak ,mencuci baju,mencuci piring,menyetrika serta mengurus keperluan para traine disana".
"Kamu bisa memasak?". Lanjut bapa bapa itu.
"Bisa pak ,saya bisa memasak masakan Indonesia dan bisa memasak makanan Korea". Jawabku.
"Saya mendapatkan ini dari salah satu traine yang ada di sini". Lanjutku.
"Siapa?".
"Sungchan". Jawabku singkat.
"Baiklah ,hari senin besok kamu pergi ke alamat ini ,saya jelaskan sedikit sesuatu yang nanti akan terjadi ,ada 23 traine yang ada ,namun hanya ada 12 orang yang berada di asrama yang kamu nanti akan kerja,jadi kamu akan melayani ke 12 pria traine itu,dengan berjalannya waktu ke 12 pria itu akan perlahan keluar dan hanya menyisakan 7 orang dari ke 23 orang".
"Baik pak ,terima kasih".
🍁🍁🍁
(Hari Senin).
__ADS_1
Aku membereskan semua keperluanku dan pergi ke asrama yang akan ada 12 traine yang ada.
Aku sedang membereskan kamar yang ada ,ada satu pelayan lagi yang sedang merapihkan ruang tengah.
Ketika aku sedang merapihkan tempat tidur nomer 1. Tiba tiba laki laki datang dengan wajah dinginnya.
"Kamu siapa?". Ucap ketus pria itu.
"A-a-aku Aster ,pelayan di asrama ini". Jawabku gugup.
Dia mengangguk pelan ,lalu menghampiriku dengan maksud menaruh semua barang barangnya ,akupun membantunya untuk meletakkan koper yang ia bawa di samping kasurnya.
"Jay". Ujar pria itu tanpa menolah kearahku.
"Iya apa?". Tanyaku berusaha lembut.
"Aku Jay". Lanjutnya.
"Tolong rapihkan tempat tidurku ,aku nomer 1 di asrama ini ,maka dari itu tolong istimewakan aku dari traine lainnya". Pintanya dengan nada yang sombong.
Aku mengangguk pelan. Sedikit ada rasa takut,cara dia menatapku sangat membuatky gugup.
Sedikit aku jelaskan ,di asrama ini ada 12 traine ,kamar yang ada di asrama ini ada 4 kamar dengan masing masing 3 member. Kamar nomer 1 adalah kamar yang berisikan traine yang cukup berkualitas ,bisa di bilang traine yang mendapatkan nilai paling tinggi.
"Permisi ,aku harus merapihkan kamar yang lainnya". Ucapku.
Aku bergegas ke kamar nomer 2 untuk membantu para traine yang berada di kamar nomer 2 membereskan kamarnya.
"Hai". Sapa pria yang mungkin aku mengenalnya.
__ADS_1
Mendengar suara yang tidak asing itu membuatku menoleh ke sumber suaranya, benar saja ,suara itu adalah suara milik Sungchan.
Aku tersenyum lebar kepadanya ,aku sangat berterima kasih kepadanya karena dia sudah sangat membantuku disaat aku seperti ini.
"Haii... Tempat tidurmu dinomer berapa?". Tanyaku dengan sangat ramah.
"Nomer 4 ,kamu mau membantuku?". Tanya sembari berjalan ke kasurnya.
"Ah iya ,sini aku bantu". Aku membantunya meletakkan kopernya dan memasukan pakaiannya kedalam lemari miliknya.
"Oiya Sungchan"
"Iya apa?". Jawabnya.
"Terima kasih karena berkat kamu ,aku bisa mendapatkan perkerjaan ini,aku juga sudah bertanda tangan untuk melakukan perkerjaan ini selama 3 bulan". Ujarku.
"Iya sama sama ,aku senang bisa membuat orang lain bahagia". Jawabnya sembari menepuk bahuku pelan.
"Oiya ,sebentar". Aku mengecek kantong yang ada di celemekku untuk memberikan satu buah gelang yang sengaja aku buatkan untuk Sungchan.
"Untuk kamu". Lanjutku menyodorkan gelang yang aku buat untuk Sungchan.
Dia nampak berfikir sambil melihat kearah gelangku.
"Ambilah ,anggap aja ini bentuk rasa terimakasihku karena kamu sudah membantuku".
"Mmm terima kasih ,ini kamu yang buat?". Tanyanya yang telah mengambil gelang dari tanganku.
"Iya ,maaf jika kurang bagus, aku tidak mempunyai bahan yang membuat gelang itu terlihat indah".
__ADS_1
"Ini jauh lebih indah ,terima kasih sudah membuatkan aku gelang seindah ini,aku pakai yah". Ucapnya memakai gelang yang aku berikan.
Aku tersenyum karena Sungchan menerima dan menghargai gelang buatanku.