Terlahir Sebagai Putra Seorang Mafia Kaya

Terlahir Sebagai Putra Seorang Mafia Kaya
Mengunjungi Keluarga Hwang (2)


__ADS_3

"Ijinkan saya bertanya tuan muda. Apa yang membuat tuan muda jauh-jauh mengunjungi kami di Dongdaemun? Apakah terdapat hal penting yang harus Keluarga Hwang kami lakukan untuk anda ataupun Tuan Taehyun?" Hwang Dong Byun bertanya kepada Kim Jae Woo.


"Sebenarnya tidak ada alasan khusus untuk kedatangan saya kali ini. Saya hanya ingin berkunjung dan mengantarkan Hwang Yeongi untuk bertemu orang tuanya." Ucap Kim Jae Woo yang memang tidak memiliki hal khusus yang ingin disampaikan kepada Keluarga Hwang yang membuat dirinya harus pergi langsung menuju permukiman mereka.


"Jika demikian, dengan senang hati kami akan menyambut Anda tuan muda" Ucap Hwang Dong Byun kepada Kim Jae Woo.


Kim Jae Woo kemudian meminta ijin untuk meninggalkan rumah tersebut karena, dia harus mengantarkan Hwang Yeongi menuju rumah kedua orang tuanya. Hal tersebut karena, dirinya telah berjanji untuk mengantarkan Hwang Yeongi ke rumah orang tuanya.


Kim Jae Woo dan Hwang Yeongi kemudian meninggalkan rumah milik kepala dari keluarga Hwang, dan menuju rumah kedua orang tua Hwang Yeongi.


Disepanjang perjalanan Kim Jae Woo memikirkan cara untuk menyelamatkan Keluarga Hwang. Hal tersebut karena, apabila Kim Jae Woo merujuk pada alur cerita yang terdapat di dalam "Dominate Seoul City" maka pemberontakan Curvo Bianco dan tragedi tersebut akan terjadi 3 tahun dari saat itu.


Sehingga, secara matematis Kim Jae Woo hanya memiliki waktu 3 tahun Untuk menghindarkan keluarga Kim dan keluarga Hwang dari kehancuran total dan timbulnya korban jiwa.


Setelah berjalan selama beberapa menit mereka telah tiba di sebuah rumah dengan arsitektur Korea kuno seperti rumah lainnya. Namun, perbedaan mencolok terletak pada ornamen-ornamen yang berada di rumah tersebut.


Hwang Yeongi kemudian mengajak Kim sejeong untuk memasuki halaman rumah tersebut.


"Knock, Knock, Knock"


Kim Jae Woo mengetuk pintu rumah dari orang tua Hwang Yeongi. Mereka kemudian menunggu beberapa saat agar pintu rumah tersebut dibuka oleh orang tua Hwang Yeongi.


"Selamat malam"


"Selamat malam" Sahut orang tua Hwang Yeongi sembari membuka pintu rumahnya.


"Permisi saya Kim Jae Woo, saya kemari bersama dengan Hwang Yeongi." Ucap Kim Jae Woo pelan namun tetap memiliki wibawanya.


" Tuan muda Kim ? Mari masuk" Ucap Ayah dari Hwang Yeongi.


Kim Jae Woo dan Hwang Yeongi kemudian memasuki rumah dan duduk di ruang tamu. Ini Hwang Yeongi kemudian pergi menuju dapur untuk mempersiapkan minuman untuk mereka semua. Sementara itu, ayahnya duduk bersama mereka di ruang tamu.

__ADS_1


"Apa yang membuat tuan muda malam-malam sampai kemari ? Apakah anak kami Hwang Yeongi membuat masalah bagi Keluarga Kim." Tanya ayah Hwang Yeongi kepada Kim Jae Woo.


" Tidak paman, anak anda justru bekerja dengan sangat baik selama ini merawatku. Bahkan aku dapat mengatakan bahwa anak anda adalah yang terbaik dalam bidangnya." Ucap Kim Jae Woo kepada Ayah Hwang Yeongi.


"Baguslah jika anakku tidak membuat masalah bagi Tuan Muda Kim. Lantas keperluan apa tuan muda kemari ?"


"Sebenarnya aku memiliki beberapa hal penting yang ingin kamu berikan kepada anda. Namun, di sisi lain aku juga ingin mengantar Hwang Yeongi untuk pulang. Dia mengatakan sudah lama dia tidak menengok orang tuanya di Dongdaemun.


Oleh karena itu, aku berinisiatif untuk mengantarkan dia ke Dongdaemun, sembari Aku ingin bertemu dengan anda." Ucap Kim Jae Woo menjelaskan mengenai rencana serta keperluan yang berkunjung jauh-jauh hingga Dongdaemun.


Ayah Hwang Yeongi mengerti dengan maksud Kim Jae Woo. Dia kamu teman minta anaknya untuk membantu menyiapkan minuman bersama ibunya di dapur.


"Baiklah, Yeongi telah tidak ada. Bisakah tuan mengatakanmya ?" Tanya ayah Hwang Yeongi.


"Anda luarbiasa paman. Anda langsung mengetahui maksud dari perkataan saya dan menyimpulkan bahwa saya ingin berbicara secara pribadi dengan anda."


"Aku hanya ingin memastikan, kenapa keluarga Hwang yang tinggal di Distrik milik Curvo Bianco justru bersumpah setia dari awal kepada Kim Dong Shi yang merupakan kepala keluarga Kim." Kim Jae Woo menanyakan kebenaran mengenai alasan mengapa keluarga Hwang memilih untuk bersumpah setia kepada Kim Dong Shi.


"Namun, secara garis besar, ini adalah sumpah yang telah diwariskan dari generasi ke generasi dalam keluarga Hwang. Bahwa, sebagai orang yang menyandang nama Hwang, kita wajib mengabdi dan bersumpah setia hanya kepada satu orang, yaitu Keluarga Kim.


Semua ini adalah ajaran dari nenek moyang yang telah diturunkan dari generasi ke generasi sejak puluhan tahun yang lalu." Ayah Hwang Yeongi kembali menjelaskan kepada Kim Jae Woo tentang kesetiaan keluarga Hwang.


Kim Jae Woo yang cukup lega, karena meski dirinya telah merubah 15 sampai 20 persen, jalan cerita dari novel aslinya. Namun perubahan tersebut tidak menyebabkan perubahan tingkat loyalitas dan kepercayaan keluarga Hwang terhadap keluarga Kim.


"Terima kasih atas dedikasi yang telah Anda tunjukkan. Saya mobil ayah saya terima kasih banyak karena telah bersedia melayani keluarga kami setelah sekian lama." Ucap Kim Jae Woo memberikan penghormatan atas pendidikan yang telah ditunjukkan oleh keluarga Hwang, terutama keluarga dari orang tua Hwang Yeongi.


Kim Jae Woo kemudian bertanya mengenai kedudukan Curvo Bianco bagi mereka pada saat ini. Hal tersebut karena, secara teritorial mereka tinggal di wilayah yang dikuasai oleh Curvo Bianco, sehingga mereka pasti memiliki kewajiban tersendiri kepada mereka.


Ayah Hwang Yeongi menjelaskan bahwa kewajiban mereka kepada Curvo Bianco, hanya sebatas memberikan uang keamanan setiap bulannya. Terlepas dari hal-hal lainnya yang menyangkut antara Curvo Bianco lainnya, mereka tidak ikut campur di dalamnya.


Kim Jae Woo kemudian menanyakan beberapa hal lainnya untuk memperoleh informasi terkait aktifitas Curvo Bianco di wilayah kekuasaan mereka. Termasuk kegiatan yang mereka sering melakukan di daerah tersebut, serta adanya kemungkinan pembangunan kekuatan dari para keluarga-keluarga kecil yang ada di Dongdaemun.

__ADS_1


Namun, berdasarkan cerita yang disampaikan oleh Ayah Hwang Yeongi, sejauh yang mereka ketahui Curvo Bianco belum pernah terlihat melakukan hal-hal yang mencurigakan seperti tindak kriminal. Namun, apabila tindakan mengenai membangun basis kekuatan, ayah Hwang Yeongi tidak bisa mengatakannya.


Hal tersebut karena, dirinya tidak mengetahui informasi hingga kesana. Sebagai orang luar organisasi dia tidak memiliki akses terhadap informasi sensitif milik organisasi. Kim Jae Woo memaklumi apabila mereka tidak memiliki informasi terkait hal tersebut.


Mereka kemudian mengobrol hingga larut malam. Kim Jae Woo memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mencari informasi terkait Curvo Bianco lebih banyak lagi.


*****************


<Keesokan harinya 08:30 >


Kim Jae Woo terbangun dari tidurnya, dia mengobrol dengan ayah Hwang Yeongi hingga larut malam. Kim Jae Woo mengalami rasa kantuk yang luarbiasa sehingga menyudahi pembinaan malam itu.


Kim Jae Woo kemudian mencari keluar rumah, untuk menyaksikan kondisi sekitar. Dia melihat Hwang Yeongi sedang berada di halaman rumahnya menyirami tanaman milik kedua orang tuanya.


"Yeongi, ternyata kamu memang sudah sangat rajin tidak berada di rumah. Pantas seluruh aktivitas kerja jadwal dengan baik apabila kamu yang mengurusnya," Ucap Kim Jae Woo sembari keluar dari rumah Hwang Yeongi.


"Tidak tuan muda, Saya hanya menjalankan kebiasaan yang sudah saya lakukan sejak dahulu." Ucap Hwang Yeongi sedikit malu.


Pada pagi tersebut, mereka tidak melakukan terlalu banyak kegiatan. Kim Jae Woo hanya berencana untuk berkeliling sejenak di kompleks dari Keluarga Hwang. Dia kemudian berencana untuk kembali ke rumah pada siang harinya karena memiliki pertemuan dengan ayahnya.


Ketika hari sudah menunjukkan pukul 11 siang, Kim Jae Woo dan Hwang Yeongi berpamitan untuk kembali ke Gwanak-gu karena mereka masih memiliki tugas yang harus mereka lakukan.


Kim Jae Woo segera mengendarai mobil miliknya bersama dengan Hwang Yeongi kembali ke rumah. Kim Jae Woo masih memiliki kegiatan yaitu beradaptasi dengan lingkungan bisnis keluarga Kim yang akan diajarkan oleh ayahnya.


Sesampainya dirumah, Kim Jae Woo segera memarkirkan mobilnya di garasi. Sementara Hwang Yeongi kembali menuju ruangannya untuk segera melanjutkan pekerjaannya menyiapkan kebutuhan dari Kim Jae Woo.


**************


"Kamu sudah pulang ? Bagaimana apakah kamu sudah melihat seluruh area Kota Seoul dan melihat aktifitas organisasi yang terdapat di kota ini." Kim Dong Shi bertanya kepada anaknya karena melihatnya pulang bersama dengan Hwang Yeongi.


"Sudah ayah. Aku melihat sekitar untuk lebih membiasakan diri dengan lingkungan organisasi bawah tanah di kota ini." Kim Jae Woo menjawab pertanyaan dari ayahnya yang baru saja tiba dari kegiatannya.

__ADS_1


"Bagaimana kamu sudah siap untuk melanjutkannya ? terdapat bisnis yang perlu aku ajarkan kepadamu sesuai dengan permintaanmu." Kim Dong Shi bertanya kepada anaknya tentang kesiapannya untuk memasuki dunia bisnis dan perekonomian yang di handle oleh Keluarga Kim.


__ADS_2