
Soo Shin-hye membujuk supaya Lee Ahn Yung menerima tawaran yang diberikan oleh Kim Jae Woo. Dia mengatakan bahwa tawaran yang diberikan oleh Kim Jae Woo tidaklah terlalu buruk. Selain itu, dia juga menjelaskan bahwa Kim Jae Woo bukanlah pria yang perlu untuk terlalu diwaspadai, sehingga dia akan merasa aman meskipun tinggal di dalam rumah tersebut.
Yun Hye-Jung juga mengatakan dia akan jauh lebih terjamin apabila melayani Kim Jae Woo dibandingkan harus melayani pria-pria tua seperti sebelumnya. Lee Ahn Yung sejenak memikirkan tawaran yang diberikan oleh Kim Jae Woo.
Salah satu pertimbangan dari Lee Ahn Yung adalah terkait dengan kakaknya Park Dong Tsu. Dia seharusnya meminta izin terlebih dahulu sebelum memutuskan pekerjaan tersebut.
Namun, dalam situasinya saat ini Lee Ahn Yung tidak dapat menceritakan penawaran tersebut kepada kakaknya. Hal tersebut karena, dia tidak mungkin menceritakan kejadian yang dia alami secara lengkap kepada kakaknya. Lee Ahn Yung khawatir itu akan membuat kemarahan dari kakaknya tersebut.
Lee Ahn Yung akhirnya memutuskan untuk menerima tawaran pekerjaan dari Kim Jae Woo. Dia mengatakan bahwa ia bersedia dengan semua persyaratan untuk menjadi pelayan pribadi Kim Jae Woo.
Kim Jae Woo yang mendengar hal tersebut kemudian meminta Hwang Yeongi untuk mengajarkan seluruh pekerjaan yang biasa dia kerjakan saat berada di rumah. Kim Jae Woo kemudian meminta kepada Yun Hye-Jung dan Soo Shin-hye untuk memesan makanan apapun yang mereka inginkan untuk menyambut kedatangan dari Lee Ahn Yung.
Yun Hye-Jung kemudian memesan beberapa makanan dan minuman untuk mereka makan bersama-sama. Sementara itu, Hwang Yeongi sedang menjelaskan beberapa hal terkait pekerjaan kepada Lee Ahn Yung.
*********
Setelah Kim Jae Woo dan teman-temannya selesai makan malam di kafe tersebut, Kim Jae Woo mengajak mereka semua untuk kembali. Kim Jae Woo mengantarkan Yun Hye-Jung dan Soo Shin-hye terlebih dahulu ke rumah mereka. Setelah mengantarkan Yun Hye-Jung dan Soo Shin-hye Kim Jae Woo langsung menuju rumahnya bersama Hwang Yeongi dan Lee Ahn Yung.
Lee Ahn Yung cukup terkejut melihat rumah yang dimiliki oleh Kim Jae Woo. Lee Ahn Yung baru beberapa hari yang lalu melihat rumah besar milik kakaknya yang merupakan pemberian dari Song Ming Guk. Namun hari itu, dia menyaksikan rumah yang jauh lebih besar dibandingkan dengan Rumah kakaknya sebelumnya.
"Let's go inside" Hwang Yeongi mengajak Lee Ahn Yung untuk memasuki rumah Kim Jae Woo.
Kim Jae Woo senang melihat Hwang Yeongi menyambut dengan baik kedatangan Lee Ahn Yung ke rumah tersebut. Kim Jae Woo memikirkan langkah selanjutnya yang harus dia lakukan untuk memperoleh informasi dari Lee Ahn Yung.
"Baiklah, karena kita semua telah sampai di rumah sebaiknya kita bertugas untuk beristirahat.
Yeongi tolong ajarkan kepada Lee Ahn Yung tentang pekerjaan yang harus dilakukan selama berada di sini. Selain itu, tunjukkan juga kepadanya kamar yang digunakan untuk pelayan pribadiku." Kim Jae Woo menginstruksikan kepada Hwang Yeongi untuk memberitahukan secara detail terkait pekerjaan yang biasa dia lakukan di rumah tersebut.
"Baiklah, Tuan Muda."
__ADS_1
Lee Ahn Yung dan Hwang Yeongi kemudian meninggalkan Kim Jae Woo di ruang tengah. Hwang Yeongi sedang menjelaskan setiap bagian dari rumah tersebut supaya membuat Lee Ahn Yung lebih familiar.
Kim Jae Woo kemudian menuju ruangan kerja ayahnya untuk menanyakan beberapa hal terkait organisasi. Kim Jae Woo ingin menanyakan lebih lanjut terkait Makam Kaisar Qin Shi Huang. Dia ingin mengetahui sejarah sekaligus hubungan terkait makam tersebut dengan kepentingan organisasi.
"Knock, Knock, Knock"
"Siapa ?" Kim Dong Shi bertanya seseorang yang mengetuk pintu ruang kerja miliknya.
"Ayah ini aku Kim Jae Woo. Bolehkah aku masuk ?" Kim Jae Woo meminta izin kepada ayahnya untuk memasuki ruangan tersebut.
Kim Dong Shi kemudian mempersilahkan anaknya untuk memasuki ruangan tersebut. Kim Jae Woo yang telah diizinkan oleh ayahnya, kemudian bergegas memasuki tempat tersebut.
"Ada keperluan apa hingga membuatmu menemuiku malam-malam ?" Kim Dong Shi menanyakan keperluan anaknya yang mendatanginya pada malam hari di ruang kerja.
"Ayah, Aku ingin menanyakan terkait keterkaitan antara makam Kaisar Qin Shi Huang dengan organisasi Royal Dragon kita." Kim Jae Woo menanyakan keterkaitan antara makam Kaisar Qin Shi Huang dengan organisasi Royal Dragon.
Kim Dong Shi kemudian menghela nafas sebelum dia mulai menjelaskan kepada anaknya. Dia menjelaskan bahwa sebenarnya tidak ada keterkaitan secara langsung antara makam Kaisar Qin Shi Huang dengan organisasi Royal Dragon. Hanya saja makam sang kaisar menjadi pusat perhatian banyak orang.
Kim Dong Shi menjelaskan kepada Kim Jae Woo bahwa salah satu daya tarik dari makam sang kaisar adalah harta yang ditinggalkan di dalam makam oleh Kaisar Qin Shi Huang. Dia menjelaskan bahwa sang kaisar meninggalkan puluhan ribu harta yang sangat berharga. Selain itu, dikabarkan bahwa terdapat ratusan ribu emas dari Dinasti Qin yang dikuburkan bersama sang Kaisar pertama dari dataran Tiongkok pada masanya.
Kim Dong Shi menjelaskan juga bahwa hampir seluruh organisasi bahwa tanah di seluruh dunia mengincar makam sang kaisar. Namun, para petinggi organisasi di seluruh dunia kesulitan untuk menemuka petunjuk terkait makam sang kaisar. Kim Dong Shi menjelaskan bahwa dengan banyaknya harta yang ditinggalkan oleh sang Kaisar Qin Shi Huang di dalam makamnya, membuat setiap organisasi yang memperoleh informasi yang tepat terkait makam sang kaisar dapat menjadi penguasa di dunia bawah.
"Memangnya untuk apa kamu menanyakan hal tersebut disaat seperti ini ?" Kim Dong Shi menanyakan kepada anaknya yang tiba-tiba ingin mengetahui terkait makam Kaisar Qin Shi Huang.
"Sebenarnya hari ini organisasi memerintahkan untuk mencari informasi terkait makam Kaisar Qin Shi Huang." Kim Jae Woo menjelaskan alasannya untuk menemui ayahnya pada malam itu untuk menanyakan tentang makam Kaisar Qin Shi Huang.
"menginvestigasi ? Jelaskan padaku Apa yang organisasi perintahkan terkait pencsrian informasi makam Kaisar Qin Shi Huang ?" Kim Dong Shi meminta kepada anaknya untuk menjelaskan perintah yang diberikan oleh Daeho terkait investigasi pada hari itu.
Kim Jae Woo kemudian menjelaskan seluruh informasi yang dia ketahui kepada ayahnya. Dia menjelaskan bahwa, pada awalnya Daeho dan wakil pimpinan lainnya mencurigai adanya keterkaitan antara Curvo Bianco dengan sebuah pelelangan ilegal di Distrik Gangnam.
__ADS_1
Daeho kemudian memerintahkan untuk menginvestigasi pelelangan tersebut untuk mengetahui kebenaran dari rumor yang mereka terima. Selain itu, tersebar rumor bahwa dalam pelelangan tersebut terdapat peta makam Kaisar Qin Shi Huang yang disembunyikan di dalam beberapa benda yang dilelang.
Kim Jae Woo juga menyampaikan informasi lainnya terkait investigasi yang telah dia lakukan dari hasil yang dia peroleh. Kim Dong Shi yang mendengar hasil dari investigasi anaknya, merasa cukup senang dengan tugas pertama yang dilakukan oleh anaknya itu.
Kim Dong Shi kemudian mengatakan bahwa di dalam ruangan rahasia terdapat beberapa informasi yang mungkin dapat membantu. Dia menjelaskan bahwa terdapat beberapa dokumen terkait makam Kaisar Qin Shi Huang ya mungkin dapat digunakan oleh Kim Jae Woo.
Kim Jae Woo kemudian meminta izin kepada ayahnya supaya dia dapat diperbolehkan untuk memasuki ruangan rahasia tersebut. Kim Jae Woo berencana untuk membaca dokumen-dokumen yang disebutkan oleh ayahnya.
Kim Dong Shi mempersilahkan anaknya untuk memasuki ruangan rahasia tersebut supaya dapat mempermudah investigasi mereka. Kim Dong Shi mengatakan bahwa Keluarga Kim harus dapat menemukan dan menguasai makam Kaisar Qin Shi Huang. Kim Dong Shi menjelaskan kepada anaknya bahwa makam sang Kaisar sangat berperan penting untuk kemajuan dari Keluarga Kim.
Kim Jae Woo kemudian mengatakan kepada ayahnya bahwa dirinya akan berjuang semaksimal mungkin supaya dapat membantu memecahkan masalah terkait makam Kaisar Qin Shi Huang.
Kim Jae Woo kemudian masuk ke dalam ruangan rahasia tersebut untuk mencari beberapa dokumen terkait makam sang Kaisar. Kim Jae Woo berusaha untuk memecahkan peta rahasia yang dimaksudkan oleh beberapa organisasi bawah tanah yang ada di dunia.
Kim Jae Woo kemudian menanyakan kepada sistem terkait kemungkinan bahwa dia dapat mencari informasi tentang makam sang kaisar. Sistem menjelaskan bahwa sebenarnya Kim Jae Woo dapat menggunakan sistem Fanzui untuk menemukan makam Kaisar Qin Shi Huang.
Kim Jae Woo cukup terkejut mendengar penjelasan yang baru saja dikatakan oleh sistem. Dia tidak menyangka bahwa terdapat cara yang hanya dapat dilakukan olehnya untuk mengetahui letak dari makam kaisar yang melegenda.
Kim Jae Woo kata mutiara penjelasan lebih lanjut terkait informasi tentang makam Kaisar Qin Shi Huang yang dimaksudkan oleh sistem Fanzui. Sistem Fanzui kemudian menjelaskan bahwa mungkin saja dapat membuka salah satu fitur yang terdapat di mata Inspeksi miliknya untuk menemukan jalan menuju makam sang kaisar.
Sistem Fanzui mengatakan bahwa mata inspeksi dapat digunakan untuk buka wa asal usul dari suatu benda. Dijelaskan bahwa dengan bantuan mata Inspeksi Kim Jae Woo hanya memerlukan salah satu benda yang merupakan peninggalan dari zaman Kekaisaran Qin Shi Huang.
Sistem Fanzui menjelaskan bahwa dengan salah satu peninggalan Dinasti Qin Kim Jae Woo dapat mengetahui letak makam Sang Kaisar Qin Shi Huang berada. Namun, Kim Jae Woo harus memastikan bahwa benda yang digunakan merupakan benda yang berasal dari zaman Pemerintahan Qin Shi Huang.
Hal tersebut karena, apabila dia menggunakan benda yang salah maka hasil penelusuran pun juga akan terpengaruh. Mata inspeksi hanya akan menunjukkan lokasi dari zaman benda tersebut berasal. Artinya bahwa meskipun sebuah benda sama-sama berasal dari Dinasti Qin, namun apabila bukan pada masa pemerintahan Kaisar Qin Shi Huang maka benda tersebut akan menunjukkan lokasi yang berbeda.
Kim Jae Woo kemudian mencari informasi lokasi tempat peninggalan-peninggalan dari zaman Kekaisaran Qin Shi Huang disimpan. Kim Jae Woo mencari pada seluruh dokumen yang menjelaskan terkait peninggalan dari Dinasti Qin terutama pada masa pemerintahan Kaisar Qin Shi Huang.
Kim Jae Woo kemudian menemukan beberapa dokumen terkait penjelasan yang dia butuhkan. Kim Jae Woo kamu udah mengumpulkan seluruh informasi yang dia peroleh untuk mengetahui lokasi pasti tentang benda yang dia butuhkan.
__ADS_1