Terlahir Sebagai Putra Seorang Mafia Kaya

Terlahir Sebagai Putra Seorang Mafia Kaya
Misteri Altar Makam Kaisar


__ADS_3

Kim Jae Woo mengetahui dengan melihat lebih dekat menggunakan mata inspeksi miliknya bahwa benda-benda tersebut pernah digunakan untuk sembahyang atau persembahan sebelumnya. Namun, terdapat sesuatu yang menarik perhatian dari Kim Jae Woo ketika mengamati pedang tersebut.


Kim Jae Woo menyadari bahwa, terdapat 3 pedang di altar tersebut. Kim Jae Woo menyadari bahwa, masing - masing dari Pedang yang terdapat di tiga sudut altar memiliki bentuk yang berbeda. Dia melihat bahwa, salah satu pedang disana berukuran panjang dan tipis, sementara dua lainnya memiliki bentuk sebaliknya, yaitu pendek dan tebal.


Kim Jae Woo melihat dengan seksama diantara ke tiga pedang tersebut. Dia memutuskan untuk mengitari seluruh pedang tersebut untuk memastikan pedang tersebut. Dia kemudian berjalan menuju pedang - pedang yang terletak di sudut - sudut altar. Kim Jae Woo mendatangi setiap pedang tersebut satu persatu untuk melakukan pengecekan terhadap masing - masing pedang yang terdapat disana.


Kim Jae Woo mengamati pedang pertama, dengan sangat detail. Dia tidak ingin melewatkan satu petunjuk pun tentang pedang tersebut. Setelah merasa cukup, Kim Jae Woo berjalan menuju pedang selanjutnya yang berada di sisi lain dari altar tersebut. Kim Jae Woo mengitari ketiga pedang tersebut dengan seksama sembari memperhatikan detail yang terdapat pada pedang tersebut.


Kim Jae Woo yang telah memperhatikan ketiga pedang tersebut, kemudian merasakan sesuatu menarik perhatiannya. Dia memperhatikan pada setiap pegangan dari pedang tersebut memiliki ukiran yang berbeda pada setiap pedangnya. Kim jae Woo kemudian mengitari ketiga pedang tersebut sekali lagi, untuk mengetahui ukiran yang terletak di ketiga pedang tersebut.


Pada setiap pedang tersebut terukir sebuah nama dengan menggunakan Pinyin (Aksara Tiongkok). Pada kedua pedang pendek terukir simbol dan huruf, yang bertuliskan kata "Hou Yi" dan "Shang Tsung". Sementara itu, Pada pedang yang panjang terukir "Ying Zheng".


Kim Jae Woo hanya mengerti tentang ukiran "Ying Zheng" sedangkan, dua ukiran lainnya tidak dia ketahui. Ying Zheng merupakan nama asli dari Kaisar Qin Shi Huang sebelum dia mengganti namanya. Berdasarkan beberapa referensi yang diketahui oleh Kim Jae Woo, dikatakan bahwa setelah Ying Zheng naik tahta menggantikan ayahnya, dia mengganti namanya dengan Qin Shi Huang.


"Wakil ketua, Bisakah kemari sebentar ?" Kim Jae Woo mencoba untuk memanggil Daeho dan Tang Seung Min yang pada saat itu berada tidak jauh dari lokasinya.


Daeho dan Tang Seung Min kemudian bergegas menuju lokasi dari Kim Jae Woo Berada. Sesampainya disana, mereka cukup terkejut melihat sebuah altar di hadapan mereka.


"Altar ? untuk apa altar ini ?" Tang Seung Min menanyakan hal tersebut kepada Kim Jae Woo.

__ADS_1


"Aku Belum dapat mengidentifikasinya dengan jelas. Namun, jika dugaanku benar, maka altar ini merupakan jalur masuk untuk ruangan yang ada di balik pintu tersebut." Kim Jae Woo menjelaskan kesimpulannya terkait altar yang terdapat dihadapan mereka saat itu.


"Kemana pintu tersebut tertuju ?" Daeho bertanya - tanya terkait ujung dari sisi lain pintu tersebut.


"Sepertinya itu menuju tempat makam Qin Shi Huang diletakkan,"


"Darimana kesimpulan itu ?" Ucap Tang Seung Min sembari memperhatikan altar disekitar mereka.


"Yah..."


"Karena, ratusan prajurit tanah liat itu serempak menghadap kemari, terlebih lagi terdapat sebuah patung besar yang berada di depan yang menghadap sisi berlainan.


Daeho dan Tang Seung Min mulai memahami dengan kesimpulan yang dijelaskan oleh Kim Jae Woo.


"Lalu, mengapa kamu memanggil kami sebelumnya ?" Ucap Daeho.


Kim Jae Woo kemudian menjelaskan kepada Daeho dan Tang Seung Min bahwa, tujuan dirinya memanggil mereka adlaah untuk membantu mengidentifikasi kedua pedang yang tersisa tersebut.


Kim Jae Woo menjelaskan bahwa, dirinya menemukan 3 pedang yang berada di masing - masing altar yang terdapat dihadapan mereka. Dia menjelaskan bahwa, masing - masing dari pedang tersebut memiliki pilar - pilar yang berbeda. Kim Jae Woo menemukan 3 pedang yang berukiran berbeda di masing - masing pegangan yang terdapat di pedang tersebut.

__ADS_1


"Aku menemukan 3 pedang yang berukiran  "Hou Yi", "Shang Tsung", "Ying Zheng". Aku mengerti dengan ukiran yang terukir Ying Zheng namun, aku tidak mengerti dua ukiran lainnya.


Ying Zheng merupakan nama asli dari Kaisar Qin Shi Huang. Sebelum sang kaisar naik tahta menggantikan ayahnya, dirinya bernama Ying Zheng." Kim Jae Woo menjelaskan kepada Daeho dan Tang Seung Min tentang ukiran dari pedang yang ada disana.


Kim Jae Woo menanyakan kepada Daeho dan Tang Seung Min terkait hal tersebut. Daeho dan Tang Seung Min kemudian berpikir sejenak untuk mencari tahu tentang ukiran tentang Hou Yi dan Shang Tsung.


Daeho menjelaskan bahwa sepertinya dia mengetahui tentang ukiran Hou Yi yang berada di salah satu pedang yang terdapat disana. Kim Jae Woo meminta kepada Daeho untuk menjelaskan tentang ukiran Hou Yi.


"Hou Yi merupakan salah satu legenda yang terdapat di tiongkok. Jika aku tidak salah, Hou Yi merupakan seorang pemanah legendaris yang merupakan suami dari Dewi Bulan Chang'e." Daeho menjelaskan tentang yang dia ketahui dari kata Hou Yi kepada Kim Jae Woo.


"Legendaris ? Memangnya terdapat legenda apa terkait Hou Yi ?"


"Dikisahkan, Hou Yi merupakan seorang pemanah hebat, dia diberikam sbeuah busur oleh Dewi Chang'e untuk membantu umat manusia pada saat itu. Hou Yi diperintahkan oleh Dewi Chang'e untuk menjatuhkan 9 dari 10 matahari yang sata itu menyinari bumi." Daeho Menjelaskan kepada Kim Jae Woo terkait legenda pemanah matahari Hou Yi.


Daeho beranggapan mungkin saja ukiran "Hou Yi" pada pedang tersebut memiliki keterkaitan dengan legenda Hou Yi dan Dewi Chang'e. Namun, Daeho tidak dapat memastikannya terkait kebenaran dari asumsinya tersebut.


Kim Jae Woo mencoba untuk mencari keterkaitan antara keduanya. Dia belum menemukan terkait ukiran yang terakhir dalam pedang tersebut yaitu Shang Tsung. Kim Jae Woo kemudian mencoba untuk mendekat ke arah pedang yang berukiran Ying Zheng untuk mencari informasi tambahan terkait altar tersebut.


Kim Jae Woo melangkah perlahan melewati altar untuk menuju pedang pertama yang terletak di altar tersebut. Tang Seung Min dan Daeho mengikuti Kim Jae Woo untuk membantunya memecahkan persoalan tersebut. Mereka beranggapan bahwa,  ketiga pedang tersebut berhubungan dengan pintu yang menghubungkan altar dengan ruangan tempat penyimpanan peti Kaisar Qin Shi Huang berada.

__ADS_1


Mereka kemudian berupaya untuk memecahkan misteri terkait pedang tersebut. Tang Seung Min kemudian menyadari bahwa, terdapat sebuah bagian pada sela - sela pedang tersebut yang memungkinkan mereka untuk memutarnya.


__ADS_2