
Kim Jae Woo cukup terkejut mendengar penjelasan yang baru saja dikatakan oleh sistem. Dia tidak menyangka bahwa terdapat cara yang hanya dapat dilakukan olehnya untuk mengetahui letak dari makam kaisar yang melegenda.
Kim Jae Woo kata mutiara penjelasan lebih lanjut terkait informasi tentang makam Kaisar Qin Shi Huang yang dimaksudkan oleh sistem Fanzui. Sistem Fanzui kemudian menjelaskan bahwa mungkin saja dapat membuka salah satu fitur yang terdapat di mata Inspeksi miliknya untuk menemukan jalan menuju makam sang kaisar.
Sistem Fanzui mengatakan bahwa mata inspeksi dapat digunakan untuk buka wa asal usul dari suatu benda. Dijelaskan bahwa dengan bantuan mata Inspeksi Kim Jae Woo hanya memerlukan salah satu benda yang merupakan peninggalan dari zaman Kekaisaran Qin Shi Huang.
Sistem Fanzui menjelaskan bahwa dengan salah satu peninggalan Dinasti Qin Kim Jae Woo dapat mengetahui letak makam Sang Kaisar Qin Shi Huang berada. Namun, Kim Jae Woo harus memastikan bahwa benda yang digunakan merupakan benda yang berasal dari zaman Pemerintahan Qin Shi Huang.
Hal tersebut karena, apabila dia menggunakan benda yang salah maka hasil penelusuran pun juga akan terpengaruh. Mata inspeksi hanya akan menunjukkan lokasi dari zaman benda tersebut berasal. Artinya bahwa meskipun sebuah benda sama-sama berasal dari Dinasti Qin, namun apabila bukan pada masa pemerintahan Kaisar Qin Shi Huang maka benda tersebut akan menunjukkan lokasi yang berbeda.
Kim Jae Woo kemudian mencari informasi lokasi tempat peninggalan-peninggalan dari zaman Kekaisaran Qin Shi Huang disimpan. Kim Jae Woo mencari pada seluruh dokumen yang menjelaskan terkait peninggalan dari Dinasti Qin terutama pada masa pemerintahan Kaisar Qin Shi Huang.
Kim Jae Woo kemudian menemukan beberapa dokumen terkait penjelasan yang dia butuhkan. Kim Jae Woo kamu udah mengumpulkan seluruh informasi yang dia peroleh untuk mengetahui lokasi pasti tentang benda yang dia butuhkan.
Kim Jae Woo kemudian segera mengumpulkan seluruh informasi yang dapat dia temukan di dalam ruang rahasia milik ayahnya. Kim Jae Woo menemukan data terkait museum-museum yang terdapat di seluruh Korea yang menyimpan peninggalan dari negara lain termasuk dari Dinasti Qin.
Kim Jae Woo menemukan bahwa salah satu museum di Korea Selatan yaitu Museum Nasional Korea menyimpan benda tersebut. Dia menemukan bahwa di museum terbesar milik Korea Selatan menyimpan beberapa peninggalan dari Dinasti Qin.
Kim Jae Woo kemudian mencari informasi lebih lanjut terkait Museum Nasional Korea. Kim Jae Woo kemudian menemukan sebuah literasi milik ayahnya tentang beberapa peninggalan bersejarah yang disimpan di Museum Nasional Korea.
Selain terdapat beberapa harta nasional milik Korea Selatan, di sana juga menyimpan beberapa barang-barang rampasan dari masa lalu. Kim Jae Woo menemukan dalam salah satu daftar di museum Nasional Korea, terdapat pedang milik Meng Tian.
Meng Tian merupakan salah satu jendral kesayangan dari Kaisar Qin Shi Huang. Meng Tian merupakan salah satu aktor penting di balik ekspansi yang dilakukan oleh sang Kaisar. Kaisar Qin Shi Huang mempercayakan pasukan kekaisaran kepadanya untuk dipergunakan menaklukkan wilayah-wilayah dan mempersatukan seluruh dataran China.
Museum Nasional Korea menyimpan salah satu senjata yang sering digunakan oleh Meng Tian yaitu Seven Blade Sword. Kim Jae Woo komodo mengkonfirmasi kepada sistem, terkait benda tersebut.
"Apakah bisa menggunakan batang tersebut untuk menemukan petunjuk menuju makam sang Kaisar Qin Shi Huang ?" Kim Jae Woo memastikan kepada sistem Fanzui terkait benda tersebut.
__ADS_1
Sistem Fanzui kemudian menjelaskan bahwa pedang tersebut dapat digunakan sebagai salah satu media untuk mengaktifkan fitur peta tersembunyi dari sistem. Dijelaskan bahwa, Kim Jae Woo hanya perlu berada di dekat pedang tersebut kemudian mengaktifkan mata inspeksi miliknya.
Pada saat mata inspeksi telah aktif, maka secara otomatis akan memberikan gambaran terkait sejarah serta asal usul dari pedang tersebut. Berdasarkan kemampuan mata inspeksi milik Kim Jae Woo sistem akan melacak lokasi terdekat dari pemilik pedang tersebut.
Kim Jae Woo yang mendengarkan penjelasan tersebut kemudian memutuskan untuk menuju Museum Nasional Korea untuk memperoleh informasi terkait Pedang SebilahTujuh. Pada Malam itu, Kim Jae Woo memutuskan untuk menyudahi mencari informasi di ruangan rahasia milik ayahnya.
Kim Jae Woo merasa bahwa salah satu tujuannya saat ini adalah segera untuk menemukan Pedang SebilahTujuh yang disimpan di Museum Nasional Korea. Dia ingin memastikan terkait sistem yang dapat melacak salah satu peninggalan bersejarah milik Kaisar Qin Shi Huang.
**************
"Selamat pagi, Tuan Kim" Lee Ahn Yung menyapa Kim Jae Woo pada pagi itu.
Kim Jae Woo yang baru saja terbangun dari tidurnya hanya tersenyum dan menatap ke arah Lee Ahn Yung.
"Kemana Hwang Yeongi ?" Kim Jae Woo bertanya kepada Lee Ahn Yung.
"Permisi tuan, Apakah Anda mencari saya ?" Hwang Yeongi yang baru saja menyelesaikan pekerjaannya, langsung menemui Kim Jae Woo.
"tentu, aku ada beberapa keperluan denganmu dan Lee Ahn Yung."
"Ahn Yung, Apakah setelah ini kamu akan kembali ke rumah terlebih dahulu ?" Kim Jae Woo menanyakan kepada Lee Ahn Yung.
"Iya tuan, Aku harus memberitahukan kepada kakakku bahwa aku tidak lagi bekerja di cafe sebelumnya. Aku tidak ingin membuatnya khawatir dan mencemaskan secara berlebihan."
"Baiklah, Setelah semua pekerjaanmu selesai hari ini kamu boleh langsung kembali ke rumahmu" Ucap Kim Jae Woo.
__ADS_1
Kim Jae Woo kemudian bertanya kepada Hwang Yeongi terkait suruh pekerjaannya hari ini. Kim Jae Woo menjelaskan bahwa apabila seluruh pekerjaan telah selesai maka, dia meminta untuk ditemani menuju Museum Nasional Korea.
Hwang Yeongi merasa tidak keberatan apabila diminta untuk menemani Kim Jae Woo menuju Museum Nasional Korea. Hwang Yeongi merasa sudah banyak berhutang atas kebaikan yang diberikan oleh Kim Jae Woo selama ini.
Kim Jae Woo kemudian meminta kepada Hwang Yeongi dan Lee Ahn Yung untuk kembali membersihkan ruangan tersebut. Kim Jae Woo kemudian segera bersiap-siap dan menuju ke ruang makan karena di sana telah ditunggu oleh ayah dan ibunya.
************
"Ayah, hari ini aku akan mengunjungi museum nasional Korea." Kim Jae Woo menyampaikan rencananya kepada Kim Taehyun.
"Museum Nasional Korea ? memangnya apa sedang kamu cari sehingga kamu harus mengunjungi museum itu ?"
"Aku ingin mencari beberapa informasi yang mungkin dapat mengarahkan keluarga kita menuju ke makam Kaisar Qin Shi Huang.
Aku telah menemukan beberapa literasi yang terdapat di ruangan milik ayah, dan di sana dijelaskan bahwa beberapa peninggalan dari Dinasti Qin mungkin memiliki sedikit petunjuk." Kim Jae Woo menjelaskan kepada ayahnya tujuan dirinya mengunjungi museum nasional Korea pada hari itu.
"Baiklah, Jika kamu menganggap bahwa terdapat informasi yang perlu kamu cari di sana, maka kamu dapat pergi.
Kumpulan seluruh informasi yang diperlukan supaya keluarga kita tetap menjadi keluarga nomor satu di Kota Seoul." Kim Taehyun memberikan semangat kepada anaknya untuk melakukan investigasi dan mengumpulkan seluruh informasi yang berkaitan dengan makam sang Kaisar Qin Shi Huang.
"Namun, meskipun kamu mengatakan akan mengumpulkan informasi, tetapi kamu tetap harus menjaga kondisimu baik-baik.
Ibu tidak ingin karena kamu terlalu fokus mencari informasi yang diperlukan, maka kamu jadi sakit." Ucap Park Hyerin kepada anaknya Kim Jae Woo.
"untuk masalah itu, ibu tidak perlu khawatir. Aku akan pergi ditemani oleh Hwang Yeongi, jadi jika terjadi apapun kepadaku akan ada seseorang untuk memperhatikan kondisiku setiap saat."
__ADS_1
Kim Jae Woo dan orang tuanya kemudian menghabiskan sarapan mereka. Kim Jae Woo kemudian bergegas untuk menemui Yeongi. Dia ingin memastikan bahwa seluruh pekerjaannya telah selesai.
Kim Jae Woo yang telah memastikan bahwa seluruh pekerjaan rumah telah diselesaikan dengan baik oleh Lee Ahn Yung dan Hwang Yeongi kemudian meminta keduanya untuk beristirahat.