Terlahir Sebagai Putra Seorang Mafia Kaya

Terlahir Sebagai Putra Seorang Mafia Kaya
Keanehan Makam Sang Kaisar


__ADS_3

"Tuan Daeho, Tuan Tang Seung-Min, Kemarilah sebentar." Kim Jae Woo memanggil para wakil pemimpin untuk mendekat ke lokasinya.


"Ada apa ? Apakah sudah ada kejelasan tentang lanjutan jalur lainnya ?. Aku tidak menemukan ada jalan lain yang dapat kita lalui karena sepanjang tebing ini hanya ada dinding dan kristal tersebut" Tang Seung-Min bertanya kepada Kim Jae Woo terkait lokasi saat ini dan jalur yang harus mereka lalui.


Kim Jae Woo menuju ke arah seberang dari tebing yang saat itu mereka berada. Kim Jae Woo kemudian mengatakan bahwa lokasi tujuan mereka berada di seberang lebih ini dan mereka harus melalui tebing tersebut.


"Lokasi makam Kaisar Qin Shi Huang sepertinya berada di tebing seberang jalan tersebut." Kim Jae Woo menuju ke arah lokasi lorong yang saat itu berada di seberang lokasi mereka.


"Kamu yakin ? Bagaimana cara kita untuk menyeberangi tebing ini."


Para wakil pimpinan dibuat kebingungan terkait cara untuk menyebrangi lokasi tersebut. Hal tersebut karena, jarak antara tebing yang mereka berada dengan tebing yang akan mereka tuju h terpisah jarak yang sangat jauh.


Jarak diantara kedua tebing tersebut berkisar diantara 100 meter di antara masing-masing tebing. Kim Jae Woo kemudian terdiam ketika mengingat bahwa tali yang mereka miliki tidak lebih dari 50 meter.


Kim Jae Woo menjelaskan kepada para wakil pimpinan bahwa, dirinya sangat yakin lokasi makam sang Kaisar Qin Shi Huang berada di seberang tebing. Kim Jae Woo mengatakan bahwa disuburan tebing itu terdapat sebuah lorong gua lainnya yang kemungkinan besar akan membawa mereka ke dalam pintu utama dari makam tersebut.


Namun, Kim Jae Woo mengatakan bahwa dirinya belum memiliki cara untuk dapat menyeberangi tebing tersebut. Pada saat itu, Kim Jae Woo bersama dengan waktu pimpinan lainnya berdiskusi untuk menentukan cara terbaik untuk menyeberangi daerah tersebut.


Para wakil pimpinan Royal Dragon kemudian berdiskusi tentang upaya yang perlu mereka lakukan untuk menyebrangi tebing tersebut. Kim Jae Woo secara tidak sengaja menendang sebuah batu ke arah tebing tersebut. Dia berpikiran untuk mengecek tingkat kedalaman dari celah diantara dua tebing tersebut.


Namun, hal yang selanjutnya terjadi bukanlah batu tersebut jatuh ke dalam tebing melainkan hal lainnya yang membuat seluruh orang yang ada di sana terkejut.


Kim Jae Woo dan wakil pimpinan lainnya melihat bahwa batu yang di tendang oleh Kim Jae Woo justru mengambang perlahan dan menuju sisi lain dari tebing tersebut.


Seketika itu, Kim Jae Woo dan wakil pimpinan Royal Dragon saling bertatapan satu sama lainnya.

__ADS_1


"Apakah kalian melihatnya ?" Tang Seung-Min bertanya kepada ketiga wakil pimpinan lainnya dan juga Kim Jae Woo.


"Tentu saja, Aku menyaksikannya." Daeho mengomentari pertanyaan yajg diajukan oleh Tang Seung-Min.


"Wakil ketua, aku memiliki sebuah ide" Kim Jae Woo mengatakan bahwa dirinya memiliki sebuah ide supaya mereka dapat melintasi tebing tersebut.


"Katakanlah!"


"Namun, agak sedikit tidak masuk akal, dan bisa jadi ini akan sangat berbahaya." Kim Jae Woo menjelaskan bahwa ide yang akan dia sampaikan merupakan ide yang cukup liar untuk diungkapkan.


Pada saat itu, Daeho maupun wakil pimpinan lainnya sudah tidak memperdulikan ide apapun yang akan disampaikan oleh Kim Jae Woo. Mereka berpendapat bahwa, misi penjelajahan Makam Kaisar Qin Shi Huang harus berhasil apapun resikonya.


Para wakil pimpinan rakyat sepakat untuk mendengarkan ide gila yang dimaksudkan oleh Kim Jae Woo sebelumnya. Daeho sebagai perwakilan dari para wakil pimpinan memerintahkan kepada Kim Jae Woo untuk menyampaikan ide yang dimaksudkan.


Kim Jae Woo kemudian menjelaskan bahwa, terdapat satu kemungkinan untuk melintasi tebing tersebut dan menuju ke sisi sebaran dari tebing mereka berada.


Kim Jae Woo menjelaskan bahwa Apabila mereka ingin sampai ke seberang lebih tersebut mereka dapat mencoba untuk melompat menuju sisi lain dari tebing itu.


Daeho dan para wakil pimpinan lainnya yang mendengar itu yang disampaikan oleh Kim Jae Woo terdiam sejenak. Daeho merasa bahwa yang disampaikan Kim Jae Woo cukup masuk akal mengingat bahwa batu yang terlempar sebelumnya tidak terjatuh ke dalam celah tebing namun hanya mengambang hingga ke sisi lain dari tebing tersebut.


Namun, Daeho juga menyadari bahwa yang terlempar saat itu adalah batu dan apabila mereka mencobanya dengan manusia belum tentu akan menghasilkan sebuah hasil yang sama.


"Sebenarnya, permasalahannya bukan hanya terletak pada benar tidaknya celah di antara jurang itu mengandung gerakan aktivitas." Kim Jae Woo menjelaskan bahwa permasalahan yang harus mereka hadapi bukan hanya terkait kebenaran Apabila mereka melompat ke antara celah dari tebing tersebut.


"Memangnya ada masalah lainnya ? Ucap Tang Seung-Min.

__ADS_1


"Tentu saja, coba kalian perhatikan telah diantara kedua tebing ini berjarak lebih dari 100 meter." ucap Kim Jae Woo.


"Tentu saja, lalu permasalahan dimana ?"


"Permasalahannya adalah untuk mencapai seberang tebing, artinya kita harus berlari dan melompat dengan tenaga yang cukup tinggi.


Apabila persiapan kita kurang makan ada kemungkinan kita hanya akan mengambang di tengah-tengah celah antar tebing ini." Kim Jae Woo menjelaskan bahwa permasalahan yang harus mereka hadapi Apabila mereka memutuskan untuk melompat untuk menuju seberang tebing.


Kim Jae Woo menjelaskan bahwa Apabila mereka benar-benar memutuskan untuk melompat maka mereka harus mempersiapkan lompatan yang benar-benar jauh.


Kim Jae Woo mengatakan bahwa telah diantara lebih indah tidak memiliki pegangan ataupun tempat lainnya untuk bersandar. Sehingga, apabila tenaga yang dibutuhkan untuk melompat kurang maka mereka akan terjebak di tengah-tengah antara celah dari tebing-tebing tersebut.


*******



Setelah para wakil ketua bersama dengan Kim Jae Woo berdiskusi cukup lama terkait permasalahan yang harus mereka hadapi untuk melewati celah antar tebing tersebut. Mereka sepakat memutuskan untuk melompati celah antar tebing tersebut untuk menuju makam sang Kaisar.


Kim Jae Woo dan seluruh wakil pimpinan Royal Dragon sepakat bahwa mereka akan melompati celah di antara kedua sisi tebing tersebut untuk mencapai lokasi yang mereka inginkan yaitu sisi lain dari tebing tempat mereka berada.


Mereka berdiskusi bahwa Kim Jae Woo akan melompat terlebih dahulu serta dia akan membawa sebuah tali yang akan disambungkan supaya memiliki panjang cukup untuk sampai ke seberang tebing.


Penggunaan tali tersebut bertujuan untuk menjaga apabila terdapat anggota yang melompat dan tidak sampai ke seberang tebing. Dengan demikian, mereka dapat berpegangan pada tali-tali tersebut untuk menyeberangi tebing.


Setelah melakukan berbagai persiapan akhirnya Kim Jae Woo telah bersiap-siap untuk melakukan lompatan menuju ke seberang tebing tersebut.

__ADS_1


Kim Jae Woo kemudian mengikatkan sebuah tali pada tubuhnya sebelum memutuskan untuk melompati tebing itu.


__ADS_2